Industri kreator kini makin luas dan menawarkan peluang cuan yang besar. Salah satunya datang dari dunia afiliasi. Tren ini bukan hanya digarap para influencer besar, tetapi juga masyarakat umum yang jeli melihat peluang. Hal itu turut dikuatkan oleh Fujianti Utami Putri atau Fuji, sosok influencer muda yang kini menjadi salah satu afiliator paling diperhitungkan di Indonesia.
Fuji, yang dikenal lewat akun @fuji_an, memiliki jangkauan audiens yang masif. Di TikTok, pengikutnya mencapai 38,1 juta, sementara di Instagram menembus 20,3 juta. Tidak heran jika setiap kontennya hampir selalu langganan FYP (for you page) dan memicu tren baru. Popularitas ini membuatnya menjadi magnet bagi brand, sekaligus membuka jalan untuk sukses sebagai afiliator.

Kesuksesan tersebut ia bagikan dalam gelaran Shopee 12.12 Birthday Sale, di mana Fuji memaparkan strategi yang bisa dicoba siapa pun untuk meraup komisi dari program afiliasi.
Baca Juga
Advertisement
Untuk diketahui, afiliator kini bisa menjadi profesi baru dan bisa mendatangkan cuan. Kerja afiliator adalah dengan mempromosikan produk atau layanan milik perusahaan melalui tautan atau kode khusus. Setiap transaksi atau tindakan—mulai dari klik hingga pendaftaran—yang berasal dari tautan tersebut akan menghasilkan komisi bagi afiliator. Dalam praktiknya, mereka menjadi penghubung antara brand dan calon konsumen dalam ekosistem pemasaran afiliasi.
Untuk menjangkau pasar yang lebih luas, afiliator memanfaatkan berbagai platform digital, seperti media sosial, blog, atau kanal YouTube. Dengan hanya mengandalkan kreativitas dalam membuat konten serta akses internet, mereka dapat meraih pendapatan pasif tanpa membutuhkan modal besar. Profesi ini pun semakin diminati seiring berkembangnya ekonomi digital dan gaya hidup serba online.
Konten “Racun”: Kunci Pembuka Cuan
Baca Juga
Advertisement
Fuji menegaskan bahwa inti sukses menjadi afiliator bukan sekadar membagikan tautan belanja, tetapi menciptakan konten racun—konten yang membuat orang ingin segera check out. “Kontennya harus bikin orang kepancing. Bukan hanya info, tapi harus membuat mereka merasa butuh,” ujar perempuan kelahiran 21 tahun lalu.
Menurut putri bungsu dari tiga bersaudara ini, konten racun yang efektif tidak hadir secara instan. Kreator perlu memahami audiens, memperhatikan tren, dan memvisualisasikan konten dari sudut pandang penonton. “Aku selalu membayangkan diri sebagai netizen. Kalau aku lihat konten ini, aku bakal kepengin beli nggak?” katanya.
Di sinilah kreativitas berperan besar. Kemasan konten harus menarik, natural, dan relevan, baik dalam bentuk foto, video, maupun story. Semakin kuat storytelling-nya, semakin besar peluang tautan afiliasi diklik.
Baca Juga
Advertisement
Berawal dari Kebiasaan Belanja Sehari-hari
Fuji yang sempat mengenyam bangku kuliah beberapa semester di Universitas Udayana ini mengaku mulai terjun ke dunia afiliasi sejak 2022 atau 2023. Menariknya, langkah itu berawal dari kebiasaan pribadinya yang gemar berbelanja online. “Aku belanja di Shopee hampir setiap hari, Sumpah,” ungkapnya sambil tertawa.
Dari situ, ia mulai memahami potensi cuan lewat tautan produk yang ia gunakan sendiri. Saat makin banyak orang membeli lewat tautan yang ia bagikan, komisinya pun ikut bertambah. “Kalau seratus orang klik tapi nggak beli, sedih banget. Tapi kalau banyak yang buy, komisinya lumayan,” kata perempuan berdarah Minang ini.
Baca Juga
Advertisement
Pendapatan dari afiliasi bahkan ia sebut cukup stabil dan bisa menjadi pemasukan terpisah dari endorsement maupun pekerjaan lainnya. “Aku bisa bayar banyak kebutuhan dari komisi afiliasi. Uang kerjaanku jadi aman,” ujarnya.
Siapa Pun Bisa Ikut Dapat Komisi
Fuji menekankan bahwa program afiliasi bukan hanya untuk artis atau influencer besar. Semua orang bisa memulai. “Sayang banget kalau nggak cobain. Nggak perlu jadi publik figur, siapa pun bisa dapat komisi,” katanya.
Baca Juga
Advertisement
Ia juga mencontohkan banyak kreator baru yang kini turut merasakan manfaat afiliasi, bahkan ada yang berhasil membeli kebutuhan rumah tangga hingga memiliki tabungan dari komisinya.
Tips Fuji untuk Calon Afiliator
Untuk paradiva yang ingin mengikuti jejaknya, Fuji memberikan beberapa panduan:
Baca Juga
Advertisement
1. Punya minat dan keyakinan
Komitmen adalah langkah awal. Menurut Fuji, tanpa minat dan konsistensi, sulit membuat konten yang engaging.
2. Racun yang meyakinkan
Baca Juga
Advertisement
“Kamu harus bikin orang merasa butuh barang itu,” jelasnya. Tidak cukup sekadar menunjukkan produk; perlu pendekatan persuasif dan kreatif.
3. Gunakan produknya sendiri
Fuji menekankan pentingnya kejujuran. Ia selalu mencoba produk sebelum mempromosikannya. “Kalau aku pakai blazer ini, aku foto, aku kontenin. Kalau orang nanya, baru aku share link-nya,” katanya.
Baca Juga
Advertisement
4. Berpikir dari sudut pandang penonton
Sebagai kreator, kita harus membayangkan apakah konten tersebut cukup menarik untuk mendorong orang membeli.
5. Kemasan konten harus maksimal
Baca Juga
Advertisement
Packaging konten adalah segalanya. Visual, tone, dan cara penyampaian menentukan tingkat keberhasilan konten racun.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.