Setelah hampir dua dekade memimpin Female Daily Network (FDN), dua nama yang telah mengubah peta industri kecantikan Indonesia, Hanifa Ambadar dan Novita Imelda, memilih untuk meninggalkan zona nyaman. November 2024 menjadi momen bersejarah: mereka mundur dari posisi CEO dan COO, meninggalkan warisan bisnis bernilai tinggi. Namun, bukan berarti langkah mereka berhenti. Kini, keduanya kembali dengan The Beauty, Fashion, and Fragrance Festival (BFF Festival) — sebuah panggung kolaborasi yang memadukan kecantikan, fashion, dan lifestyle.

BFF Festival dijadwalkan 15–17 Agustus 2025 di Jakarta International Convention Center (JCC) Hall A & B, menampilkan 200 brand lokal dan internasional, trunk show, workshop interaktif, hingga konser musik bersama Love Fest SCTV.
Hanifa Ambadar: Visioner yang Menyulap Hobi Jadi Ekosistem Bisnis
Baca Juga
Advertisement
Hanifa tidak memulai kariernya dari modal besar atau koneksi industri. Ia memulai dari passion menulis dan berbagi cerita. Tahun 2005, ia membangun Female Daily sebagai blog pribadi, berbicara tentang skincare dan makeup ketika topik itu belum sepopuler sekarang.
Di tangan Hanifa, blog tersebut berkembang menjadi komunitas, lalu media digital besar dengan jutaan pengunjung bulanan. Ia dikenal sebagai trend forecaster yang mampu membaca arah industri sebelum orang lain melihatnya. Keahliannya ada pada menggabungkan narasi, data, dan pemasaran untuk menciptakan brand engagement yang organik dan kuat.
Di balik sikapnya yang hangat, Hanifa punya reputasi sebagai pemimpin yang tak takut bereksperimen. Jakarta X Beauty, event kecantikan tahunan besutannya, berhasil memecahkan rekor pengunjung dan menjadi benchmark pameran kecantikan di Asia Tenggara.
Baca Juga
Advertisement
Novita Imelda: Sang Arsitek Operasi dan Eksekusi
Jika Hanifa adalah arsitek visi, Novita adalah arsitek eksekusi. Bergabung sejak awal di Female Daily, ia memegang peranan kunci dalam membangun sistem dan struktur yang membuat perusahaan bertahan selama hampir 20 tahun.
Novita punya ketelitian tinggi, kemampuan negosiasi yang mumpuni, dan keahlian mengorkestrasi event besar dengan presisi. Di bawah koordinasinya, Jakarta X Beauty bukan sekadar pameran, melainkan pengalaman multi-sensori yang menggabungkan bisnis, hiburan, dan edukasi.
Baca Juga
Advertisement
Ia adalah tipe pemimpin yang tak suka berada di panggung depan, namun tanpa dirinya, panggung itu tak akan berdiri kokoh.
Strategi di Balik BFF Festival
Dua sahabat ini melihat sebuah celah pasar yang belum tergarap optimal. Di industri kecantikan, mereka melihat brand lokal berkembang pesat, tapi kesulitan masuk ke segmen premium yang menghargai kualitas, bukan hanya harga diskon.
Baca Juga
Advertisement
Sedangkan di fashion, pasar dibanjiri produk impor murah dengan kualitas meragukan dan proses produksi yang tidak ramah lingkungan.

Di bisnis fragrance atau wewangian, meski e-commerce mendominasi, parfum tetap paling menarik jika dibeli dengan pengalaman langsung.
BFF Festival dirancang untuk menjadi jembatan yang menghubungkan tiga sektor ini, menciptakan ekosistem kolaboratif yang menguntungkan semua pihak: brand, kreator, dan konsumen.
Baca Juga
Advertisement
“Kami ingin lebih dari sekadar menjual produk. BFF adalah ruang untuk menetapkan tren dan membentuk masa depan industri kreatif Indonesia,” ujar Hanifa.
Untuk itulah di BFF Festival akan memghadirkan 200 brand terkurasi, yang mayoritas atau 80% brand lokal.
Brand fashion yang akan hadir antaranya Tulola, Oemah Etnik, Ria Miranda, KAMI., Jenahara, KLÉ, VAIA, dan lainnya. Beauty & Fragrance: Wardah, Make Over, Somethinc, BLP, Luxcrime, Skindewi, Maison Garnet, Scent of Pluto, dan brand parfum emerging lainnya.
Baca Juga
Advertisement
Bukan sekadar menghadirkan booth berbagai merek, BFF Festival menjanjikan sajian menarik yang menghibur, mengedukasi, dan mengajak seluruh brand yang terlibat membangun kolaborasi yang diharapkan kelak bisa mendorong pertumbuhan bisnis. Dengan menghadirkan konsep Trunk Show & Fashion Narrative; Workshop dan Diskusi Panel dengan pakar industri; Networking Hub bagi pelaku bisnis dan kreator; serta menyajikan Hiburan Musik kolaborasi dengan Love Fest SCTV
Nama BFF bukan sekadar singkatan Beauty, Fashion, and Fragrance. Bagi Hanifa dan Novita, BFF juga berarti Best Friends Forever. Sebuah perayaan persahabatan, kolaborasi, dan dukungan bagi industri kreatif lokal.
“BFF Festival adalah gerakan untuk membangun ekosistem yang lebih kuat, mengangkat potensi lokal, dan memberdayakan konsumen dalam membuat pilihan,” imbuh Novita.
Baca Juga
Advertisement
BFF Festival juga menjanjikan pengalaman yang menyenangkan bagi semua, juga bagi pengunjung yang membawa keluarga dengan menghadirkan: ruang menyusui di lokasi acara, taman bermain anak, VIP Lounge dengan F&B dan voucher belanja dan Check-in counter untuk penyimpanan barang besar.
Hanifa menargetkan 30.000 pengunjung hadir dalam 3 hari BFF Festival 2025 di JCC. Tiket reguler Rp50.000 untuk dua orang via BRImo (promo BSP), dan tiket VIP untuk pengalaman eksklusif.
Sebagai sponsor utama, Bank Rakyat Indonesia (BRI) menghadirkan promo spesial: diskon tiket, voucher belanja, cashback, hadiah logam mulia, hingga reward saldo.
Baca Juga
Advertisement
Aquarius Rudianto, Direktur Network and Retail Funding BRI, mengatakan BFF Festival adalah ajang yang bukan hanya memberi panggung bagi pelaku industri, tetapi juga mendukung pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.