Dunia perfilman Hollywood kembali menyajikan cerita yang tak biasa. Kali ini, film berjudul Artificial akan mengangkat kisah dramatis dan penuh intrik dari balik layar perusahaan teknologi kecerdasan buatan, OpenAI. Yang menarik, film ini akan menampilkan tokoh-tokoh besar di dunia teknologi seperti Elon Musk dan Sam Altman — lengkap dengan pemeran papan atas yang siap menghidupkan karakter-karakter kontroversial ini.
Mengutip laporan dari Forbes, film yang dijadwalkan rilis pada tahun 2026 ini dibintangi oleh aktor kawakan Ike Barinholtz sebagai Elon Musk. Barinholtz sebelumnya dikenal lewat penampilannya di serial The Studio dan sempat meraih nominasi Emmy. Sementara itu, aktor kenamaan Andrew Garfield — yang sempat mencuri perhatian sebagai Peter Parker dalam The Amazing Spider-Man — dipercaya memerankan sosok Sam Altman, CEO sekaligus co-founder OpenAI.
Tak hanya itu, peran co-founder OpenAI lainnya, Ilya Sutskever, akan dimainkan oleh aktor asal Rusia, Yura Borisov. Sementara di kursi sutradara, hadir sosok visioner Luca Guadagnino yang sebelumnya sukses mengarahkan film Call Me By Your Name dan Challengers.
Baca Juga
Advertisement
Mengangkat Momen Krisis OpenAI
Film Artificial mengambil pendekatan komedi-drama yang menyegarkan, namun tetap mengusung konflik serius yang sempat menjadi perbincangan dunia pada akhir 2023. Ceritanya akan berfokus pada periode penuh gejolak ketika Sam Altman dipecat dari jabatannya sebagai CEO OpenAI dan kemudian kembali dipanggil hanya dalam hitungan hari. Peristiwa ini mencerminkan dinamika internal dunia teknologi yang tak jarang penuh ketegangan, ego, dan kekuasaan.
Matthew Belloni, seorang jurnalis hiburan dari media Puck, mengungkap bahwa ia telah membaca salinan awal naskah film ini. Menariknya, Belloni menyebut bahwa karakter Elon Musk dalam film digambarkan secara kontroversial — bahkan sampai disebut sebagai “diktator” dalam salah satu bagian skenario. Ia juga menambahkan bahwa film ini tidak hanya menampilkan sisi dramatis, tetapi juga menyisipkan unsur komedi yang tajam dan kadang menyindir.
Belloni pun menegaskan bahwa naskah yang ia baca masih berupa draf dan berpotensi mengalami perubahan sebelum produksi dimulai. Meski demikian, sosok Musk disebutkan tampil dalam beberapa adegan kunci yang mengeksplorasi sisi gelap dan lucu dari dunia teknologi.
Baca Juga
Advertisement
Tokoh-Tokoh Teknologi Lain Juga Tampil
Selain Musk dan Altman, sejumlah tokoh penting dunia AI juga akan muncul dalam cerita. Di antaranya adalah Dario Amodei — mantan VP riset OpenAI yang kini menjabat CEO Anthropic — dan Satya Nadella, CEO Microsoft, yang turut disinggung dalam draf awal naskah.
Hal ini menunjukkan bahwa Artificial tidak hanya menjadi tontonan hiburan semata, tetapi juga bisa menjadi refleksi sosial tentang bagaimana para pemimpin teknologi membentuk arah masa depan manusia melalui inovasi yang terkadang kontroversial.
Musk dan Dunia Parodi
Ini bukan kali pertama Elon Musk menjadi objek parodi di dunia hiburan. Sebelumnya, ia kerap diparodikan di acara legendaris Saturday Night Live (SNL). Bahkan, setelah penampilan Dana Carvey yang mengkritiknya di salah satu episode pasca pemilu, Musk melontarkan kritik tajam lewat platform X, menyebut bahwa “SNL telah mati perlahan karena kehilangan realitas”.
Baca Juga
Advertisement
Tak lama setelah itu, aktor Mike Myers juga memparodikan Musk, yang kembali memicu respons sinis dari sang miliarder. Ia menulis bahwa “SNL sudah lama tidak lucu, mereka adalah parodi dari parodi mereka sendiri.”
Ironisnya, Musk sendiri pernah menjadi pembawa acara SNL pada tahun 2021. Namun, kehadirannya kala itu tak lepas dari kontroversi. Aktris Chloe Fineman, salah satu anggota tetap acara tersebut, menyebut bahwa Musk bersikap kasar di lokasi syuting. Ia bahkan mengaku pernah dibuat menangis setelah Musk menyebut salah satu sketsa buatannya tidak lucu.
Dengan jajaran pemeran yang mengesankan, sutradara berbakat, serta kisah nyata yang penuh drama dan sindiran, Artificial diperkirakan akan menjadi salah satu film yang paling dinanti pada tahun 2026. Apalagi dengan penggambaran tokoh-tokoh besar seperti Elon Musk dan Sam Altman yang begitu tajam dan kontroversial, film ini berpotensi memicu perdebatan hangat di kalangan penggemar teknologi maupun penikmat film.
Baca Juga
Advertisement
Film ini bukan hanya tentang AI atau OpenAI, tetapi tentang dinamika kekuasaan, ego, dan manusia di balik teknologi yang mengubah dunia. Dan jika film ini benar-benar terealisasi seperti yang direncanakan, tampaknya kita akan menyaksikan pertarungan dramatis antara realitas dan fiksi yang sangat menghibur — dan mungkin, juga menggugah.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.