WhatsApp kembali mengembangkan inovasi baru yang membuat pengalaman berkirim pesan menjadi semakin interaktif. Kali ini, platform milik Meta tersebut dikabarkan tengah menguji coba fitur obrolan suara real-time dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dari Meta AI. Uji coba ini sementara hanya tersedia untuk sebagian pengguna beta di perangkat Android, namun kehadirannya sudah memicu banyak antusiasme.
Bisa Ngobrol Langsung dengan AI
Dilansir dari laporan WABetaInfo, fitur ini memungkinkan pengguna WhatsApp untuk melakukan percakapan suara dua arah langsung dengan Meta AI. Artinya, pengguna tidak perlu lagi sekadar mengetik pertanyaan atau perintah — cukup berbicara, dan AI akan merespons secara real-time.
Menariknya, fitur ini tak hanya berfungsi saat aplikasi dibuka. Pengguna tetap bisa ngobrol dengan Meta AI meskipun WhatsApp berjalan di latar belakang. Ini tentu menjadi nilai tambah, karena percakapan dapat dilanjutkan sambil membuka aplikasi lain.
Baca Juga
Advertisement
Sudah Hadir di WhatsApp Beta Android
Fitur voice chat ini mulai terlihat dalam pembaruan WhatsApp beta versi 2.25.21.21 untuk Android. Meski belum tersedia secara luas, kehadirannya dalam versi beta menandakan bahwa peluncuran resminya kemungkinan tidak akan lama lagi.
Fitur ini sendiri pertama kali dibahas pada bulan Maret lalu. Saat itu, pengembangan masih bersifat internal dan belum diujicobakan ke publik. Kini, dengan adanya akses beta, WhatsApp menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan pengalaman chatting berbasis suara dengan bantuan AI.
Cara Menggunakan Mode Voice Chat Meta AI
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh WABetaInfo, pengguna dapat memulai percakapan suara dengan Meta AI melalui antarmuka obrolan seperti biasa. Cukup ketuk ikon berbentuk gelombang untuk memulai.
Baca Juga
Advertisement
Selain itu, terdapat opsi untuk mengatur mode suara secara otomatis melalui menu “Preferensi Suara” di pengaturan. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk langsung masuk ke mode suara setiap kali membuka jendela obrolan dengan AI. Namun, perlu dicatat bahwa pengaturan ini nonaktif secara default dan hanya berlaku untuk tab obrolan.
Sementara itu, di tab “Panggilan,” ikon Meta AI akan otomatis berubah menjadi ikon suara. Ini berarti bahwa ketika pengguna mengetuknya, mereka langsung memulai sesi voice chat dengan AI — tanpa harus melakukan pengaturan tambahan.
Percakapan Tetap Jalan di Latar Belakang
Fitur voice chat ini dirancang untuk fleksibilitas. Saat mode suara aktif, pengguna akan melihat sejumlah topik percakapan yang disarankan di tengah layar. Hal ini membantu pengguna yang mungkin bingung mau bertanya apa ke AI.
Baca Juga
Advertisement
Yang lebih menarik, saat pengguna menutup layar voice chat (seperti menciutkan panggilan WhatsApp biasa), percakapan tetap berjalan di latar belakang. Ini memungkinkan pengguna membuka aplikasi lain tanpa memutus obrolan.
Untuk keluar dari mode suara, pengguna bisa mengetuk tombol X di bagian bawah layar atau cukup mengetik pesan di kolom teks untuk langsung beralih ke mode chat biasa. Indikator mikrofon dan notifikasi Android juga akan menunjukkan apakah voice chat masih aktif.
Siap-Siap, Peluncuran Resmi Mungkin Tidak Lama Lagi
Melihat progres uji coba ini, tidak menutup kemungkinan fitur voice chat Meta AI akan segera diluncurkan secara luas. Meskipun belum ada tanggal rilis resmi dari WhatsApp, pola peluncuran fitur sebelumnya menunjukkan bahwa masa beta publik biasanya hanya berlangsung beberapa minggu hingga satu atau dua bulan sebelum fitur dirilis global.
Baca Juga
Advertisement
Jika fitur ini sukses, WhatsApp bisa menjadi salah satu aplikasi pesan instan pertama yang menawarkan pengalaman percakapan suara dengan AI secara menyeluruh, tanpa perlu aplikasi tambahan.
Transformasi Pengalaman Chatting
Kehadiran voice chat berbasis AI ini bisa menjadi awal dari transformasi besar dalam cara kita berkomunikasi melalui pesan instan. Sebelumnya, AI hanya hadir sebagai chatbot berbasis teks. Kini, dengan mode suara, interaksi jadi lebih alami dan cepat.
Bagi pengguna yang lebih nyaman berbicara ketimbang mengetik, fitur ini tentu sangat membantu. Selain itu, kemampuannya berjalan di latar belakang juga menjadikannya alat multitasking yang efisien.
Baca Juga
Advertisement
WhatsApp tampaknya tidak hanya ingin menjadi aplikasi pesan, tapi juga platform komunikasi cerdas masa depan. Dengan fitur voice chat Meta AI ini, interaksi dengan teknologi menjadi lebih manusiawi dan praktis. Meski masih dalam tahap uji coba, tidak ada salahnya mulai bersiap — siapa tahu, fitur ini akan hadir di perangkat Paradiva dalam waktu dekat.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.