Huawei Pimpin Pasar Smartphone China, Vivo Tersingkir, Apple Terperosok

Huawei kembali ke posisi puncak pasar smartphone China setelah 4 tahun, menggeser vivo dan Apple ke posisi lebih rendah.

Huawei
Huawei Pura 80 Ultra

Pasar smartphone China kembali mengalami dinamika yang mengejutkan. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari empat tahun, Huawei berhasil merebut kembali posisi teratas sebagai pemimpin pasar smartphone di negaranya sendiri. Berdasarkan data dari International Data Corporation (IDC) untuk kuartal kedua tahun 2025 (Q2 2025), Huawei berhasil menduduki posisi puncak dengan penguasaan pasar sebesar 18,1%.

Dilansir Phone Arena, Kamis, 17 Juli 2025, keberhasilan ini menjadi momen penting bagi Huawei yang selama beberapa tahun terakhir menghadapi tekanan dari berbagai sisi, terutama akibat pembatasan perdagangan global. Meski mengalami penurunan pengiriman tahunan sebesar 3,4%, Huawei tetap berhasil mengirimkan 12,5 juta unit smartphone selama periode April hingga Juni 2025.

Yang menarik, pencapaian ini didorong oleh peluncuran lini flagship terbarunya, Huawei Pura 80 series, yang terdiri dari empat model unggulan: Pura 80, Pura 80 Pro, Pura 80 Pro+, dan Pura 80 Ultra. Seri ini menonjolkan kemampuan fotografi dan inovasi desain yang memang menjadi kekuatan utama Huawei di mata konsumen lokal.

Advertisement

Huawei
Huawei

Pasar Lesu, Tapi Huawei Tampil Konsisten

Meski Huawei mencetak kemenangan simbolik dengan merebut posisi pertama, IDC mencatat bahwa pasar smartphone China secara keseluruhan mengalami penurunan. Total pengiriman smartphone di Q2 2025 hanya mencapai 69 juta unit, turun 4% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu yang berada di angka 71,8 juta unit.

Vivo, yang pada kuartal kedua tahun 2024 masih menjadi pemimpin pasar, harus turun ke posisi kedua dengan penurunan pengiriman drastis sebesar 10,1% menjadi 11,9 juta unit. Market share vivo pun ikut merosot dari 18,5% menjadi 17,3%. Ini merupakan penurunan tertajam dibandingkan semua pemain utama.

Sementara itu, OPPO, yang menempati posisi ketiga, juga mencatat penurunan sebesar 5%. Pengiriman mereka turun menjadi 10,7 juta unit, dengan pangsa pasar menyusut sedikit menjadi 15,5%.

Advertisement

Xiaomi Jadi Satu-satunya yang Tumbuh Positif

Dalam kondisi pasar yang lesu ini, Xiaomi muncul sebagai satu-satunya brand besar yang justru mencatatkan pertumbuhan positif. Pengiriman smartphone Xiaomi naik sebesar 3,4% menjadi 10,4 juta unit. Pangsa pasarnya pun naik menjadi 15,1% dari sebelumnya 14,1%.

Langkah agresif Xiaomi dalam memperkuat ekosistem produk dan mempertahankan harga yang kompetitif tampaknya membuahkan hasil. Di tengah tekanan ekonomi dan persaingan ketat, Xiaomi tetap mampu menarik konsumen dengan inovasi yang relevan dan strategi pemasaran yang cerdas.Apple Kian Tersisih di Negeri Tirai Bambu

Kejutan terbesar dalam laporan IDC kali ini datang dari Apple. Setelah sebelumnya sempat stabil di posisi atas, kini Apple harus puas berada di peringkat kelima, di bawah Huawei, vivo, OPPO, dan Xiaomi.

Advertisement

Selama Q2 2025, Apple hanya mampu mengirimkan 9,6 juta unit iPhone, turun 1,3% dibandingkan tahun lalu. Pangsa pasarnya juga menyusut menjadi 13,9%, mengindikasikan tantangan yang dihadapi Apple dalam mempertahankan eksistensinya di pasar yang sangat dinamis ini.

Tidak sedikit pengamat industri yang menyoroti bahwa iPhone mulai kehilangan daya tariknya di mata konsumen China, yang kini lebih tertarik dengan fitur-fitur lokal seperti kamera AI, dukungan multi-app dalam satu layar, serta harga yang lebih kompetitif.

Peta Persaingan Baru, Siapa yang Akan Bertahan?

Idc Chinese Smartphone Market
Huawei Pimpin Pasar Smartphone China, Vivo Tersingkir, Apple Terperosok 6

Dengan hasil kuartal kedua ini, peta persaingan smartphone di China mengalami pergeseran signifikan. Dominasi Huawei menjadi bukti bahwa konsumen lokal masih memiliki kebanggaan terhadap produk dalam negeri, terutama ketika dibarengi dengan inovasi yang relevan dan kualitas tinggi.

Advertisement

Namun, situasi ini juga memperlihatkan betapa rentannya pasar smartphone terhadap dinamika global dan perubahan tren konsumen. Analis IDC memperkirakan bahwa paruh kedua tahun 2025 akan menjadi medan pertempuran yang lebih sengit bagi semua pemain, terlebih dengan mulai masuknya teknologi AI generatif dan jaringan 5.5G ke dalam lini produk terbaru.

Kembalinya Huawei ke posisi teratas bukan hanya simbol kebangkitan brand lokal, tetapi juga menandai perubahan preferensi konsumen China yang semakin menghargai inovasi berbasis kebutuhan sehari-hari. Meski masih menghadapi tantangan global, Huawei berhasil membuktikan bahwa strategi berfokus pada teknologi kamera, desain premium, dan user experience yang kuat masih menjadi kunci sukses di pasar domestik.

Jika tren ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Huawei akan kembali menjadi pemain global yang disegani. Namun tentu, itu semua akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan untuk menjaga konsistensi inovasi dan merespons pasar dengan cepat.

Advertisement

Referensi Data (IDC Q2 2025) untuk pasar Smartphone China:

  • Huawei: 12.5 juta unit, 18.1% market share (-3.4% YoY)
  • Vivo: 11.9 juta unit, 17.3% market share (-10.1% YoY)
  • OPPO: 10.7 juta unit, 15.5% market share (-5.0% YoY)
  • Xiaomi: 10.4 juta unit, 15.1% market share (+3.4% YoY)
  • Apple: 9.6 juta unit, 13.9% market share (-1.3% YoY)
  • Others: 13.8 juta unit, 20.0% market share (-4.9% YoY)
  • Total pengiriman: 69 juta unit (turun 4% dari tahun lalu)

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.