DBS Foundation Salurkan Rp11,2 Miliar untuk Social Enterprise

Img 5266

Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang terus berkembang di Asia, model bisnis berkelanjutan yang mampu menciptakan dampak sosial semakin dibutuhkan. Menjawab kebutuhan tersebut, paradiva, DBS Foundation kembali menyalurkan dukungan melalui DBS Foundation Grant Program 2025 kepada sejumlah social enterprise dan bisnis berdampak sosial di kawasan Asia.

Secara keseluruhan, DBS Foundation mengalokasikan hibah sebesar SGD 4,9 juta atau sekitar Rp65 miliar kepada 22 social enterprise dan businesses for impact (BFI) di Asia. Sementara itu di Indonesia, dana hibah sebesar SGD 850.000 atau sekitar Rp11,2 miliar diberikan kepada lima organisasi yang dinilai memiliki solusi inovatif untuk menjawab berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Kelima penerima hibah tersebut adalah Parongpong RAW Lab, KONEKIN, Nazava Water Filters, DoctorTool, dan Sosial Business Indonesia (SOBI). Melalui dukungan ini, DBS Foundation memperkirakan dampak program dapat menjangkau lebih dari 1,9 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.

Advertisement

Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, menegaskan bahwa dunia usaha memiliki peran penting dalam menciptakan perubahan sosial yang nyata.

Menurutnya, bisnis tidak hanya dituntut mampu bertahan secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif yang terukur bagi masyarakat.

“Melalui DBS Foundation Grant Program, kami tidak hanya menyediakan pendanaan. Kami juga memperkuat fondasi para social enterprise melalui pendampingan serta akses jejaring agar mereka dapat berkembang secara berkelanjutan sekaligus memperluas dampak sosialnya,” ujar Mona.

Advertisement

Dorong Ekosistem Kewirausahaan Sosial

Penyaluran hibah ini juga mencerminkan perkembangan ekosistem kewirausahaan sosial di Indonesia yang semakin matang. Data Badan Ekonomi Kreatif mencatat jumlah wirausaha sosial mencapai sekitar 20.000 pada 2023, meningkat dari sekitar 15.000 pada tahun sebelumnya.

Img 5269
DBS Foundation Salurkan Rp11,2 Miliar untuk Social Enterprise 7

Pertumbuhan ini menunjukkan semakin banyak pelaku usaha yang menjadikan dampak sosial sebagai bagian penting dari model bisnis mereka. Namun demikian, dukungan pendanaan dan pendampingan tetap dibutuhkan agar inisiatif tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.

Advertisement

Sejak diluncurkan pada 2014, DBS Foundation Grant Program telah mendukung ratusan social enterprise di Asia. Program ini berfokus pada solusi berbagai isu sosial, mulai dari akses air bersih, ketahanan pangan, inklusi keuangan, hingga penciptaan lapangan kerja yang lebih inklusif.

Tahun ini, lima organisasi di Indonesia dipilih karena menghadirkan pendekatan solusi yang berbeda dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah, mulai dari Sumatra, Jawa, hingga kawasan Indonesia Timur.

Lima Social Enterprise Penerima Hibah

Advertisement

Masing-masing penerima hibah menghadirkan inovasi yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Parongpong RAW Lab misalnya, membantu meningkatkan pendapatan nelayan dengan mengolah limbah jaring ikan atau ghost net menjadi bahan bangunan ramah lingkungan bernilai tinggi yang disebut Prototile.

Img 5273
DBS Foundation Salurkan Rp11,2 Miliar untuk Social Enterprise 8

Sementara itu KONEKIN berfokus pada penciptaan lingkungan kerja yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas. Platform ini menyediakan pelatihan, asesmen, serta pendampingan bagi perusahaan agar menerapkan praktik rekrutmen yang lebih setara.

Advertisement

Di sektor kebutuhan dasar, Nazava Water Filters menghadirkan teknologi penyaring air yang memungkinkan masyarakat memurnikan air sumur, air keran, hingga air hujan tanpa perlu direbus atau membeli air kemasan. Teknologi ini membantu keluarga berpenghasilan rendah memperoleh akses air minum yang aman dan terjangkau.

Img 5272
DBS Foundation Salurkan Rp11,2 Miliar untuk Social Enterprise 9

Adapun DoctorTool merupakan startup healthtech yang memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan primer. Platform ini membantu tenaga kesehatan memberikan layanan yang lebih efektif, terutama bagi masyarakat yang belum terjangkau fasilitas kesehatan optimal.

Sementara itu Sosial Business Indonesia (SOBI) fokus pada pengembangan rantai pasok pertanian yang inklusif. Melalui pendekatan tersebut, organisasi ini berupaya meningkatkan kesejahteraan sekaligus ketahanan pangan bagi para petani kecil.

Advertisement

Komitmen Jangka Panjang DBS Foundation

Lebih jauh, paradiva, dukungan DBS Foundation tidak hanya berhenti pada program hibah. Organisasi ini juga aktif membangun kolaborasi strategis dengan berbagai mitra untuk memperluas dampak sosial di Indonesia.

Beberapa program yang telah berjalan antara lain program literasi dan inklusi keuangan bagi lebih dari 220.000 perempuan dan generasi muda bersama berbagai organisasi sosial. Selain itu, DBS Foundation juga mendukung pengembangan talenta digital melalui pelatihan IT gratis bagi puluhan ribu anak muda Indonesia.

Advertisement

Di sektor pangan, program pemberdayaan petani juga dilakukan untuk meningkatkan akses terhadap pangan bergizi dan berkelanjutan. Tak hanya itu, berbagai inisiatif peningkatan kesejahteraan anak, termasuk dukungan terhadap pendidikan dan gizi, juga terus diperkuat.

Seluruh program tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang DBS Bank yang menyiapkan dana hingga SGD 1 miliar serta mendorong partisipasi karyawan melalui kegiatan sukarela hingga 1,5 juta jam dalam sepuluh tahun ke depan.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.