Pizza Hut Indonesia memastikan operasional bisnisnya tetap berjalan normal dan tidak terdampak oleh perubahan kepemilikan bisnis Pizza Hut di tingkat global. Penegasan tersebut disampaikan PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), pemegang hak waralaba tunggal Pizza Hut di Indonesia, menyusul pengumuman Yum! Brands terkait peralihan kepemilikan bisnis Pizza Hut di sejumlah negara.
Dalam pengumuman tersebut, Yum! Brands menyatakan bahwa bisnis Pizza Hut global di luar Tiongkok akan diakuisisi oleh LongRange Capital. Sementara itu, operasional Pizza Hut di Tiongkok akan beralih ke Yum China melalui transaksi terpisah.

Meski demikian, PT Sarimelati Kencana Tbk menegaskan bahwa perubahan yang terjadi di tingkat prinsipal global tersebut tidak memengaruhi aktivitas bisnis Pizza Hut Indonesia. Perusahaan tetap beroperasi sebagai entitas nasional yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mayoritas sahamnya dimiliki oleh investor Indonesia.
Baca Juga
Advertisement
Perseroan juga memastikan seluruh jaringan Pizza Hut Restaurant maupun Pizza Hut Delivery (PHD) di Indonesia tetap melayani pelanggan seperti biasa. Hubungan dengan mitra usaha, pemasok, serta implementasi strategi bisnis perusahaan juga terus berjalan tanpa perubahan.
Selain itu, PT Sarimelati Kencana Tbk menegaskan bahwa perjanjian waralaba yang dimiliki perusahaan masih berlaku. Tidak ada perubahan pada struktur kepemilikan maupun status perusahaan sebagai emiten publik. Dukungan operasional dan koordinasi dengan prinsipal global juga tetap berlangsung selama masa transisi berlangsung.
Kepastian tersebut menjadi sinyal positif bagi pelanggan, investor, maupun mitra bisnis yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem Pizza Hut Indonesia.
Baca Juga
Advertisement
Catatkan Kinerja Positif
Di tengah dinamika industri makanan dan minuman yang semakin kompetitif, PT Sarimelati Kencana Tbk berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak laba bersih sebesar Rp24,75 miliar pada tahun 2025, setelah sebelumnya mengalami kerugian bersih sebesar Rp72,83 miliar pada tahun 2024.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa strategi transformasi dan efisiensi yang dijalankan perusahaan mulai memberikan hasil yang signifikan.
Baca Juga
Advertisement
President Director & Chief Executive Officer PT Sarimelati Kencana Tbk, Boy Lukito, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik langkah strategis yang dilakukan Yum! Brands untuk memperkuat posisi Pizza Hut di pasar global.
“Kami menyambut baik langkah strategis yang diambil oleh Yum! Brands sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Pizza Hut secara global. Bagi Pizza Hut Indonesia, kinerja bisnis dan operasional tetap menunjukkan tren yang positif dalam beberapa kuartal terakhir,” ujar Boy Lukito.
Menurutnya, fokus utama perusahaan saat ini adalah menjaga momentum pertumbuhan yang telah terbentuk sekaligus memastikan kualitas layanan kepada pelanggan tetap terjaga.
Baca Juga
Advertisement
“Kami akan terus berkoordinasi dengan prinsipal selama masa transisi ini dan tetap fokus pada pelaksanaan strategi pertumbuhan di Indonesia, sekaligus memastikan layanan terbaik bagi pelanggan di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Penjualan Neto 2025 perusahaan mengalami kenaikan menjadi Rp3,05 triliun dibanding tahun 2024 sebesar Rp2,79 triliun. Laba Kotor 2025: Tumbuh positif mencapai Rp2,13 triliun dari Rp1,93 triliun pada periode 2024.
Optimistis Sambut Pemilik Baru Pizza Hut Global
Baca Juga
Advertisement
Lebih lanjut, PT Sarimelati Kencana Tbk juga menyambut positif masuknya LongRange Capital sebagai pemilik baru bisnis Pizza Hut global di luar Tiongkok.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh prinsipal global, LongRange Capital dikenal memiliki pendekatan yang berorientasi pada penguatan operasional, peningkatan pengalaman pelanggan, serta penciptaan pertumbuhan jangka panjang.
Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan strategi yang selama ini dijalankan Pizza Hut Indonesia. Karena itu, perusahaan optimistis kolaborasi dengan pemilik baru dapat memberikan dukungan positif terhadap pengembangan bisnis Pizza Hut secara global maupun di tingkat lokal.
Baca Juga
Advertisement
Selain berfokus pada pertumbuhan, LongRange Capital juga disebut memiliki komitmen untuk membangun kemitraan yang erat dengan manajemen dan jaringan franchisee di berbagai negara. Hal ini diharapkan mampu memperkuat daya saing merek Pizza Hut di tengah perubahan perilaku konsumen dan persaingan industri restoran yang semakin ketat. Saat ini, Pizza Hut Indonesia didukung oleh lebih dari 10.000 karyawan yang tersebar di 36 provinsi.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.