Pemerintah terus memacu peningkatan kualitas internet nasional. Salah satu target besarnya adalah menaikkan kecepatan broadband Indonesia hingga 60 Mbps pada 2026. Target ini tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) periode 2025–2029.
Menanggapi kebijakan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyatakan siap mendukung penuh langkah pemerintah dalam mempercepat konektivitas digital Tanah Air.
Chief Legal Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis untuk mendorong pemerataan akses digital di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, peningkatan kecepatan internet juga dinilai semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat yang kian bergantung pada layanan digital.
Baca Juga
Advertisement
Internet Cepat Jadi Fondasi Transformasi Digital
Menurut Reski, peningkatan kecepatan dan kualitas jaringan bukan sekadar soal angka Mbps. Lebih dari itu, konektivitas yang andal menjadi fondasi utama dalam percepatan transformasi digital nasional.
Saat ini, pemanfaatan teknologi berbasis data hingga adopsi kecerdasan artifisial (AI) membutuhkan koneksi internet yang stabil, berkapasitas besar, serta memiliki latensi rendah. Oleh karena itu, kualitas jaringan menjadi aspek krusial yang tidak bisa ditawar.
“Karena itu, fokus pada stabilitas layanan dan pemerataan kualitas akses menjadi sama pentingnya dengan pencapaian target kecepatan nasional,” jelasnya.
Baca Juga
Advertisement
Dengan kata lain, internet ngebut harus dibarengi dengan koneksi yang konsisten agar masyarakat bisa menikmati layanan digital tanpa hambatan.
Indosat Perkuat Jaringan 4G dan 5G
Dari sisi kesiapan infrastruktur, Indosat terus melakukan penguatan jaringan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu langkah utamanya adalah memperluas cakupan BTS 4G dan 5G guna meningkatkan kapasitas serta kualitas layanan.
Langkah ini dilakukan agar peningkatan kecepatan internet tidak hanya terasa di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau daerah prioritas dan wilayah dengan akses terbatas.
Baca Juga
Advertisement
Selain itu, perluasan jaringan juga bertujuan untuk memastikan kualitas pengalaman pengguna atau quality of experience (QoE) tetap terjaga, seiring dengan meningkatnya kebutuhan data masyarakat.
Dengan strategi tersebut, Indosat berharap peningkatan kecepatan internet nasional bisa berjalan beriringan dengan kualitas layanan yang andal dan merata.
Ekosistem Jadi Penentu Keberhasilan Target Internet Ngebut
Meski infrastruktur terus diperkuat, Indosat menilai pencapaian target broadband nasional tidak bisa hanya mengandalkan operator semata. Ada sejumlah faktor kunci yang sangat menentukan keberhasilan program ini.
Baca Juga
Advertisement
Salah satunya adalah ketersediaan spektrum frekuensi yang memadai. Menurut Indosat, spektrum merupakan “bahan bakar” utama bagi layanan telekomunikasi. Tanpa spektrum yang cukup, peningkatan kapasitas jaringan akan sulit tercapai.
Selain itu, kebijakan harga spektrum juga menjadi perhatian penting. Indosat berharap pemerintah dapat menetapkan harga spektrum yang terjangkau dan berkelanjutan, baik untuk spektrum yang sudah ada maupun yang akan dirilis ke depan.
Tak kalah penting, kemudahan perizinan dan regulasi yang mendukung keberlanjutan investasi juga dinilai sangat krusial. Dengan iklim investasi yang sehat, operator akan lebih leluasa memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas layanan.
Baca Juga
Advertisement
Kolaborasi Pemerintah dan Industri Jadi Kunci
Reski menegaskan bahwa target peningkatan kecepatan broadband nasional merupakan agenda kolaboratif yang membutuhkan kerja sama erat antara pemerintah dan industri telekomunikasi.
Menurutnya, diperlukan kerangka regulasi yang seimbang antara kepentingan publik dan keberlangsungan industri. Dengan begitu, pemerataan kualitas layanan dapat terwujud secara berkelanjutan.
“Indosat memandang pencapaian target broadband nasional sebagai agenda kolaboratif yang memerlukan kemitraan erat antara pemerintah dan industri, dengan kerangka regulasi yang seimbang antara kepentingan publik dan keberlangsungan industri,” tegasnya.
Baca Juga
Advertisement
Dengan kolaborasi yang solid, target internet ngebut bukan hanya sekadar wacana, tetapi bisa benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.
Target Internet RI Tembus 100 Mbps pada 2029
Sebagai informasi, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menargetkan kecepatan internet Indonesia bisa menembus 100 Mbps pada 2029. Target ini akan dicapai secara bertahap setiap tahunnya.
Berdasarkan Rencana Strategis Komdigi 2025–2029, baik mobile broadband maupun fixed broadband ditargetkan mencapai kecepatan rata-rata nasional 100 Mbps pada akhir periode tersebut.
Baca Juga
Advertisement
Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Komdigi menjadi pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan peningkatan kualitas internet nasional ini.
Kecepatan Internet Terus Naik Setiap Tahun
Saat ini, kecepatan rata-rata mobile broadband nasional pada 2024 tercatat berada di angka 47,02 Mbps. Pemerintah pun telah menyusun peta jalan peningkatan kecepatan internet secara bertahap, yakni:
- 50 Mbps pada 2025
- 60 Mbps pada 2026
- 75 Mbps pada 2027
- 90 Mbps pada 2028
- 100 Mbps pada 2029
Peningkatan tersebut akan didorong melalui optimalisasi jaringan 4G, perluasan layanan 5G di wilayah prioritas, serta peningkatan kualitas pengalaman pengguna.
Baca Juga
Advertisement
Dengan strategi ini, pemerintah berharap masyarakat tidak hanya menikmati internet yang lebih cepat, tetapi juga lebih stabil dan andal.
Menuju Era Internet Ngebut Indonesia
Dengan target ambisius tersebut, Indonesia kini memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur digital. Internet cepat bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan sudah menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari.
Mulai dari pendidikan, bisnis, layanan publik, hingga hiburan, semuanya kini bergantung pada konektivitas digital. Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah dan industri, termasuk Indosat, menjadi faktor penentu agar target internet ngebut benar-benar terwujud.
Baca Juga
Advertisement
Jika seluruh ekosistem berjalan seirama, bukan tidak mungkin Indonesia akan segera sejajar dengan negara-negara maju dalam hal kualitas konektivitas digital.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.