Persaingan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) di industri smartphone tampaknya semakin memanas. Nubia secara resmi telah meluncurkan produk teranyar mereka, NaviX Ultra. Menariknya, pihak perusahaan dengan percaya diri mengklaim perangkat ini sebagai smartphone berbasis AI-agent pertama di dunia. Kendati demikian, klaim sepihak tersebut langsung memicu perbincangan hangat, mengingat sebuah perusahaan asal China sebenarnya telah lebih dulu mencuri start dan merilis konsep serupa ke pasar.
Terlepas dari kontroversi klaim tersebut, Nubia sukses mencuri perhatian publik saat memamerkan perangkat ini dalam ajang bergengsi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) yang digelar di Shanghai. Peluncuran resmi ini dilakukan setelah beberapa hari sebelumnya Nubia sempat membagikan teaser misterius yang berhasil memicu rasa penasaran para pencinta teknologi di seluruh dunia.
Kolaborasi Strategis di Balik Dapur Pacu NaviX Ultra
Di balik ketangguhannya, Nubia NaviX Ultra ditenagai oleh asisten seluler pintar bernama Doubao. Langkah strategis ini merupakan hasil kolaborasi intim antara Nubia dan pengembang sistem kecerdasan buatan tersebut.
Baca Juga
Advertisement
Ni Fei, selaku Senior Vice President ZTE Corporation sekaligus Presiden Nubia, mengungkapkan kepada media lokal CLS News Agency bahwa kehadiran Doubao memberikan fondasi yang sangat kokoh bagi ponsel ini. Oleh karena itu, NaviX Ultra kini memiliki kemampuan model skala besar (large-model) serta fungsi intelligent-agent yang sangat responsif.
“Doubao membawa kemampuan model AI yang luar biasa pintar, sementara Nubia menyumbangkan pengalaman mendalam kami di bidang perangkat keras, perangkat lunak, hingga rekayasa produk,” ujar Ni Fei.
Selain itu, Ni Fei juga menambahkan bahwa perjalanan panjang dari seri terdahulu, M153, hingga akhirnya melahirkan NaviX Ultra mencerminkan sebuah siklus utuh dari pengujian teknologi dan penyempurnaan produk yang matang di antara kedua perusahaan.
Baca Juga
Advertisement
Desain Nyentrik dan Spesifikasi Unggulan Nubia NaviX Ultra
Menilik dari sisi estetika, Nubia tampaknya ingin tampil beda dan keluar dari zona nyaman. Pabrikan ini menawarkan NaviX Ultra dalam empat varian warna memikat, yaitu Blue, Dream, Obsidian Black, dan Snowfield. Khusus untuk varian warna Dream, Nubia memberikan sentuhan warna merah muda (pink) yang senada di seluruh bodi perangkat, bahkan menjalar hingga ke area wadah kamera belakang.
Tidak hanya itu, keunikan visual ponsel ini juga terlihat jelas dari desain rumah kameranya. Ketika mayoritas kompetitor saat ini berlomba-lomba menggunakan modul kamera berbentuk lingkaran layaknya “pulau”, Nubia justru mendobrak konvensi tersebut. Mereka lebih memilih menggunakan desain strip horizontal memanjang di bagian punggung ponsel.
Modul horizontal ini menampung sistem tiga kamera (triple-camera), yang salah satunya sudah dilengkapi dengan lensa telefoto periskop untuk kemampuan zoom tingkat tinggi. Sementara itu, beralih ke bagian depan, terdapat sebuah kamera selfie tunggal dengan desain punch-hole yang diletakkan tepat di tengah layar datar berbingkai (bezel) tipis dan simetris di keempat sisinya.
Baca Juga
Advertisement
Untuk mempermudah mobilitas pengguna, Nubia juga menyematkan sebuah tombol fisik khusus berwarna oranye cerah di sisi bingkai ponsel. Dengan demikian, pengguna hanya perlu menekan tombol AI khusus tersebut untuk langsung mengaktifkan asisten pintar secara instan tanpa perlu repot membuka menu aplikasi.
Keamanan Data Jadi Prioritas Lewat Pemrosesan On-Device
Dalam merancang NaviX Ultra, Nubia berfokus pada empat pilar utama, yakni pemahaman (understanding), fungsionalitas (functionality), retensi (retention), dan keamanan (security). Berkat pilar-pilar tersebut, ponsel ini mampu memahami bahasa alami manusia dalam berbagai situasi rumit. Bahkan, perangkat ini sanggup menyelesaikan tugas-tugas multitahap secara mandirin seperti membandingkan harga barang, melakukan pemesanan belanjaan, hingga merencanakan rencana perjalanan dengan cara mengoperasikan beberapa aplikasi yang berbeda sekaligus.
Namun, yang paling membedakan NaviX Ultra dari ponsel pintar lainnya adalah sistem pemrosesannya. Nubia menegaskan bahwa seluruh proses komputasi AI yang besar dan berat dilakukan secara langsung di dalam perangkat (on-device), bukan dilempar ke jaringan awan (cloud server).
Baca Juga
Advertisement
Sebagai hasilnya, metode pemrosesan lokal yang dipadukan dengan kredensial registrasi AI generatif resmi ini diklaim mampu meminimalisasi risiko kebocoran data sensitif milik pengguna secara signifikan. Melalui inovasi ini, Nubia berusaha membuktikan bahwa kecerdasan buatan yang mutakhir tetap bisa berjalan beriringan dengan privasi yang aman.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.