WhatsApp kembali melakukan terobosan dengan menguji fitur privasi terbaru yang memungkinkan pengguna mencegah media seperti foto dan video tersimpan otomatis di perangkat penerima. Fitur ini pertama kali ditemukan dalam versi beta terbaru WhatsApp untuk Android, seperti yang dilaporkan oleh GSM Arena pada Jumat (4/4/2025).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya WhatsApp untuk meningkatkan kontrol pengguna atas konten yang mereka bagikan. Sebelumnya, WhatsApp memang menyimpan otomatis semua file media yang diterima pengguna, mulai dari gambar hingga video, langsung ke galeri ponsel. Namun kini, WhatsApp menghadirkan opsi untuk mematikan fungsi tersebut — khususnya bagi penerima pesan.
Fitur Masih Dalam Pengembangan
Penting untuk dicatat bahwa fitur ini masih dalam tahap uji coba dan hanya tersedia untuk pengguna yang tergabung dalam program beta. Artinya, belum ada kepastian kapan atau apakah fitur ini akan diluncurkan secara luas dalam versi stabil. Pengembang masih perlu melakukan penyempurnaan sebelum fitur ini siap digunakan semua orang.
Baca Juga
Advertisement
Meski begitu, fitur ini memberikan harapan bagi pengguna yang menginginkan privasi lebih ketat saat mengirimkan media. Dengan fitur ini, pengirim bisa menentukan agar media yang mereka kirim tidak bisa langsung disimpan penerima ke perangkat mereka.
Perlindungan Privasi yang Lebih Komprehensif
Fitur baru ini menjadi kelanjutan dari pendekatan WhatsApp terhadap fitur pesan menghilang (disappearing messages). Bedanya, kini kontrol tersebut tidak hanya berlaku untuk pesan sementara, tetapi juga untuk media yang dibagikan dalam pesan biasa.
Menariknya lagi, fitur ini disebut-sebut juga akan membatasi ekspor riwayat obrolan dari chat tertentu. Artinya, jika pengguna mengaktifkan pengaturan privasi ini, pihak lain dalam obrolan tidak bisa dengan mudah mem-backup atau memindahkan isi percakapan ke tempat lain. Namun demikian, penerusan pesan masih bisa dilakukan — setidaknya untuk saat ini.
Baca Juga
Advertisement
Salah satu efek samping dari fitur ini adalah pembatasan terhadap fitur Meta AI. Jika pengguna mengaktifkan pengaturan “privasi obrolan tingkat lanjut”, maka peserta lain dalam obrolan tersebut tidak dapat menggunakan fitur Meta AI untuk mengakses atau berinteraksi dalam percakapan yang sama. Ini menunjukkan bahwa WhatsApp benar-benar serius dalam menjaga eksklusivitas dan kerahasiaan obrolan pribadi.
Namun, perlu diingat bahwa karena masih dalam tahap pengembangan, bisa saja nantinya WhatsApp menambahkan, mengubah, atau bahkan menghapus elemen-elemen dari fitur ini. Bisa jadi akan ada opsi tambahan yang lebih fleksibel, atau sebaliknya, pembatasan yang lebih ketat.
Sebagaimana pendekatan WhatsApp pada fitur-fitur privasi sebelumnya, opsi baru ini bersifat opsional. Artinya, pengguna bebas memilih apakah ingin mengaktifkannya atau tidak. Ini tentu menjadi kabar baik, terutama bagi mereka yang tetap menginginkan kontrol penuh atas konten yang dikirim tanpa harus mengorbankan kenyamanan penerima.
Baca Juga
Advertisement
Dengan hadirnya opsi ini, pengguna bisa merasa lebih aman saat membagikan foto atau video sensitif tanpa khawatir media tersebut akan tersimpan selamanya di ponsel orang lain. Ini juga bisa menjadi solusi ideal bagi pengguna yang sering berbagi file pribadi, namun ingin menjaga agar jejak digitalnya tidak tersebar terlalu luas.
Menuju Aplikasi Pesan yang Lebih Aman
Secara keseluruhan, pengembangan fitur ini menunjukkan arah baru WhatsApp dalam meningkatkan fitur keamanan dan privasi. Di tengah meningkatnya kekhawatiran pengguna akan kebocoran data dan penyalahgunaan media pribadi, inovasi semacam ini menjadi langkah tepat dan relevan.
Bukan hanya soal menyembunyikan pesan, tapi juga tentang mengatur bagaimana media diperlakukan setelah dikirim. Ini adalah bentuk evolusi logis dari aplikasi yang selama ini menjadi andalan miliaran orang di seluruh dunia.
Baca Juga
Advertisement
Dengan uji coba fitur penyimpanan media baru ini, WhatsApp membuktikan komitmennya untuk terus berinovasi dalam menjaga privasi pengguna. Meski masih dalam versi beta, potensi fitur ini untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman dalam berkomunikasi patut diapresiasi.
Jadi, jika Paradiva termasuk pengguna yang peduli terhadap privasi digital dan ingin lebih banyak kontrol atas konten yang kamu bagikan, fitur ini patut untuk ditunggu kehadirannya di versi stabil WhatsApp mendatang.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.