Google semakin serius membawa kecerdasan buatan ke ruang keluarga. Hal ini terlihat jelas saat perusahaan teknologi raksasa tersebut memperkenalkan Gemini ke Google TV dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang digelar di Las Vegas, Amerika Serikat. Lewat inovasi ini, Google ingin mengubah televisi dari sekadar perangkat hiburan menjadi pusat interaksi berbasis AI yang lebih pintar, personal, dan intuitif.
Sebelumnya, Google memang sudah mulai menghadirkan Gemini ke sejumlah perangkat Google TV sejak November 2025. Namun kini, melalui CES 2026, perusahaan tersebut menunjukkan lompatan besar dalam pemanfaatan AI di layar besar. Gemini tak lagi sekadar asisten virtual, tetapi hadir sebagai otak cerdas yang mampu memahami bahasa alami, mengelola konten, hingga mengatur perangkat hanya dengan perintah suara.
Pada tahap awal, fitur Gemini terbaru ini akan tersedia terlebih dahulu di sejumlah model TV TCL tertentu. Setelah itu, Google berencana memperluas dukungannya ke lebih banyak perangkat Google TV dalam beberapa bulan ke depan.
Baca Juga
Advertisement
Interaksi Lebih Natural di Layar Besar
Salah satu keunggulan utama Gemini di Google TV adalah kemampuannya memahami bahasa alami. Artinya, pengguna tidak perlu lagi menggunakan kata kunci kaku atau perintah yang rumit. Cukup berbicara seperti biasa, dan TV akan memahami maksud penggunanya.
Sebagai contoh, pengguna bisa meminta rekomendasi film untuk dua orang dengan selera berbeda. Selain itu, Gemini juga bisa membantu mencari film yang judulnya lupa diingat, tetapi masih mengingat alur cerita atau salah satu aktornya.
Bahkan, pertanyaan sederhana seperti, “Apa drama rumah sakit terbaru yang lagi ramai?” bisa langsung dijawab oleh Gemini. Untuk menampilkan hasilnya, sistem ini menggunakan tampilan visual baru yang lebih kaya dan adaptif. Informasi disajikan dalam bentuk kombinasi teks, gambar, cuplikan video, hingga pembaruan olahraga secara real-time.
Baca Juga
Advertisement
Dengan pendekatan ini, pengalaman menonton TV terasa jauh lebih interaktif dan personal dibandingkan sebelumnya.
TV Kini Lebih dari Sekadar Hiburan
Menariknya, Google tidak hanya memposisikan TV sebagai perangkat hiburan. Melalui Gemini, Google TV juga diarahkan menjadi perangkat edukasi dan produktivitas yang bisa diandalkan seluruh anggota keluarga.
Dalam sesi demonstrasi di CES 2026, Google memperlihatkan berbagai skenario penggunaan Gemini di Google TV.
Baca Juga
Advertisement
1. Belajar Langsung dari Layar TV
Saat pengguna mengajukan pertanyaan tentang topik tertentu, TV dapat menampilkan penjelasan dalam bentuk visual interaktif yang disertai narasi. Konsep yang kompleks disederhanakan agar mudah dipahami. Selain itu, pengguna juga bisa mengajukan pertanyaan lanjutan untuk memperdalam pemahaman.
Misalnya, saat anak bertanya tentang sistem tata surya, Gemini akan menampilkan ilustrasi planet lengkap dengan animasi dan penjelasan suara.
2. Mengelola Google Photos Langsung dari TV
Gemini juga memungkinkan pengguna mencari orang atau momen tertentu di pustaka Google Photos mereka. Tak hanya itu, AI ini bisa menerapkan gaya artistik pada foto dan video, lalu mengubahnya menjadi tayangan slide bergaya sinematik yang bisa dinikmati di layar besar.
Baca Juga
Advertisement
Dengan fitur ini, TV bisa menjadi media nostalgia keluarga yang jauh lebih menarik.
3. Kreasi Visual Langsung dari Sofa
Berkat dukungan teknologi Nano Banana dan Veo, pengguna bisa menata ulang foto pribadi atau membuat media visual orisinal langsung dari TV. Proses kreatif yang sebelumnya hanya bisa dilakukan di laptop atau ponsel, kini bisa dilakukan dari ruang keluarga.
4. Mengatur TV Cukup dengan Suara
Fitur lain yang tak kalah praktis adalah kemampuan mengatur TV hanya dengan perintah suara. Pengguna cukup mengatakan, “layarnya terlalu redup” atau “dialognya kurang jelas,” dan Gemini akan langsung menyesuaikan pengaturan tanpa perlu keluar dari tayangan yang sedang ditonton.
Baca Juga
Advertisement
Dengan kata lain, pengalaman menonton menjadi jauh lebih nyaman dan efisien.
Syarat dan Ketersediaan
Meski terdengar canggih, Google menjelaskan bahwa fitur Gemini terbaru ini memiliki beberapa persyaratan teknis. Pertama, perangkat harus menjalankan Android TV OS 14 atau versi yang lebih baru. Selain itu, koneksi internet aktif wajib tersedia agar fitur AI dapat berjalan optimal.
Tak hanya itu, tidak semua bahasa, negara, dan perangkat akan langsung didukung saat peluncuran awal. Pengguna juga diwajibkan memiliki akun Google untuk mengakses seluruh pengalaman Gemini di TV.
Baca Juga
Advertisement
Meski begitu, Google memastikan akan terus memperluas dukungan fitur ini secara bertahap ke lebih banyak wilayah dan perangkat.
Masa Depan TV Berbasis AI
Lewat kehadiran Gemini di Google TV, Google menegaskan visinya menjadikan televisi sebagai pusat interaksi digital di rumah. TV bukan lagi sekadar layar untuk menonton film atau serial, tetapi juga asisten pintar yang bisa membantu belajar, bekerja, berkreasi, hingga mengatur perangkat rumah.
Dengan dukungan AI yang semakin cerdas, Google TV kini memasuki era baru sebagai smart TV generasi berikutnya. Integrasi Gemini yang diperkenalkan di CES 2026 menjadi bukti bahwa masa depan hiburan rumah akan semakin personal, interaktif, dan intuitif.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.