Gak Cuma Tutup Warung, Gorden Ramadan Kini Jadi Kanvas Kreatif Canva!

Canva Gordenin

Canva secara resmi memperkenalkan kampanye Ramadan perdana mereka di Indonesia yang bertajuk #DigordeninCanva. Inisiatif unik ini menyulap tirai-tirai di puluhan warung makan di Jakarta menjadi media promosi yang artistik dan penuh warna. Dengan menyisipkan pesan-pesan lucu yang relevan dengan budaya lokal, Canva berupaya menunjukkan bahwa proses desain bisa dilakukan dengan cara yang sangat sederhana namun tetap menyenangkan.

​Kampanye ini mengambil inspirasi dari tradisi “digordenin”, yaitu kebiasaan pemilik warung menutup etalase makanan dengan kain selama siang hari di bulan puasa sebagai bentuk penghormatan. Alih-alih hanya menggunakan kain polos, Canva mengubah penutup tersebut menjadi papan iklan hiper-lokal yang menarik perhatian di kawasan strategis seperti Tanah Abang dan Kemang. Langkah kreatif ini berhasil mengubah fungsi benda sederhana menjadi ruang ekspresi visual yang bernilai tinggi.

​Untuk memperkuat daya tarik kampanye, Canva menggandeng Kak Jill, seorang kreator konten dan pengusaha gorden yang sedang populer, sebagai tokoh utama. Melalui kehadirannya, gerakan ini ingin menyampaikan pesan bahwa kreativitas tidak hanya eksklusif milik agensi besar, tetapi juga milik para pelaku UMKM di ruang keseharian mereka. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa estetika desain dapat tumbuh subur di tengah denyut nadi ekonomi rakyat.

Advertisement

​Program ini direncanakan berlangsung dalam dua fase yang berkesinambungan untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha. Setelah tahap awal di puluhan warung, fase berikutnya akan melibatkan sesi interaksi langsung melalui fitur TikTok Live bersama para pemilik usaha kecil. Melalui sesi ini, para pedagang diberikan kesempatan untuk menceritakan kisah inspiratif di balik bisnis mereka, sekaligus mendapatkan panggung yang lebih luas untuk dikenal publik.

​Misi utama dari inisiatif ini adalah mendemokratisasi akses terhadap desain dan visibilitas usaha bagi semua kalangan. Menurut Laura Kantor dari Canva Asia Tenggara, kreativitas di Indonesia justru paling terasa di jalanan dan jantung usaha mikro. Dengan menghilangkan hambatan dalam proses mendesain, Canva berharap dapat meningkatkan kepercayaan diri para pelaku usaha dalam berekspresi secara budaya dan mempromosikan produk mereka secara mandiri.

​Selain aksi di lapangan, Canva juga memperkaya konten di dalam platformnya dengan meluncurkan puluhan ribu templat khusus bertema Ramadan. Koleksi ini mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari undangan buka puasa bersama hingga konten promosi produk bagi UMKM. Kolaborasi spesial dengan komikus Tahilalats juga dihadirkan untuk memberikan sentuhan humor yang khas Indonesia pada setiap desain yang dibuat oleh pengguna.

Advertisement

​Indonesia saat ini telah menjadi salah satu pasar terpenting bagi Canva, menempati posisi ketiga terbesar di dunia. Pertumbuhan yang sangat dinamis ini terlihat dari jumlah desain yang dihasilkan pengguna lokal yang mencapai angka miliaran sepanjang tahun lalu. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif komunitas kreator dan duta merek yang tersebar luas di seluruh provinsi di Indonesia, yang terus mengampanyekan kemudahan akses desain.

​Menatap masa depan, Canva mempertegas posisinya melalui kemitraan strategis dengan pemerintah untuk mengembangkan talenta digital nasional. Stefani Herlie selaku Country Manager Indonesia menyatakan bahwa target perusahaan di tahun 2026 adalah menjadikan Canva sebagai bagian tak terpisahkan dari aktivitas kreatif harian masyarakat. Investasi pada komunitas lokal dan teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci utama dalam memberdayakan ekosistem kreatif Indonesia secara berkelanjutan.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.