Di era otomatisasi AI, banyak karya yang dibuat menggunakan AI. Lantas, apakah AI dapat menggantikan orisinalitas ide dalam membuat suatu karya seni?
Dian Sastro Wardoyo, Aktris, Sineas sekaligus Founder Yayasan Dian Sastrowardoyo, menyebut bahwa AI tidak dapat menggantikan orisinalitas ide manusia. Meskipun, teknologi tersebut dapat mendukung proses berpikir manusia secara kreatif.

“Karena AI nggak bisa memproduksi sesuatu yang baru, nggak se-keren kreativitas manusia. Dia nggak punya kreativitas, dia cuma bisa mencomot apa yang sudah bisa dilakukan dan dibuat di dunia ini,” ungkap Dian Sastro dalam acara Demo Day Perempuan Inovasi 2026 pada Rabu (10/12).
Baca Juga
Advertisement
Menurut Dian, AI mempelajari pola yang dilakukan oleh manusia. Sehingga, kalau diterapkan di industri kreatif, teknologi ini hanya akan mengadaptasi karya-karya yang sudah ada. Bukan menciptakan sesuatu hal baru yang autentik.
“Saya yakin kalau kita menyerahkan sebagian proporsi pemikiran kreatif kita kepada AI, saya rasa nggak akan keren filmnya. Karena AI kan mempelajari pola, dia akan nyomot-nyomot dari film-film yang sudah pernah dibuat. Berarti nanti hasil ide kreatif tentan filmnya nggak akan original dan nggak akan sesuatu yang baru,” jelasnya.
Kendati demikan, Dian mengakui bahwa AI dapat digunakan untuk mempercepat proses riset, khususnya dalam membuat film. Teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk mempermudah akses seseorang dalam mencari riset-riset sebelumnya.
Baca Juga
Advertisement
“Dalam dunia kreatif, AI itu bisa mempercepat proses-proses risetnya, pengadaan data yang tadinya kita harus ke purpose sendiri atau wawancara orang sendiri, mungkin dia bisa bantuin kita lebih akses hasil-hasil riset yang juga sudah pernah dilakukan,” kata Dian.
Selanjutnya, di era otomatisasi AI ini, menurut Dian, kualitas-kualitas yang dimiliki oleh perempuan perlu dirayakan. Kualitas yang dimaksud ialah bahwa secara naluri, perempuan lebih peka, banyak memiliki rasa empati serta egaliter.
“Saya rasa dalam masa otomatisasi seperti ini, kualitas-kualitas seperti itulah dalam seorang perempuan yang justru lebih perlu dirayakan. Bahwa kita lebih peka, bahwa kita lebih punya lebih banyak empati, sehingga kita benar-benar membuat diri kita tidak tergantikan itu,” tandas Dian.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.