Setelah 15 tahun berkecimpung dalam layanan keuangan untuk masyarakat akar rumput, Amartha resmi meluncurkan Amartha Financial. Perusahaan ini hadir sebagai langkah baru dengan izin uang elektronik dari Bank Indonesia, sekaligus mempertegas komitmennya membawa akses keuangan digital hingga ke 50.000 desa di seluruh Indonesia.
Transformasi ini menandai era baru bagi Amartha. Selama perjalanan panjangnya, perusahaan telah membuktikan bahwa teknologi digital yang tepat guna mampu menjadi motor penggerak ekonomi di desa. Lebih dari 3,3 juta pelaku UMKM di Jawa, Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, hingga Bali Nusra sudah merasakan manfaat nyata kehadiran Amartha.
Layanan Baru untuk Desa
Melalui entitas barunya, PT Amartha Financial Group bersama anak perusahaannya, Amartha kini memperkenalkan layanan yang lebih luas dan modern. Semua bisa diakses dengan mudah melalui aplikasi AmarthaFin.
Baca Juga
Advertisement
Beberapa layanan utama yang ditawarkan antara lain:
- Pendanaan produktif bagi UMKM, sehingga pelaku usaha kecil di desa bisa terus berkembang.
- Layanan uang elektronik atau dompet digital, memudahkan transaksi sehari-hari.
- Layanan multifinance khusus UMKM, yang memberi ruang lebih besar bagi pembiayaan usaha.
Selain itu, aplikasi ini juga memfasilitasi penyaluran zakat, PPOB, hingga keagenan melalui kerja sama dengan mitra strategis. Investor pun dapat menyalurkan modal ke UMKM di desa dengan potensi imbal hasil menarik, menjembatani masyarakat desa dengan investor nasional maupun global.
Komitmen untuk Inklusi Keuangan
Dalam peluncuran resmi di Gedung Habitate, Jakarta, (26/8), Andi Taufan Garuda Putra, Founder & CEO Amartha, menegaskan bahwa potensi ekonomi desa sangat besar, namun belum tergarap maksimal.
Baca Juga
Advertisement
“Dengan Amartha Financial, kami menghadirkan layanan keuangan digital yang lebih lengkap, dirancang khusus untuk kebutuhan masyarakat perdesaan. Tujuannya jelas: mendorong inklusi keuangan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Taufan.
Dukungan Regulator dan Pakar
Peluncuran Amartha Financial mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Rudiantara, Komisaris Utama Amartha Financial, menilai langkah ini sebagai inovasi penting untuk mempercepat inklusi keuangan di daerah.
“Pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan bisa ditempuh dengan integritas dan inovasi. Amartha adalah bukti bahwa bisnis yang sehat bisa sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Baca Juga
Advertisement
Sementara itu, Anastuty K., Kepala Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia, menekankan peran penting inklusi keuangan. Menurutnya, Bank Indonesia akan terus mendukung langkah menuju keuangan yang inklusif, khususnya melalui edukasi yang menyasar kelompok strategis seperti perempuan.
Dari sisi akademisi, Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital CELIOS, mengingatkan bahwa tantangan masih besar. Data menunjukkan, 81% masyarakat Indonesia belum sepenuhnya memiliki akses ke layanan keuangan formal. Bahkan, tingkat inklusi keuangan di desa masih jauh tertinggal dibanding kota.
“Amartha memahami perilaku dan kebutuhan masyarakat desa. Inovasi ini bisa menjadi kunci untuk mempercepat inklusi keuangan di akar rumput, sehingga ekonomi desa bisa tumbuh signifikan,” jelas Nailul.
Baca Juga
Advertisement
Dengan hadirnya Amartha Financial, Taufan optimistis bahwa jutaan masyarakat desa akan lebih mudah terhubung dengan ekonomi digital modern. “Ke depan, teknologi kami diharapkan bisa membuka lebih banyak peluang, sehingga masyarakat desa dapat merealisasikan potensinya, bertransformasi, dan memberi kontribusi lebih besar untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya.
Mengapa Kehadiran Amartha Financial Penting?
Ada beberapa alasan mengapa peluncuran Amartha Financial menjadi momen penting bagi ekosistem keuangan Indonesia:
- Memperluas akses keuangan formal. Desa yang selama ini sulit dijangkau kini punya pilihan layanan digital yang lebih mudah.
- Mendukung UMKM. Sebagai tulang punggung ekonomi, UMKM di desa bisa berkembang lebih cepat dengan dukungan pendanaan yang tepat.
- Meningkatkan literasi keuangan. Kehadiran aplikasi keuangan digital dapat mendorong masyarakat desa lebih melek teknologi dan finansial.
- Menjembatani investor dan pelaku usaha desa. Dengan mekanisme investasi digital, peluang kolaborasi semakin terbuka luas.
Kehadiran Amartha Financial bukan sekadar inovasi bisnis, melainkan juga komitmen sosial untuk membangun ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan dukungan teknologi, regulasi, serta kepercayaan investor, Amartha Financial berpotensi menjadi motor penggerak bagi pemerataan ekonomi di Indonesia.
Baca Juga
Advertisement
Di tengah rendahnya angka inklusi keuangan nasional, khususnya di daerah, langkah ini bisa menjadi jawaban nyata bahwa keuangan digital adalah jembatan menuju kesejahteraan bersama.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.