Akibat Banjir dan Longsor, BNPB Kirim 17 Starlink ke Titik Bencana di Sumut

Starlink
Foto: Bernd Dittrich/Unsplash.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Surhayanto menyatakan bahwa pihaknya mengirim 17 satelit Starlink dan genset ke Sumatra Utara. Fasilitas ini bisa digunakan oleh korban untuk saling berkomunikasi. 

“Per hari ini juga sudah masuk bantuan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk Sumatra Utara dan nanti akan kita distribusikan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (29/11), sebagaimana dikutip dari Antaranews. 

Menurut penjelasannya, Provinsi Sumatra Utara, khususnya wilayah Tapanuli Tengah terdampak paling parah. Oleh sebab itu, perlu banyak unit Starlink yang terpasang di tempat terbuka, supaya para pengungsi tak berebut memakainya. 

Advertisement

“Kemudian juga tadi saya sempat dialog dengan para pengungsi di Tapanuli Tengah. Kita sampaikan bahwa di Tapanuli Tengah, di masing-masing kelompok pengungsi itu diatur. Kalau tidak nanti berebut itu mendekati ke tempat Starlink itu untuk mendapatkan sinyal,” imbuhnya. 

Alat tersebut dapat memberikan akses koneksi dalam radius sekitar 100 meter, kata Suharyanto. Untuk mengantisipasinya, perlu lebih banyak unit itu, setidaknya lima hingga 10 unit. 

“Paling nggak lima atau sepuluh, sehingga setiap titik ada 100 orang. Tapi kan juga tidak semuanya. Biasanya anak-anak generasi muda yang jadi pengungsi, itu biasanya yang memanfaatkan waktu senggangnya dengan bermain atau berselancar di internet,” ungkap Suharyanto. 

Advertisement

Bagi yang lainnya, Suharyanto menambahkan, pemakaian internet hanya untuk menyampaikan informasi terkini atau mencari informasi tentang dunia luar. 

“Karena kita zaman sekarang mungkin kalau tidak nonton televisi, baik-baik saja. Tapi kalau tidak bisa berhubungan dengan handphone, biasanya jadi masalah. Itu orang sekarang,” jelas Suharyanto. 

Di samping itu, Starlink menggratiskan akses internet selama 30 hari penuh untuk pengungsi terdampak banjir besar di Provinsi Sumatra. Kebijakan ini diumumkan langsung melalui media sosial Starlink. 

Advertisement

“Bagi mereka yang terdampak banjir parah di Indonesia, Starlink menyediakan layanan gratis bagi pelanggan baru dan existing hingga akhir Desember. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk segera mendistribusikan terminal dan memulihkan konektivitas di wilayah-wilayah yang paling parah terdampak di Sumatra,” tulis cuitan akun resmi Starlink di X.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.