Di suatu sore yang gerah di Jakarta, Annisa duduk di samping anaknya yang asyik menjelajah dunia Roblox di layar tablet. Di antara tawa kecil dan avatar yang berlarian, ia menyadari satu hal: dunia bermain anak-anak hari ini sudah bergeser dari halaman rumah ke ruang digital yang tak berbatas. Alih-alih hanya cemas, Annisa memilih untuk melangkah lebih jauh, hingga akhirnya ia terpilih menjadi salah satu anggota Dewan Orangtua Sedunia Roblox, mewakili suara keluarga dari Indonesia.
Momen itu bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi juga simbol perubahan besar: orang tua tidak lagi hanya menjadi “penonton” di balik layar, melainkan mitra strategis dalam membentuk pengalaman aman di dunia maya. Roblox, sebagai platform gim dan komunitas kreatif yang digemari anak dan remaja, sadar bahwa masa depan digital tidak bisa dibangun tanpa pendampingan keluarga. Dari sinilah lahir inisiatif ambisius: Dewan Orangtua Sedunia dan program Parent Champions.
Langkah ini mengirim pesan yang kuat: keamanan dan kesejahteraan digital anak-anak bukan hanya urusan teknologi, tetapi juga tentang kolaborasi, empati, dan keberanian orang tua untuk ikut terlibat. Di tengah arus konten tanpa batas, Roblox mencoba menghadirkan model baru pengasuhan digital yang lebih dialogis, bukan sekadar melarang atau membiarkan. Inilah titik temu baru antara dunia orang tua dan dunia Roblox.
Baca Juga
Advertisement

Dewan Orangtua Sedunia: Suara Keluarga dari 32 Negara
Dewan Orangtua Sedunia Roblox dibentuk sebagai forum global yang beranggotakan 80 orang tua dan wali dari 32 negara dengan latar belakang keahlian beragam. Ada psikolog, pendidik, praktisi kesejahteraan digital, pelaku industri gim, hingga mereka yang berkaitan dengan penegakan hukum. Kehadiran beragam perspektif ini menjadikan dewan bukan sekadar formalitas, tetapi ruang konsultasi nyata tentang produk, kebijakan, dan kemitraan Roblox ke depan.
Roblox menempatkan Dewan Orangtua Sedunia sebagai penasihat vital, terutama ketika membahas fitur keamanan, kebijakan komunitas, dan materi edukasi yang disediakan untuk keluarga. Melalui pertemuan berkala tiap kuartal, anggota dewan berbagi wawasan mengenai kebutuhan orang tua di wilayah masing-masing, termasuk harapan dan kekhawatiran mereka terhadap aktivitas anak di dunia maya. Selain itu, mereka juga diundang dalam sesi tanya-jawab bulanan untuk mendalami topik-topik khusus yang relevan dengan pengalaman digital keluarga.
Bagi Roblox, langkah ini mempertegas komitmen untuk “mendengarkan sebelum memutuskan”. Dr. Elizabeth Milovidov, Global Head of Parental Advocacy Roblox, menyebut bahwa kolaborasi dengan orang tua memungkinkan perusahaan merespons tantangan pengasuhan digital dengan lebih tepat dan manusiawi. Dengan panduan dari dewan ini, Roblox berharap dapat terus menghadirkan pengalaman yang aman, relevan, dan beretika bagi keluarga di seluruh dunia.
Baca Juga
Advertisement
“Diluncurkannya Dewan Orangtua Sedunia merupakan gambaran komitmen kami untuk bermitra dengan orangtua, termasuk mendengarkan dan belajar dari masing-masing individu. Dengan dukungan mereka, kami semakin dimampukan untuk menanggapi tantangan-tantangan yang dialami orangtua dengan lebih baik lagi dan kami tidak sabar untuk bersama-sama menciptakan pengalaman-pengalaman yang aman dan relevan untuk setiap keluarga, di mana pun mereka berada.” ujar Dr. Elizabeth.
Kisah Annisa: Dari Ruang Keluarga ke Forum Global
Annisa, salah satu anggota Dewan Orangtua Sedunia dari Indonesia, adalah gambaran nyata bagaimana keterlibatan orang tua bisa bermula dari ruang keluarga. Ia terbiasa meluangkan waktu untuk menemani anaknya bermain di dunia maya, mengamati bagaimana Roblox tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memicu kreativitas dan rasa ingin tahu. Dari sana tumbuh keyakinan bahwa platform seperti Roblox bisa menjadi ruang belajar dan bereksplorasi, selama ada pendampingan yang tepat.
Dalam pengalamannya, Annisa melihat sisi ganda dunia digital: penuh potensi, tapi juga sarat risiko jika anak dibiarkan tanpa bimbingan. Karena itulah ia memandang Dewan Orangtua Sedunia sebagai komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan digital yang positif, aman, dan suportif bagi anak-anak. Di forum ini, suaranya tidak hanya mewakili keluarganya sendiri, tetapi juga jutaan orang tua Indonesia yang ingin lebih memahami dan mengarahkan dunia bermain anak di ranah online.
Baca Juga
Advertisement
Melalui perannya, Annisa berharap semakin banyak orang tua yang berani “masuk” ke dunia digital anak, bukan menjauhinya. Ia menegaskan bahwa tujuan akhirnya sederhana namun sangat penting: menjadikan Roblox sebagai lingkungan digital yang membuat anak merasa aman, didengar, dan bebas bereksplorasi tanpa kehilangan batas yang sehat. Cerita Annisa menjadi pintu bagi narasi baru: parenting online bukan lagi sekadar mengawasi, melainkan turut serta membentuk ekosistemnya.
“Sebagai orang tua yang sering kali meluangkan waktu dengan anak di dunia maya, saya melihat bagaimana platform seperti Roblox dapat menumbuhkan kreativitas, rasa ingin tahu, dan koneksi. Di saat yang sama, saya juga memahami pentingnya pendampingan dan keamanan untuk anak-anak pada saat bermain. Dewan ini sangat penting sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan digital di mana anak-anak bisa bermain, belajar, dan bereksplorasi sambil tetap merasa aman dan didukung. Sebagai orang tua, kami semua menginginkan platform ini menjadi lingkungan digital yang positif dan aman untuk anak-anak,” tutur Annisa.
Parent Champions: Jembatan Antara Komunitas dan Platform
Antusiasme dan kualitas pendaftar Dewan Orangtua Sedunia yang begitu tinggi mendorong Roblox untuk melangkah lebih jauh dengan meluncurkan program Parent Champions. Jika Dewan bertindak sebagai penasihat inti, Parent Champions menjadi semacam jejaring yang memperluas jangkauan suara komunitas. Melalui program ini, lebih banyak orang tua dapat berkontribusi memberikan perspektif lokal dan pengalaman sehari-hari mereka saat mendampingi anak bermain Roblox.
Baca Juga
Advertisement
Para Parent Champions akan menerima pembaruan berkala melalui email tentang berita, fitur, dan topik terbaru seputar Roblox. Hal ini memungkinkan terjadinya dialog berkelanjutan: Roblox belajar dari komunitas, sementara orang tua mendapatkan pemahaman lebih baik tentang arah pengembangan platform. Dengan cara ini, hubungan antara platform dan keluarga tidak berhenti pada satu arah, tetapi menjadi komunikasi dua arah yang dinamis.
Baik Dewan Orangtua Sedunia maupun Parent Champions merupakan langkah penting dalam perjalanan panjang Roblox membangun dunia digital yang aman, beradab, dan beretika. Keduanya dirancang untuk memastikan bahwa keputusan terkait fitur, kebijakan, dan ekosistem Roblox selalu mempertimbangkan kepentingan dan kesejahteraan anak. Dalam lanskap digital yang terus bergerak cepat, kehadiran jaringan orang tua ini menjadi kompas moral sekaligus sensor dini terhadap potensi risiko.
Panduan Praktis: Kontrol Orang Tua di Roblox
Komitmen Roblox terhadap keamanan keluarga tidak berhenti pada pembentukan dewan dan komunitas, tetapi juga diwujudkan dalam serangkaian fitur Kontrol Orang Tua (Parental Controls). Melalui pengaturan ini, orang tua dapat membatasi akses anak ke gim atau pengguna tertentu, mengatur waktu bermain, hingga mengendalikan jumlah belanja di dalam platform. Fitur ini dirancang agar mudah diakses sehingga orang tua dari berbagai latar belakang teknologi pun dapat menggunakannya.
Baca Juga
Advertisement
Selain itu, Roblox menyediakan Pusat Keamanan (Safety Center) yang berisi informasi dan materi edukasi untuk membantu keluarga menavigasi interaksi di dunia maya dengan lebih percaya diri. Di sini, orang tua bisa mempelajari cara mengelola akses ke fitur chat, memahami etika pergaulan digital, dan mengajarkan anak untuk melapor jika menemukan sesuatu yang mengganggu. Dengan kombinasi pengetahuan dan alat yang tepat, orang tua dapat berperan aktif sebagai co-pilot dalam perjalanan digital anak.
Platform ini juga menempatkan keamanan dan perilaku baik sebagai inti visinya dalam membangun ekosistem komunitas global. Roblox berupaya menghadirkan ruang pertemuan digital yang optimistis, aman, dan inklusif, sambil mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang melibatkan para kreator dari berbagai penjuru dunia. Bagi orang tua, ini berarti anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga berkesempatan belajar berkreasi dan berkolaborasi dalam lingkungan yang diusahakan seaman mungkin.
Bagi orang tua, kini saatnya untuk tidak sekadar khawatir dari kejauhan, tetapi hadir dan terlibat. Dengan memanfaatkan fitur kontrol orang tua, mengakses Pusat Keamanan, dan mengikuti informasi terbaru dari komunitas, keluarga bisa menjadikan Roblox sebagai ruang bermain yang aman sekaligus sarana belajar. Di tengah derasnya arus teknologi, langkah kecil untuk memahami gim yang dimainkan anak bisa menjadi awal hubungan yang lebih hangat dan penuh saling percaya.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.