Kenaikan harga semikonduktor memori membuat Apple menuntut penurunan pada harga panel layarnya. Sebab, harga tersebut mendorong kenaikan biaya produksi untuk iPhone 18.
Menurut sebuah sumber, Apple telah mengusulkan harga sekitar USD 70 atau sekitar Rp. 1,3 jutaan untuk panel OLED iPhone 18 Pro Max yang akan diluncurkan tahun ini. Industri memperkirakan bahwa Samsung Display dan LG Display memasok panel tersebut dengan harga rata-rata USD 66,5 atau sekitar Rp. 1,2 jutaan.
Angka tersebut setara dengan persentase 20% lebih rendah dari model sebelumnya. Harga OLED iPhone juga turun seiring dengan setiap produk baru di masa lalu.
Baca Juga
Advertisement
Harga tersebut tergantung dengan waktu dan kondisi pasokan, panel iPhone 16 Pro Max terkadang melebihi USD 100 atau sekitar Rp. 1,8 jutaan, tetapi turun ke kisaran USD 80 atau sekitar Rp. 1,4 jutaan untuk iPhone 17 Pro Max. Sedangkan, panel untuk iPhone 18 Pro Max sekitar 20% lebih rendah dari angka tersebut.
“Selain penurunan harga antar generasi yang dapat terjadi, menurut para pejabat industri, besaran penurunan kali ini lebih signifikan,” demikian informasi yang dikutip dari The Elec, Selasa (28/7).
Salah satu hal yang perlu diperhatikan, panel OLED untuk iPhone 18 akan menggunakan M16, yakni set material organik terbaru. Material ini akan meningkatkan efisiensi cahaya, masa pakai hingga karakteristik warna.
Baca Juga
Advertisement
Produsen panel harus menyesuaikan kondisi proses dan menstabilkan hasil produksi agar sesuai dengan material baru ini. Spesifikasi produk dan kesulitan produksi meningkat, namun harga justru turun.
Kenaikan harga semikonduktor memori telah menjadi faktor negatif, sebab para produsen smartphone berupaya menyerap kenaikan biaya tersebut. Caranya adalah dengan memangkas biaya pengadaan komponen lain seperti layar dan modul kamera.
Presiden Samsung Display Lee Cheong mengakui adanya kesulitan yang harus dihadapi industri akibat inflasi chip tahun ini. Ia melihat tekanan yang sangat kuat datang untuk menurunkan harga komponen dan layar.
Baca Juga
Advertisement
Hal tersebut juga disetujui oleh Presiden LG Display Jeong Chol-dong yagn mengatakan adanya tekanan untuk memangkas harga bahwa perusahaan terpengaruh sampai batas tertentu. Namun, kondisinya berada pada tingkat yang dapat dikelola karena mereka mengejar inovasi biaya.
Menurut perusahaan riset pasar UBI Research, Samsung Display diperkirakan akan memasok 46 juta panel OLED dengan jenis bar-type untuk iPhone 18 yang terdiri dari 2 juta untuk model standar, 18 juta untuk model Pro dan 26 juta untuk model Pro Max. Volume yang diharapkan LG Display adalah 41,09 juta panel yang terdiri dari 1,09 juta untuk model standar, 19 juta untuk model Pro dan 21 juta untuk model Pro Max.
“Apple menuntut pemotongan harga yang signifikan dari pemasok panel dengan alasan kenaikan harga memori. Harga pasokan turun bahkan untuk produk spesifikasi tinggi yang menggunakan material organik terbaru, sehingga pendapatan produsen panel pada paruh kedua tahun ini akan bervariasi tergantung pada volume pasokan, hasil produksi dan besarnya pengurangan biaya,” ungkap UBI Research.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.