Telkomsel membeberkan upayanya dalam menjaga bisnis yang berkelanjutan, namun tetap mengedepankan lingkungan hidup. Sustainability merupakan bagian dari cara perusahaan dalam memberdayakan generasi masa depan.
Direktur Utama Telkomsel Nugroho menegaskan bahwa sebesar apapun pencapaian yang diraih oleh perusahaan, maknanya akan hilang jika lingkungan hidup tidak terjaga. Sebab, juga akan berdampak pada kualitas hidup masyarakat yang semakin menurun.

“Kami telah dan akan terus berinovasi dan berkembang agar kontribusi keberlanjutan Telkomsel semakin terasa, baik dari sisi jangkauan maupun kualitas dampaknya,” ungkap Nugroho dalam acara konferensi pers yang berlangsung pada Jumat (5/6).
Baca Juga
Advertisement
Ada tiga pilar utama yang menjadi fokus keberlanjutan Telkomsel. Yakni, jaga cita, jaga data dan jaga bumi.
Dalam hal jaga cita, Telkomsel Telah melayani 156,1 juta pelanggan mobile dan 10,3 juta pelanggan IndoHome B2C yang didukung oleh 293 ribu BTS di seluruhIndonesia. Termasuk lebih dari 360 desa blank spot.
Selain itu, perusahaan turut aktif dalam membina sekitar 90 ribu pelajar, UMKM, komunitas hingga alenta muda melalui berbagai program sosial berbasis digital.
Baca Juga
Advertisement
Di sisi lain, Telkomsel juga mengembangkan kompetensi dan kapabilitas inovasi tenaga kerja di berbagai lini operasional. Salah satunya dengan penguatan keahlian kritiklal, termasuk AI, cybersecurity dan data science.
Dalam upaya jaga data, Telkomsel memperkuat tata kelola melalui sistem manajemen informasi berstandar ISO 27001, ISO 277901 dan ISO 25010 untuk perlindungan data dan siber andal.
Selanjutnya, dalam langkah jaga bumi, Telkomsel telah menggunakan energi solar panel dan mikrohidro untuk sekitar 361 BTS per tahun 2025. Kemudian, sebanyak 100% limbah elektronik telah dikelola melalui skema recycle, reuse atau refurbish. Serta, sebanyak 100% kemasan kartu SIM sudah menggunakan material kertas ramah lingkngan.
Baca Juga
Advertisement
Upaya carbon offsetitng juga didukung aktivitas penanaman lebih dari 12 ribu pohon mangrove sepanjang tahun 2025. Telkomsel juga terus menjalankan beragam inisiatif dalam memperkuat ketahanan aset fisik yang berkaitan dengan kesinambungan layanan seperti BTS, TTC, sampai dengan gedung operasional.
Telkomsel juga telah mendistribusikan kembali sekitar 83% dari total pendapatan ke pemerintah, shareholders, suplliers di rantai pasok dan karyawan sepanjang tahun 2025. Kontribusi tersebut didukung lebih dari 235 ribu mitra outlet ritel di berbagai daerah yang turut membuka peluang bagi semua orang, setiap rmah dan kegiatan bisnis.

Dalam kesempatan yang sama, Komisaris Utama Telkomsel sekaligus Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI Diaz F.M. Hendropriyono menyampaikan bahwa dirinya mengapresiasi upaya Telkomsel untuk menunjukkan kepedulian nyata terhadap keberlanjutan.
Baca Juga
Advertisement
“Perubahan iklim adalah tantangan nyata yang dampaknya sudah dan akan semakin dirasakan. Dunia usaha perlu mengambil peran lebih besar untuk mendorong prakit yang lebih jauh dan berkelanjutan,” tutup Hendropriyono.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.