Meta dikabarkan bakal memutus hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawan metaverse alias tim Reality Labs pekan ini. Langkah ini dilakukan setelah laporan pemotongan anggaran.
Jika benar PHK ini dilakukan, maka tim Reality Labs di Meta diperkirakan akan kehilangan sekitar 10% stafnya. PHK ini merupaan imbas dari ambisi AI Meta, sehingga menarik fous dari divisi realitas virtualnya.
Tim Reality Labs sendiri kini memiliki sekitar 15.000 karyawan. Menurut laporan dari The New York Times, Chief Technology Officer Meta Andrew Bosworth mendesak para staf untuk menghadiri pertemuan penting pada Rabu (14/1).
Baca Juga
Advertisement
Bosworth sendiri bertugas untuk mengawasi divisi Reality Labs. Sayangnya, PHK pada tim VR Meta mungkin tidak mengejutkan. Meta sendiri menolak berkomentar terkait rumor ini.
Bulan lalu, Bloomberg melaporkan bahwa Meta berencana untuk memotong anggaran metaverse sebesar 30%. Lebih lanjut, kini pengguna lebih meminati smart glasses Ray Ban milik Meta dibandingkan dengan headset VR-nya.
Metaverse sendiri tengah berjuang untuk bertahan di industri selama bertahun-tahun. Banyak pengguna yang menganggapnya platform sosial VR tersebut sudah mati.
Baca Juga
Advertisement
Pada Oktober 2025 lalu, Meta merumahkan sekitar 600 karyawan di unit AI. Alasannya perusahaan tengah berupaya mengurangi lapisan manajemen dan beroperasi lebih gesit.
PHK tersebut berdampak pada seluruh unit infrastruktur AI di Meta. Termasuk di antaranya ialah unit Riset Kecerdasan Buatan Fundamental (FAIR) dan posisi terkait poruk lainnya.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.