ChatGPT kembali mencetak sejarah. Untuk pertama kalinya, aplikasi chatbot milik OpenAI ini menjadi aplikasi iPhone gratis non-gim yang paling banyak diinstal di Amerika Serikat sepanjang tahun 2025. Pencapaian ini tercatat dalam laporan tahunan Apple yang dirilis pada Desember 2025, dan hasilnya langsung mencuri perhatian industri teknologi global.
Melampaui Aplikasi Besar yang Sudah Mendominasi
Menurut laporan TechCrunch yang terbit Rabu (10/12), ChatGPT berhasil menyalip berbagai aplikasi besar yang selama bertahun-tahun selalu mendominasi daftar unduhan App Store. Aplikasi seperti Threads, Google, TikTok, WhatsApp, Instagram, YouTube, Google Maps, Gmail, hingga Gemini buatan Google—semuanya berada di bawah ChatGPT tahun ini.
Perubahan besar ini terasa cukup mencolok. Tahun lalu, ChatGPT masih berada di peringkat keempat. Bahkan lebih jauh ke belakang, pada 2023, aplikasi ini belum masuk 10 besar meskipun debutnya saat itu cukup kuat setelah dirilis pada Mei 2023. Dengan demikian, lonjakan popularitas ChatGPT dalam dua tahun terakhir terlihat sangat signifikan.
Baca Juga
Advertisement
Kenaikan yang Sudah Terlihat Sejak Awal 2025
Jika kita melihat tren sepanjang tahun, tanda-tanda dominasi ChatGPT sebenarnya sudah tampak sejak awal 2025. Pada Maret 2025, ChatGPT sempat dinobatkan sebagai aplikasi paling banyak diunduh secara global, mengalahkan TikTok dan Instagram dalam jumlah instalasi.
Lonjakan ini menunjukkan bahwa pengguna tidak hanya sekadar penasaran terhadap kecerdasan buatan, tetapi juga mulai menggunakannya sebagai alat sehari-hari. Karena itu, tidak mengherankan bila ChatGPT kemudian meraih posisi nomor satu dalam daftar tahunan Apple.
AI Makin Meresap ke Kehidupan Orang AS
Fenomena ini juga memperlihatkan sesuatu yang lebih besar. Ketika ChatGPT mampu mengungguli aplikasi jejaring sosial dan utilitas yang sudah mapan seperti Google Maps atau Gmail, artinya AI kini telah masuk ke rutinitas digital masyarakat AS. Pengguna tidak lagi memandang chatbot sebagai fitur tambahan, tetapi sebagai alat utama untuk mencari informasi, membantu pekerjaan, hingga memecahkan masalah cepat.
Baca Juga
Advertisement
Melalui perubahan ini, kita bisa melihat bagaimana teknologi kecerdasan buatan mulai berperan sebagai “asisten utama” di smartphone, menggantikan fungsi-fungsi yang sebelumnya dikuasai mesin pencari dan media sosial.
Ancaman Baru untuk Dominasi Google?
Selain itu, pencapaian ChatGPT memberi sinyal strategis untuk industri teknologi. OpenAI semakin menunjukkan potensinya sebagai pesaing serius Google di pasar pencarian mobile. Dengan semakin banyak pengguna yang memilih bertanya langsung ke chatbot dibandingkan mengetik kata kunci di Google Search, dominasi Google mulai mendapatkan tantangan nyata.
Walaupun perjalanan masih panjang, pola perilaku digital pengguna iPhone di AS memberikan gambaran perubahan besar dalam cara orang mendapatkan informasi. ChatGPT, yang awalnya hanya dipandang sebagai inovasi AI, kini berkembang menjadi salah satu alat pencarian cepat yang semakin diandalkan.
Baca Juga
Advertisement
Apple Umumkan Daftar Lengkap Aplikasi dan Gim Populer 2025
Selain merilis daftar aplikasi non-gim paling populer, Apple juga mengumumkan sejumlah kategori lain yang mencerminkan tren penggunaan perangkat iPhone dan iPad tahun ini.
Dalam kategori gim, Block Blast! tercatat sebagai gim gratis terpopuler di iPhone sepanjang 2025. Sementara itu, untuk gim berbayar, posisi teratas kembali diraih Minecraft, yang memang selalu menjadi favorit banyak pengguna lintas usia.
Di iPad, daftar aplikasi terpopuler sedikit berbeda. YouTube menjadi aplikasi gratis paling banyak diunduh, menegaskan bahwa konten video masih menjadi hiburan utama bagi pengguna tablet Apple. Untuk aplikasi berbayar, Procreate kembali berada di posisi pertama menunjukkan bahwa iPad tetap menjadi perangkat favorit para kreator visual. Sedangkan untuk gim, Roblox menjadi gim gratis paling populer di platform tersebut.
Baca Juga
Advertisement
Dominasi Baru yang Mengubah Peta Persaingan
Kenaikan ChatGPT ke posisi puncak tidak hanya mencerminkan popularitasnya, tetapi juga perubahan pola konsumsi aplikasi secara keseluruhan. Pengguna kini semakin terbiasa berinteraksi dengan AI, baik untuk kebutuhan kerja, belajar, hiburan, hingga aktivitas sehari-hari.
Selain itu, keberhasilan ChatGPT menunjukkan bahwa aplikasi yang menawarkan pengalaman praktis, cepat, dan personal akan terus unggul. Dalam konteks pasar aplikasi, inovasi AI menjadi faktor dominan yang terus mendorong pengguna untuk mencoba hal baru.
Dengan makin kuatnya tren ini, persaingan antar platform teknologi, baik di ranah AI chatbot maupun mesin pencari, akan semakin ketat di tahun-tahun mendatang.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.