Salesforce PHK 4.000 Karyawan, Lebih Pilih Pakai AI

Salesforce

Perusahaan perangkat lunak berbasis cloud, Salesforce mengumumkan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap hampir 4.000 karyawan. Pekerjaan tersebut diambil alih oleh AI. 

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh CEO Salesforce Marc Benioff. Ia menaytakan bahwa perusahaan telah memangkas pekerjaan dan hampir 4.000 karyawan staf dukungan pelanggan. Pasalnya, alat AI telah mengambil porsi yang lebih besar dalam layanan pelanggan. 

Diketahui Salesforce memiliki sebanyak 9.000 karyawan. Kemudian, angka tersebut menurun menjadi 5.000 setelah PHK diberlakukan. 

Advertisement

“Saya berhasil menyeimbangkan kembali jumlah karyawan di bagian suppor. Dari 9.000 menjadi 5.000 karena saya membutuhkan lebih sedikit karyawan,” ungkap Marc dalam wawancaranya bersama The Logan Bartlett Show dikutip dari Mint, Kamis (4/9). 

Marc turut mengungkap bahwa hampir 50% dari semua perkacapan layanan pelanggan di Salesforce kini ditangani oleh mesin AI. Sisanya, dipenuhi dengan bantuan tenaga kerja manusia. 

Lebih lanjut, ia mengaku kalau perusahaan mengalami kendala untuk menelepon client saat mereka menghubungi terlebih dahulu. Kini, dengan bantuan agen AI di layanannya, perusahaan dapat menjawab setiap orang yang menghubungi. 

Advertisement

“Ada lebih dari 100 juta prospek yang belum kami hubungi kembali di Salesforce dalam 26 tahun terakhir karena kekurangan karyawan. Namun, kini kami memiliki tim penjualan yang menghubungi kembali setiap orang yang menghubungi kami,” ujarnya. 

Marc Benioff merupakan salah satu pendiri Salesforce. Ia menekankan bahwa “pengawas omnichannel” atau teknologi kecerdasan buatan dilaporkan membantu agen manusia dan AI berkolaborasi dengan pelanggan.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.