TikTok kembali menghadirkan inovasi bagi penggunanya. Kali ini, platform berbasis video pendek itu resmi merilis fitur baru yang memungkinkan pengiriman pesan suara dan gambar lewat Direct Messages (DM). Langkah ini sekaligus menjadi jawaban atas kebutuhan pengguna yang semakin sering menjadikan TikTok bukan hanya tempat berbagi video, tetapi juga ruang komunikasi pribadi.
Menurut laporan The Verge pada Sabtu, fitur ini secara bertahap mulai hadir di aplikasi TikTok dalam beberapa pekan ke depan. Juru bicara TikTok, JaShel Jones, menegaskan bahwa DM hanya tersedia untuk akun berusia 16 tahun ke atas. Artinya, pengguna di bawah usia tersebut tidak akan bisa mengakses fitur terbaru ini.
Cara Kerja Fitur Pesan Suara TikTok
Sejumlah pengguna yang sudah memperbarui aplikasinya melaporkan telah menemukan fitur pesan suara dan gambar di menu DM. Untuk mengirim pesan suara, pengguna cukup menekan ikon mikrofon lalu menahannya saat berbicara. Begitu tombol dilepas, rekaman suara akan otomatis terkirim. Karena pesan suara langsung terkirim tanpa konfirmasi tambahan, pengguna perlu lebih berhati-hati saat menggunakannya.
Baca Juga
Advertisement
Menariknya, TikTok memberikan opsi untuk membatalkan rekaman. Caranya, pengguna bisa menggeser tombol ke atas atau ke kiri agar rekaman tidak terkirim. Selain itu, durasi pesan suara maupun video dibatasi maksimal satu menit.
Tidak hanya pesan suara, pengguna juga dapat mengirimkan hingga sembilan gambar atau video dalam sekali kirim. Batasan ini dibuat agar percakapan tetap nyaman sekaligus menjaga performa aplikasi.
Fitur dengan Aturan Khusus untuk Usia
TikTok menetapkan aturan tegas mengenai siapa yang bisa menggunakan fitur ini. DM hanya dibuka untuk akun berusia 16 tahun ke atas dan sudah melakukan verifikasi usia. Hal ini sejalan dengan upaya TikTok untuk menjaga keamanan remaja di platform mereka.
Baca Juga
Advertisement
Untuk pengguna di bawah umur yang belum memverifikasi usia, fitur pesan suara dan gambar tidak akan tersedia. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari komitmen TikTok untuk menghadirkan ruang digital yang lebih aman bagi semua penggunanya.
Lapisan Privasi dan Keamanan
Meski membuka peluang komunikasi lebih luas, TikTok tetap memberikan perhatian besar terhadap privasi dan keamanan. Berdasarkan laporan TechCrunch, fitur DM ini dilengkapi dengan sistem otomatis yang mampu mendeteksi serta memblokir gambar berisi konten dewasa, termasuk nudity.
Jika ada pengguna yang berusaha mengirim gambar dengan konten sensitif, sistem TikTok akan langsung memblokirnya. Dengan begitu, potensi penyalahgunaan fitur ini bisa ditekan sejak awal.
Baca Juga
Advertisement
Selain itu, pengguna berusia 18 tahun ke atas mendapat fleksibilitas lebih. Mereka bisa memilih untuk menyalakan atau mematikan fitur privasi tambahan sesuai kebutuhan. Mekanisme ini diharapkan dapat memberi kendali lebih besar bagi pengguna dewasa tanpa mengabaikan aspek perlindungan.
Mengikuti Tren Aplikasi Lain
Penambahan fitur pesan suara dan gambar di DM TikTok sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru di ranah media sosial. Platform lain seperti Instagram, WhatsApp, dan Telegram sudah lebih dulu menghadirkannya. Namun, kehadiran fitur ini di TikTok dianggap penting karena aplikasi ini kini menjadi salah satu pusat aktivitas digital generasi muda.
Dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif di seluruh dunia, TikTok melihat potensi besar untuk menjadikan platformnya sebagai ruang interaksi lebih personal. Fitur pesan suara dan gambar ini bisa memperkuat keterikatan pengguna sekaligus menambah alasan untuk tetap aktif di aplikasi.
Baca Juga
Advertisement
Dampak bagi Pengguna
Bagi kreator konten maupun pengguna biasa, hadirnya fitur baru ini bisa menjadi cara lain untuk berkomunikasi lebih dekat. Misalnya, kreator bisa merespons pesan penggemar dengan suara mereka langsung, sehingga interaksi terasa lebih personal.
Namun, di sisi lain, adanya fitur ini juga menuntut kesadaran baru. Karena pesan suara langsung terkirim begitu tombol dilepas, pengguna perlu lebih teliti agar tidak salah kirim. Selain itu, meski ada sistem otomatis untuk memblokir konten berbahaya, tetap penting bagi pengguna menjaga etika digital saat menggunakan fitur ini.
Hadirnya fitur pesan suara dan gambar di DM TikTok menunjukkan bahwa aplikasi ini terus bertransformasi, dari sekadar platform berbagi video pendek menjadi ruang komunikasi yang lebih interaktif. Dengan lapisan keamanan tambahan, pembatasan usia, serta kontrol privasi, TikTok berupaya memastikan fitur ini bisa dinikmati dengan aman.
Baca Juga
Advertisement
Ke depan, fitur ini berpotensi membuat pengalaman pengguna semakin kaya. TikTok bukan hanya tempat untuk menonton dan membuat video, tetapi juga ruang percakapan personal yang relevan dengan kebutuhan digital masa kini.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.