Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyebut bahwa data yang akan ditransfer dari Indonesia ke Amerika Serikat merupakan data komersial. Data tersebut yang digunakan saat kita berselancar di mesin pencari.
“Itu data komersial sebetulnya. Jadi, kalau kita menggunakan misalnya mesin pencari, kita melakukan transaksi komersial melalui platform yang berbasis di Amerika,” ungkap Nezar Patria di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) di Jakarta, Senin (28/7).
Menurut Nezar, data tersebut terinput dan bisa tersimpan di platform milik perusahaan Amerika Serikat. Sehingga, menurutnya, hal ini umum untuk dilakukan.
Baca Juga
Advertisement
“Nah, tentu kan kita input data gitu ya dan data itu kan bisa tersimpan di platform milik perusahaan Amerika. Artinya, dengan demikian ada data lintas batas itu. Transaksi di sini, kemudian, dicatat di sana,” jelasnya.
Lebih lanjut, kesepakatan ini masih dalam tahap koordinasi. Sehingga, masih ada hal-hal teknis yang dibahas oleh pemerintah AS dan Indoensia terus berjalan.
“Koordinasi, dalam tahap koordinasi dan apa yang disampaikan kemarin kan belum final lagi kan jadi masih ada hal-hal teknis yang dibahas oleh pemerintah Amerika dan juga pemerintah Indonesia jadi masih terus berjalan,” katanya.
Baca Juga
Advertisement
Transfer data pribadi dari Indonesia ke AS ini menjadi heboh sejak diumumkan oleh situs Gedung Putih beberapa waktu lalu. Namun, Nezar menyatakan bahwa negara memiliki Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Sehingga, nantinya transfer data itu sesuai dengan UU tersebut.
Selanjutnya, Nezar meminta masyarakat tidak salah paham soal transfer data pribadi ini. Dia melihat proses ini tetap ada payung hukum yang mengawal.
“Harap jangan ada salah paham, itu bukan berarti Indonesia bisa mentransfer semua data pribadi secara bebas ke Amerika. Kita tetap ada protokol seperti yang sudah diatur oleh Undang-Undang PDP yang disahkan di sini,” tandasnya.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.