Theresa Tjandrawinata adalah salah satu paradiva inspiratif di industri teknologi yang kini jadi benchmark atau panutan Gen Y dan Z di dunia teknologi. Dikenal sebagai content creator dengan fokus pada edukasi AI dan kripto, Theresa telah berhasil membangun komunitas sebesar lebih dari 166 ribu pengikut melalui platform Instagram Theresa Learns, Kontennya yang penuh informasi dan edukasi tentang teknologi membuatnya menjadi panutan bagi banyak perempuan muda yang ingin terjun ke dunia high-tech.
Sebagai perempuan yang sukses di ranah teknologi dan kripto, Theresa tidak hanya dikenal karena kontennya yang kreatif, tetapi juga usaha yang ia rintis. Dalam perjalanannya, Theresa membuktikan bahwa menjadi seorang content creator tidak menghapus peluang untuk membangun bisnis sendiri.

Ia menjalankan sebuah B2B startup yang berfokus pada pengembangan teknologi dompet digital di dunia kripto. Perusahaan tersebut bekerja sama dengan berbagai exchange dan perusahaan besar di bidang blockchain. Dalam wawancaranya bersama Gizmotalk, yang dipandu host Siti Syarifah Aliah, Theresa mengungkap bahwa ekspansinya dalam bisnis bukan hanya untuk tujuan komersial tetapi juga untuk memberikan dampak positif melalui adopsi teknologi yang lebih luas. Dia juga mengembangkan One Hot Minute Studio dan Web3 Marketing, perusahaan personal dan corporate digital branding.
Baca Juga
Advertisement
Theresa sebenarnya tidak memiliki latar belakang pendidikan secara langsung di bidang teknologi. Dia lulusan bisnis internasional dari San Fransicisco Universty, tetapi dunia startup mempertemukannya dengan berbagai proyek inovatif berbasis teknologi. Setelah menyelesaikan pendidikan, Theresa memulai kariernya di beberapa startup termasuk fintech, media teknologi, agritech, hingga perusahaan teknologi ternama seperti E27, Platform investasi dan perdagangan sekuritas digital, dilisensikan oleh Otoritas Moneter Singapura. Pengalamannya ini membangun fondasi kuat untuk memahami dinamika industri teknologi sekaligus mengapresiasi inovasi yang ditawarkan oleh startup.

Awalnya tidak tertarik dengan kripto, Theresa justru menemukan peluang besar di balik volatilitasnya. “Industri ini masih muda, jadi peluangnya besar,” ujarnya. Ia mulai serius menekuni kripto sejak 2020 dan kini fokus mengedukasi masyarakat melalui kontennya.
Keberadaan Theresa di berbagai lingkungan startup yang inovatif membuatnya semakin tertarik pada aspek teknis dari teknologi seperti artificial intelligence (AI) dan blockchain. Ia mengakui bahwa pengaruh lingkungan kerja sangat mendorongnya untuk mempelajari lebih banyak tentang teknologi. Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika Theresa memulai kariernya di crypto community—di mana ia mampu merasakan langsung potensi besar blockchain untuk mengubah cara dunia berbisnis.
Baca Juga
Advertisement
Komitmen dalam Edukasi Digital
Ketertarikan Theresa pada AI dan blockchain akhirnya membawanya menjadi content creator edukatif yang fokus pada teknologi canggih. Dengan branding Theresa Learns, ia memilih untuk berbagi ilmu kepada masyarakat Indonesia dengan pendekatan yang mudah dipahami dan santai. Namun, Theresa tidak berhenti di situ; ia juga memperluas cakupan kontennya ke segmen bahasa Inggris untuk menjangkau audiens global seperti di Singapura dan negara-negara lainnya.
Fokus Theresa pada konten edukasi tidak hanya untuk meningkatkan awareness terhadap teknologi tetapi juga sebagai bagian dari misinya untuk membawa lebih banyak perempuan ke dunia high-tech. Menurut Theresa, perempuan masih tergolong minoritas di industri teknologi, sehingga ia berupaya agar edukasi tentang AI, blockchain, dan kripto bisa lebih inklusif serta menarik bagi siapa saja.
Baca Juga
Advertisement
Tips Investasi Kripto dari Theresa :
- Jangan FOMO: Jangan tergiur keuntungan instan
- Diversifikasi: Sebar investasi di aset seperti Bitcoin, Solana, atau Ethereum
- Mulai Kecil: Gunakan dana yang tidak mengganggu keuangan utama
Perempuan di Dunia Tekno dan Kripto
Theresa mengakui bahwa perempuan di industri ini masih sedikit. “Kalau datang ke event kripto, perempuan bisa dihitung jari,” katanya. Namun, ia melihat ini sebagai kesempatan untuk menginspirasi lebih banyak perempuan.
Baca Juga
Advertisement
Salah satu pencapaian terbesar Theresa adalah kontribusinya dalam industri kripto. Ia mulai aktif berbicara tentang kripto sejak 2023, menjelang momen penting dalam ekosistem blockchain—Bitcoin halving. Theresa menggunakan peluang ini untuk memperkenalkan konsep valuasi startup, bagaimana perusahaan bisa berkembang melalui investasi kripto, serta potensi inovasi blockchain untuk masa depan. Menariknya, Theresa tidak hanya berbicara tentang teori melainkan turut aktif menjadi bagian dalam industri blockchain melalui bisnisnya yang berfokus pada dompet kripto.
Dalam pandangannya, blockchain bukan hanya sebuah teknologi tetapi sebuah revolusi dalam cara kita memahami ekonomi digital. Theresa percaya bahwa meskipun industri ini masih menghadapi tantangan besar seperti regulasi dan adopsi massal, potensinya untuk merubah sistem finansial global tidak dapat dipungkiri.
Theresa adalah contoh nyata bagaimana seseorang dapat menciptakan dampak positif melalui komitmen di bidang teknologi. Sebagai paradiva industri ini, ia menggabungkan kecintaannya pada edukasi dan bisnis untuk memberikan nilai tambah bagi audiens sekaligus menjadikan dirinya sebagai pelopor bagi perempuan lainnya.
Baca Juga
Advertisement
Baginya, kesuksesan datang melalui gabungan antara ketekunan belajar dan kemauan untuk mencoba hal-hal baru. Theresa menyampaikan bahwa meskipun latar belakang pendidikan awalnya tidak berkaitan langsung dengan teknologi, dia selalu memiliki mindset untuk terus mengembangkan keterampilannya agar relevan dengan industri yang sedang berkembang pesat.
“Stay true to yourself. Kalau suka teknologi, tekuni itu. Jangan ikut tren kalau bukan passion-mu,” pesannya.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.