Wireless charging kini menjadi bagian dari gaya hidup modern. Praktis, rapi, dan terasa “canggih” saat ponsel langsung mengisi daya hanya dengan diletakkan di atas pad pengisi daya. Tak perlu kabel kusut, tak ada colokan aus, dan meja samping tempat tidur pun tampak lebih bersih.
Bahkan, beberapa charger nirkabel terbaru mampu mengisi beberapa perangkat sekaligus. Selain itu, teknologi ini sudah banyak ditanam di mobil, meja kerja, hingga furnitur rumah pintar.
Namun meskipun nyaman, banyak pengguna merasa ada yang “janggal”. Proses pengisian daya biasanya lebih lama dibanding kabel, dan ponsel sering terasa hangat. Karena itulah, muncul kekhawatiran bahwa wireless charging bisa mempercepat kerusakan baterai.
Baca Juga
Advertisement
Lantas, apakah benar charger nirkabel bisa “membunuh” baterai HP secara perlahan?
Mitos Panas yang Bikin Waswas
Salah satu anggapan paling umum adalah panas dari wireless charging mempercepat degradasi baterai. Banyak orang merasakan suhu ponsel meningkat saat diletakkan di charging pad.
Selain itu, prosesnya yang lebih lambat dan kadang tidak stabil membuat sebagian pengguna berpikir ada energi yang “terbuang” atau bahkan merusak komponen dalam.
Baca Juga
Advertisement
Tak sedikit pula yang percaya medan elektromagnetik dari wireless charging memberi tekanan berlebih pada baterai, seolah-olah arus tak terlihat itu membanjiri ponsel dengan energi berlebihan. Namun, benarkah semua itu berdampak serius?
Kata Ilmuwan: Tidak Membunuh, Tapi Bisa Sedikit Mempercepat Penuaan
Associate Professor Ritesh Chugh dari Central Queensland University, Australia, menegaskan bahwa wireless charging tidak secara langsung merusak baterai.
“Wireless charging tidak ‘membunuh’ baterai ponsel Anda. Namun memang bisa membuatnya sedikit lebih hangat, dan jika dilakukan terlalu sering, panas ini bisa berdampak kecil pada kesehatan baterai jangka panjang,” jelasnya.
Untuk memahami alasannya, kita perlu melihat cara kerjanya. Wireless charging menggunakan induksi elektromagnetik. Di dalam pad terdapat kumparan yang menciptakan medan magnet saat dialiri listrik. Kumparan serupa di dalam ponsel menangkap medan tersebut dan mengubahnya kembali menjadi arus listrik untuk mengisi baterai.
Baca Juga
Advertisement
Berbeda dengan kabel yang menyalurkan listrik secara langsung, sistem ini memerlukan konversi energi dua kali dari listrik ke medan magnet, lalu kembali ke listrik.
Masalah Utama: Efisiensi yang Lebih Rendah
Menurut Kent Griffith, Asisten Profesor Kimia dan Biokimia di University of California San Diego, proses ini aman, tetapi kurang efisien.
“Pengisian daya kabel sekitar 95% efisien. Sementara wireless charging biasanya hanya 70–80%. Energi yang hilang berubah menjadi panas, dan panas inilah yang bisa mempercepat penuaan baterai.”
Baca Juga
Advertisement
Namun kabar baiknya, ponsel modern sudah dirancang untuk mengelola suhu dengan aman. Charger bersertifikasi Qi standar internasional untuk wireless charging — memiliki sistem komunikasi antara perangkat dan charger. Keduanya saling “berbicara” untuk mengatur arus, suhu, dan mencegah overcharging.
Bahkan ada fitur seperti:
- Pemantauan suhu otomatis
- Penghentian daya saat panas berlebih
- Deteksi benda asing di atas pad
Jadi, Aman atau Tidak?
Jawabannya: aman untuk penggunaan normal.
Baca Juga
Advertisement
Para ahli sepakat bahwa sesekali atau bahkan penggunaan harian tidak akan memberikan dampak signifikan bagi sebagian besar pengguna.
Namun tetap ada beberapa tips agar baterai lebih awet:
✔️ Tips Aman Wireless Charging:
- Gunakan charger bersertifikasi Qi
- Pastikan posisi ponsel sejajar dengan pad
- Hindari permukaan empuk seperti kasur atau sofa
- Lepas casing tebal jika ponsel terasa panas
- Jika sudah panas, istirahatkan beberapa menit
Wireless charging memang sedikit lebih panas dan kurang efisien dibanding kabel. Namun anggapan bahwa teknologi ini merusak baterai secara drastis adalah mitos.
Baca Juga
Advertisement
Dalam jangka panjang, mungkin ada efek penuaan yang sangat kecil, tetapi tidak signifikan dalam penggunaan normal sehari-hari.
Dengan charger yang tepat dan kebiasaan yang bijak, wireless charging tetap menjadi solusi praktis dan aman untuk gaya hidup modern.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.