Tim Labmino UI Bawa Indonesia Tembus 10 Besar Dunia di Samsung Solve for Tomorrow Global

Samsung Electronics Indonesia Dengan Bangga Mengumumkan Tim Labmino Dari Universitas Indonesia, Sebagai Salah Satu Samsung Solve For Tomorrow (Sft) Global Ambassador.

Samsung Electronics Indonesia dengan bangga memperkenalkan Tim Labmino dari Universitas Indonesia sebagai bagian dari Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador. Pencapaian ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya wakil Indonesia berhasil menempati posisi tersebut. Prestasi ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai satu dari hanya dua negara di wilayah Asia Tenggara dan Oseania (SEAO) yang sukses meraih gelar bergengsi di tingkat dunia tersebut.

Keberhasilan ini merupakan pengakuan global atas inovasi pemuda Indonesia yang mampu menjawab tantangan nyata di masyarakat. Tim Labmino menciptakan RunSight, sebuah perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus bagi penyandang disabilitas visual. Alat ini memungkinkan penggunanya untuk berlari secara mandiri dengan aman, sekaligus menjadi bukti nyata bagaimana teknologi dapat membuka akses olahraga yang lebih setara dan inklusif.

SFT bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah perjalanan pembelajaran yang membentuk jiwa kepemimpinan generasi muda di kancah global. Program ini mendorong anak muda Indonesia untuk menyatukan empati dengan teknologi guna menciptakan dampak sosial yang nyata. Tim Labmino terpilih sebagai satu dari sepuluh tim terbaik di dunia, membuktikan bahwa inovasi lokal memiliki standar kualitas yang diakui secara internasional.

Advertisement

Proses yang dilalui Tim Labmino sangat panjang, mulai dari mengasah ide awal hingga tahap pengembangan solusi teknis. Mereka harus membuktikan bahwa inovasi yang dirancang memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan masyarakat. Program ini menjadi ruang kolaborasi dan refleksi yang membentuk pola pikir mereka sebagai inovator muda dalam menghadapi berbagai tantangan teknis maupun sosial selama perjalanan kompetisi.

Dalam proses desainnya, Tim Labmino menghadapi tantangan besar untuk menciptakan perangkat yang tidak hanya canggih, tetapi juga hemat energi dan biaya. Hal ini menuntut mereka untuk melakukan optimasi pada sistem AI agar tetap ringan namun tetap akurat. Efisiensi ini krusial agar perangkat dapat digunakan dalam aktivitas fisik intens seperti berlari tanpa mengorbankan keamanan maupun performa pengguna.

Anthony Edbert Feriyanto, salah satu anggota Tim Labmino, mengungkapkan bahwa pengalaman ini telah mengubah cara pandang mereka terhadap potensi diri. Ia menyatakan, “Bagi kami, ini bukan hanya tentang memenangkan sebuah program, tetapi tentang membuktikan bahwa ide yang lahir dari kepedulian bisa tumbuh menjadi solusi nyata yang berdampak. Kami berharap pencapaian ini bisa menginspirasi lebih banyak anak muda Indonesia untuk berani bermimpi lebih besar, berinovasi dengan empati, dan percaya bahwa karya mereka bisa memberi arti bagi banyak orang.”

Advertisement

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., turut memberikan apresiasi atas kontribusi tim di forum global ini. Beliau menegaskan bahwa inovasi berbasis pengetahuan adalah fondasi transformasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah sangat menghargai inisiatif Samsung melalui SFT yang sejalan dengan upaya memperkuat pendidikan dan ekosistem inovasi bagi generasi muda Indonesia.

Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia, menyatakan rasa bangganya atas terpilihnya Tim Labmino sebagai duta global. Ia menyampaikan, “Pencapaian ini semakin membuktikan bahwa AI yang bermakna adalah AI yang mampu memberdayakan manusia, dan perjalanan Tim Labmino menjadi contoh bagaimana empati dan teknologi dapat bersatu untuk menciptakan inovasi berdampak di tingkat global.” Keberhasilan ini mempertegas komitmen Samsung dalam mencetak anak muda Indonesia sebagai pencipta solusi masa depan.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.