SoftBank Berikan Kucuran Dana Sebesar Rp. 32 Triliun ke Intel

Intel
Foto: TechCrunch

Perusahaan semikonduktor Amerika Serikat Intel dikabarkan akan mendapatkan suntikan dana sebesar USD 2 miliar atau sekitar Rp. 32 triliun dari SoftBank. Investasi ini dilakukan seiring dengan perusahaan yang tengah mengurangi pengeluaran dan memberhentikan ribuan pekerja. 

Dalam sebuah pengumuman, CEO SoftBank Masayoshi Son menyatakan investasi ini sejalan dengan keyakinan perusahaan bahwa manufaktur dan pasokan semikonduktor canggih akan semakin berkembang di Amerika Serikat. Melalui investasi ini, SoftBank resmi menjadi pemegang saham terbesar ke enam.

“Semikonduktor ada fondasi setiap industri selama lebih dari 50 tahun, Intel telah menajdi pemimpin terpercaya dalam inovasi,” ungkap Masayoshi dalam pernyataan resminya dikutip Rabu (20/8). 

Advertisement

Berdasarkan perjanjian kedua pihak, Softbank akan membayar USD 23 per lembar saham biasa kepada Intel. Transaksi ini tunduk pada ketentuan penutupan yang lazim. 

Investasi ini didasarkan pada visi jangka panjang kedua pihak untuk memungkinkan revolusi AI dengan mempercepat akses ke teknologi canggih yang mendukung transformasi digital, komputasi awan dan infrastruktur generasi berikutnya. 

Dalam kesempatan yang sama, CEO Intel Lip-Bu Tan menyatakan bahwa dirinya dan Masayoshi telah bekerja sama dalam waktu yang lama. Oleh sebab itu, ia sangat menghargai kepercayaan yang diberikan oleh SoftBank melalu investasi ini. 

Advertisement

“Kami sangat senang dapat mempererat hubungan kami dengan SoftBank, sebuah perusahaan yang berada di garda terdepan dalam berbagai bidang teknologi dan inovasi yang sedang berkembang, dan memiliki komitmen yang sama untuk memajukan teknologi AS dan memimpin di bidang manufaktur. Masa dan saya telah bekerja sama erat selama beberapa dekade, dan saya menghargai kepercayaan yang beliau berikan kepada Intel melalui investasi ini,” ungkap Tan. 

Tahun lalu, perusahan investasi asal Jepang ini berkomitmen untuk menginvestasikan sebesar USD 100 miliar di AS selama empat tahun masa jabatan Presiden AS Donald Trump. SoftBank telah bekerja sama dengan OpenAI dalam Project Stargate, sebuah inisiatif senilai USD 500 miliar untuk membangun jaringan pusat data di AS.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.