Pemerintah Prancis resmi membuka penyelidikan kriminal terhadap platform media sosial X, yang dimiliki oleh pengusaha Amerika Serikat, Elon Musk, karena dicurigai memanipulasi algoritma dengan tujuan campur tangan asing.
Langkah ini diumumkan oleh Kejaksaan Paris pada Jumat (11/7) dan menjadi sorotan serius dalam ranah keamanan digital nasional. Investigasi ini akan dilakukan oleh unit gendarmeri nasional, yang bertugas menangani pelanggaran teknologi dan kejahatan siber.
Dugaan Manipulasi dan Pengambilan Data
Menurut Jaksa Paris, Laure Beccuau, penyelidikan ini tidak hanya menyasar X sebagai entitas perusahaan, tetapi juga menyangkut sejumlah individu yang identitasnya masih dirahasiakan. Penyelidikan menyoroti dua dugaan utama: yaitu perubahan cara kerja sistem otomatis dan pengambilan data secara curang yang dilakukan oleh kelompok yang diduga terorganisir.
Baca Juga
Advertisement
Dalam pernyataannya, Beccuau menjelaskan bahwa kedua pelanggaran ini melibatkan manipulasi sistem pemrosesan data otomatis — suatu pelanggaran serius di era digital, terutama jika berkaitan dengan opini publik atau pengaruh politik.
Menariknya, penyelidikan ini tidak berdiri sendiri. Sejumlah peneliti Prancis serta beberapa lembaga publik turut memberikan kontribusi informasi dan analisis teknis. Hasil verifikasi mereka menjadi salah satu pemicu utama dalam pembukaan kasus ini. Ini mencerminkan sinergi antara sektor hukum, akademik, dan pemerintahan dalam menjaga integritas ruang digital.
Awal Penyelidikan dan Laporan Kejahatan Siber
Sebenarnya, langkah penyelidikan ini sudah dimulai sejak Februari 2025, ketika Kejaksaan Paris menerima dua laporan dari divisi kejahatan siber. Laporan tersebut menuduh bahwa X menggunakan manipulasi algoritma secara sistematis untuk tujuan yang tidak transparan, yang diduga kuat terkait dengan intervensi asing dalam urusan dalam negeri Prancis.
Baca Juga
Advertisement
Manipulasi ini ditengarai mampu menciptakan distorsi informasi, mengarahkan opini publik, dan memperkuat narasi-narasi tertentu yang menguntungkan pihak luar, khususnya opini yang selaras dengan pandangan pemiliknya, Elon Musk.
Respons Anggota Parlemen
Menanggapi perkembangan tersebut, Éric Bothorel, seorang anggota parlemen Prancis, memberikan dukungannya terhadap kelanjutan penyelidikan. Dalam pernyataannya, ia menyoroti bahwa ada bias informasi yang sangat mencolok di platform X.
“Saya yakin bias ini selaras dengan opini politik Elon Musk, dan hal tersebut mungkin terjadi akibat manipulasi algoritmik yang disengaja,” ujarnya.
Baca Juga
Advertisement
Pernyataan Bothorel mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas mengenai bagaimana algoritma di media sosial, yang secara teknis bersifat netral, dapat dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan politik atau ideologis oleh pihak tertentu.
Dampak terhadap Kebijakan Digital Prancis
Penyelidikan ini berpotensi menjadi tonggak penting dalam penguatan kebijakan regulasi digital di Prancis dan bahkan di Uni Eropa. Di tengah meningkatnya kekhawatiran global terhadap disinformasi dan pengaruh asing melalui media sosial, kasus ini bisa menjadi preseden bagi tindakan hukum serupa di masa depan.
Selain itu, hasil investigasi ini dapat berdampak pada bagaimana platform seperti X diharuskan mematuhi standar transparansi algoritmik, serta pengawasan yang lebih ketat terhadap cara platform beroperasi dan memengaruhi ruang publik digital.
Baca Juga
Advertisement
Kasus yang tengah dihadapi X menjadi pengingat bahwa dalam era digital, algoritma bukan hanya alat teknis, tetapi juga instrumen yang memiliki kekuatan politik dan sosial. Prancis, melalui kejaksaan dan lembaga keamanannya, tengah menunjukkan komitmen untuk menjaga integritas digital demi mencegah campur tangan asing dan manipulasi opini publik.
Ke depan, penyelidikan ini akan menjadi perhatian internasional — bukan hanya karena keterlibatan tokoh sebesar Elon Musk, tetapi juga karena menyangkut isu krusial: siapa yang mengendalikan informasi di era algoritma?
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.