OpenAI Resmi Akuisisi Sky, Teknologi AI Pintar untuk Mac yang Siap Ubah Cara Kita Bekerja

Openai

OpenAI terus memperluas ekosistem teknologinya. Kali ini, perusahaan di balik ChatGPT tersebut mengumumkan akuisisi terhadap Software Applications, Inc., startup yang mengembangkan antarmuka berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk komputer Mac bernama Sky.

Langkah strategis ini menunjukkan keseriusan OpenAI dalam membawa teknologi AI ke level yang lebih dekat dengan keseharian pengguna komputer, khususnya para pengguna perangkat Apple.

AI yang Membantu dari Layar Desktop

Dilaporkan oleh TechCrunch pada Sabtu, Sky merupakan perangkat lunak berbasis AI yang dirancang untuk membantu pengguna selama beraktivitas menggunakan komputer. Tak hanya untuk menulis, Sky juga bisa mendukung proses perencanaan, hingga membantu pengkodean.

Advertisement

Bayangkan sebuah asisten virtual yang tak hanya memahami perintah suara atau teks, tetapi juga dapat melihat tampilan layar Anda dan melakukan tindakan langsung di berbagai aplikasi. Itulah kemampuan yang dihadirkan Sky sebuah AI interface yang berperan seperti peramban pintar yang hidup di layar desktop Paradiva.

Dengan kemampuan tersebut, Sky berpotensi menjadi asisten digital serba bisa yang mampu mendampingi pengguna dalam berkreasi dan bekerja secara efisien.

Misi Membuat Komputer Lebih Intuitif

Menurut CEO Software Applications Ari Weinstein, misi utama dari pengembangan Sky adalah menghadirkan pengalaman menggunakan komputer yang lebih “manusiawi”.

Advertisement

“Kami selalu ingin komputer menjadi lebih memberdayakan, dapat disesuaikan, dan intuitif. Dengan model bahasa besar (LLM), kami akhirnya bisa mewujudkannya. Karena itulah kami membangun Sky — pengalaman AI yang hadir di atas layar desktop untuk membantu berpikir dan berkreasi,” ujar Weinstein.

Melalui pernyataan ini, terlihat bahwa OpenAI melihat Sky sebagai jembatan menuju masa depan di mana AI tak lagi sekadar fitur tambahan, tetapi menjadi bagian inti dari pengalaman komputasi sehari-hari.

Detail Akuisisi Masih Dirahasiakan

Meski telah resmi diakuisisi, OpenAI tidak mengungkapkan nilai transaksi akuisisi Sky. Berdasarkan data dari PitchBook, Software Applications sebelumnya telah menghimpun dana sebesar 6,5 juta dolar AS dari sejumlah investor ternama.

Advertisement

Para investor tersebut di antaranya termasuk CEO OpenAI Sam Altman, CEO Figma Dylan Field, serta perusahaan modal ventura Context Ventures dan Stellation Capital. Fakta bahwa Altman sendiri ikut menjadi investor awal semakin memperkuat sinergi strategis antara kedua perusahaan.

Kesepakatan akuisisi ini dipimpin oleh Kepala ChatGPT Nick Turley serta CEO Divisi Aplikasi OpenAI Fidji Simo, dan telah mendapat restu penuh dari dewan direksi OpenAI.

Tim Berpengalaman di Balik Sky

Tim yang membangun Sky bukanlah pendatang baru di dunia teknologi. Ari Weinstein bersama rekannya Conrad Kramer sebelumnya dikenal sebagai pendiri aplikasi Workflow — sebuah aplikasi otomatisasi yang sukses diakuisisi oleh Apple beberapa tahun lalu.

Advertisement

Workflow kemudian berevolusi menjadi fitur Shortcuts yang kini menjadi bagian penting dari sistem operasi iOS. Pengalaman inilah yang membuat tim Sky memiliki rekam jejak kuat dalam menciptakan produk yang mengubah cara pengguna berinteraksi dengan perangkat.

Tak hanya itu, tim inti Software Applications juga diperkuat oleh Kim Beverett, mantan manajer senior di Apple yang terlibat langsung dalam pengembangan aplikasi populer seperti Safari, Messages, FaceTime, dan SharePlay. Beverett membawa pengalaman panjang dalam menciptakan antarmuka yang ramah pengguna dan terintegrasi dalam ekosistem Apple.

Menuju Era Baru Komputasi Cerdas

Dengan akuisisi ini, OpenAI tampaknya sedang menyiapkan era baru komputasi desktop berbasis AI. Sky dapat menjadi langkah awal menuju sistem operasi masa depan yang benar-benar cerdas — di mana AI bukan lagi sekadar asisten, melainkan mitra kerja digital yang mampu memahami konteks, membantu berpikir, dan mengeksekusi ide secara real-time.

Advertisement

Integrasi Sky ke dalam ekosistem OpenAI juga membuka kemungkinan besar bagi pengguna ChatGPT di platform desktop untuk berinteraksi langsung dengan AI di berbagai aplikasi. Dari mengedit dokumen di Pages hingga menyusun presentasi di Keynote, Sky berpotensi menjadi “otak tambahan” bagi para pengguna Mac.

Langkah ini juga menegaskan ambisi OpenAI untuk tidak hanya menjadi penyedia model AI berbasis teks, tetapi juga penyedia pengalaman pengguna AI end-to-end — mulai dari percakapan, pembuatan konten, hingga interaksi langsung dengan perangkat.

Jika berhasil diimplementasikan dengan baik, Sky bisa menjadi inovasi besar berikutnya setelah ChatGPT, membawa AI yang benar-benar hidup di layar komputer Paradiva.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.