Nvidia Dikenakan Biaya 15% dari AS untuk Penujualan Chip ke China

Nvidia
Foto: Washington Post

Pemerintah Trump mengenakan biaya komisi sebesar 15% kepada Nvidia dan AMD untuk setiap pendapatan penjualan chip AI ke China. Diperkirakan persenan tersebut setara dengan USD 2 miliar atau sekitar Rp. 32,4 miliar per tahun. 

CEO Nvidia Jensen Huang melaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Presiden AS Donald Trump beberapa hari sebelum Departemen Perdagangan memberikan izin kepada kedua perusahaan tersebut untuk menjual chip AI. Trump mengonfirmasi kebenaran kesepakatan tersebut dalam konferensi pers pada Senin (11/8). 

Trump menyatakan bahwa ia awalnya meminta pemotongan pendapatan sebesar 20%. Nanmun, setelah bernegosiasi dengan Huang, ia menurunkannya menjadi 15 %. 

Advertisement

“Saya bilang, ‘Dengar, saya ingin 20% jika saya akan menyetujui ini untuk Anda, untuk negara ini. Dan Huang berkata, ‘Bisakah Anda membuatnya menajdi 15%?’ Jadi, kami menegosiasikan kesepakatan kecil,” ungkap Trump yang dikutip dari The Verge, Rabu (13/8). 

Pengiriman chip yang disetujui mencakup H20 dari Nvidia dan MI308 dari AMD. Keduanya merupakan versi ringkas dari GPU yang berfokus pada AI. 

Chip tersebut dirancang untuk mematuhi aturan ekspor AS ke China. Setelah pemerintahan Trump membatasi penjualan chip AI ke China pada bulan April, kedua perusahaan tersebut mengonfirmasi bahwa mereka akan segera melanjutkan pengiriman setelah menerima lisensi. 

Advertisement

Chip H20 sebelumnya mendapat kecaman pekan lalu. Hal ini setelah pemerintah China menyarakan kekhawatiran bahwa chip ini memiliki “pintu belakang” ke pemerintahan AS. 

Trump menyebut bahwa chip H20 ini merupakan chip lama yang sudah dimiliki China. Ia kemudian juga kaan mempertimbangkan untuk mengizinkan Nvidia menjual chip Blackwell-nya ke China jika perusahaan menurunkan kinerjanya sebesar 30% hingga 50%.

Menurut New York Times, kesepaktan pemrintahan Trump dengan Nvidia dan AMD dapat menghasilkan pendapatan sebesar USD 2 miliar per tahun bagi pemerintah AS. Mereka menyebut bahwa kesepakatan ini “sangat tidak biasa”. 

Advertisement

Sebelumnya, hubungan Trump dengan Nvidia sedikit pelik. Awalnya, ia ingin membubarkan Nvidia pada awal tahun ini. Hal tersebut berujung perusahaan memenangkan pencabutan batasan ekspor chip AI.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.