Badan Regulasi Komunikasi Italia (AGCOM) mengumumkan sistem verifikasi usia pada Jumat (31/10). Sistem verifikasi ini dirancang untuk mencegah anak di bawah umur mengakses situs konten pornografi.
Ada sekitar 50 situs yang telah terdaftar seperti Pornhub, XHamster dan OnlyFans. Nantinya, aturan terbaru ini mewajibkan warga Italia untuk diverifikasi melalui “pihak ketiga tersertifikasi”.
Pihak ketiga ini bisa berupa perusahaan, bank atau operator seluler lain yang sudah memiliki informasi yang relevan. Setelah pihak ketiga memverifikasi usia pengguna, mereka akan mengeluarkan kode yang memberikan akses ke situs porno tersebut.
Baca Juga
Advertisement
Verifikasi usia yang digunakan ialah sistem “anonimitas ganda” yang berfungsi mengatasi masalah privasi. Untuk melindungi privasi pengguna, situs porno ini hanya dapat melihat apakah pengguna sudah cukup umur dan bukan identitas mereka.
Sementara, pihak ketiga yang memverifikasi hanya dapat melihat identitas pengguna. Bukan situs web yang mereka kunjungi.
Berdasarkan undang-undang tersebut, pengguna harus melakukan hal ini setiap kali mereka mencoba mengakses situs porni yang tedampak. AGCOM menyatakan bahwa aturan baru ini akan berlaku mulai 12 November 2025 dan situs porno manapun yang terbukti tidak patuh dapat dikenakan denda hingga 250.000 euro.
Baca Juga
Advertisement
Italia menjadi negara baru di Uni Eropa yang menerapkan aturan verifikasi usia, setelah Prancis menerapkan sistem serupa pada musim panas. Di luar Uni Eropa, Inggris juga baru-baru ini mengenalkan proses verfikasi usianya sendiri yang mewajibkan swafoto atau kartu identitas resmi. Sejak itu, Pornhub menyatakan bahwa pengunjung situsnya di Inggris telah anjlok sebesar 77%.
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.