Industri Software China Melonjak, Pendapatan Capai Rp26.000 Triliun di 2025 Berkat Cloud dan Big Data

Software

Industri software dan layanan teknologi informasi (TI) di China terus menunjukkan performa luar biasa sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Berdasarkan laporan resmi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT), sektor ini mencatat pertumbuhan pendapatan dua digit, menandai momentum penting bagi perekonomian digital negeri tirai bambu tersebut.

Menurut data yang dirilis pada Jumat (31/10), total pendapatan sektor perangkat lunak China melonjak 13 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Angkanya mencapai 11,11 triliun yuan, atau sekitar Rp26.000 triliun (dengan asumsi 1 yuan = Rp2.341). Dari jumlah itu, total laba bersih mencapai 1,44 triliun yuan, naik 8,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Layanan TI Jadi Pendorong Utama

Menariknya, pertumbuhan pesat tersebut sebagian besar didorong oleh sektor layanan teknologi informasi (TI) yang kini menjadi tulang punggung ekonomi digital China. Selama sembilan bulan pertama 2025, pendapatan dari layanan TI naik 14,3 persen secara tahunan, menembus angka 7,64 triliun yuan. Angka ini menyumbang hampir 69 persen dari total pendapatan industri software nasional.

Advertisement

Kenaikan ini menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan di China semakin beralih pada layanan berbasis teknologi digital, mulai dari sistem manajemen data, solusi berbasis cloud, hingga transformasi digital di sektor publik dan swasta.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah China memang mendorong digitalisasi di berbagai sektor ekonomi. Langkah ini terlihat dari strategi nasional “Digital China” yang menargetkan peningkatan efisiensi dan inovasi lewat adopsi teknologi canggih.

Cloud Computing dan Big Data Jadi Bintang

Selain layanan TI, komputasi awan (cloud computing) dan big data juga mencatat pertumbuhan signifikan. Berdasarkan laporan MIIT, pendapatan dari dua subsektor ini meningkat 13,7 persen (yoy) hingga mencapai 1,16 triliun yuan dalam sembilan bulan pertama 2025.

Advertisement

Pertumbuhan ini tidak lepas dari meningkatnya permintaan perusahaan untuk solusi penyimpanan dan analisis data dalam skala besar. Banyak perusahaan besar di China, mulai dari startup teknologi hingga korporasi milik negara, kini mengalihkan operasionalnya ke sistem berbasis cloud untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan data.

Salah satu faktor pendorong utama adalah perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang semakin terintegrasi dengan layanan cloud dan big data. Teknologi AI memungkinkan perusahaan menganalisis perilaku konsumen, meningkatkan pengalaman pengguna, dan mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.

Ekspor Sektor Software Turut Naik

Selain pertumbuhan di pasar domestik, ekspor industri software China juga mengalami peningkatan. Dalam periode yang sama, total nilai ekspor mencapai 45,94 miliar dolar AS, atau naik 6,6 persen (yoy).

Advertisement

Kenaikan ekspor ini menunjukkan semakin kuatnya posisi China sebagai pemain global di sektor perangkat lunak. Produk dan layanan teknologi asal China kini tidak hanya dipakai di pasar domestik, tetapi juga semakin diminati di Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Eropa Timur.

Menurut sejumlah analis, tren ini menunjukkan keberhasilan strategi ekspansi digital China yang menekankan inovasi, efisiensi biaya, dan adaptasi terhadap kebutuhan pasar global.

Dampak Positif terhadap Ekonomi Digital

Pertumbuhan pesat di sektor software dan TI memiliki dampak luas terhadap perekonomian digital China. Dengan nilai ekonomi digital yang kini menyumbang lebih dari 40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), pemerintah melihat sektor ini sebagai pilar utama pembangunan masa depan.

Advertisement

Selain mendorong investasi, sektor ini juga menciptakan jutaan lapangan kerja baru, terutama di bidang pengembangan aplikasi, analisis data, keamanan siber, dan solusi AI.

Pemerintah China pun terus memperkuat kebijakan yang mendukung inovasi, termasuk insentif pajak bagi perusahaan teknologi dan peningkatan investasi di bidang penelitian serta pengembangan (R&D).

Transisi Menuju Ekosistem Digital yang Lebih Kuat

Dengan lonjakan pendapatan dua digit dan peningkatan ekspor yang stabil, industri software China kini berada pada titik penting dalam transformasi digital nasional.

Advertisement

Melalui kebijakan yang berfokus pada kemandirian teknologi dan inovasi berkelanjutan, Beijing berupaya memastikan industri ini tetap kompetitif di kancah global, sekaligus memperkuat posisi China sebagai pusat ekonomi digital dunia.

Melihat tren positif ini, banyak pengamat menilai bahwa pertumbuhan sektor software dan layanan TI di China akan terus berlanjut hingga akhir 2025 dan seterusnya, seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap solusi digital dan kecerdasan buatan.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.