Instagram Batasi Fitur Live: Hanya Akun Publik dengan 1.000 Follower yang Bisa Siaran Langsung

Instagram

Instagram kembali membuat gebrakan dengan mengubah salah satu fitur populernya, yakni Instagram Live. Mulai awal Agustus 2025, platform berbagi foto dan video ini menetapkan aturan baru: hanya akun publik dengan minimal 1.000 follower yang diizinkan melakukan siaran langsung.

Langkah ini tentu mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, sejak diperkenalkan pada 2016, fitur Live dapat digunakan secara bebas oleh seluruh pengguna Instagram—baik akun pribadi maupun publik, tanpa syarat jumlah pengikut. Dengan perubahan ini, pengguna biasa yang selama ini menggunakan fitur tersebut untuk sekadar berbincang dengan teman atau membagikan momen spontan, kini kehilangan akses.

Peringatan Langsung dari Aplikasi

Pengguna yang tidak memenuhi kriteria akan langsung menerima notifikasi ketika mencoba memulai siaran langsung. Pesan tersebut menyatakan:

Advertisement

“Kami telah mengubah persyaratan untuk menggunakan fitur ini. Hanya akun publik dengan 1.000 follower atau lebih yang dapat membuat video live.”

Notifikasi ini pertama kali dilaporkan oleh beberapa pengguna dan dikonfirmasi oleh laporan TechCrunch pada Minggu (3/8/2025).

Kritik dari Pengguna dan Kreator

Tak butuh waktu lama bagi warganet untuk menyuarakan ketidakpuasannya. Di platform X (dulu Twitter), banyak pengguna yang mengkritik keputusan ini. Beberapa bahkan mendesak Meta, induk perusahaan Instagram, untuk mengembalikan kebijakan lama yang lebih inklusif.

Advertisement

Para kreator konten kecil, terutama yang masih merintis akun, merasa dirugikan. Bagi mereka, fitur Live adalah sarana penting untuk membangun interaksi langsung dengan audiens, memperluas jangkauan, dan membangun komunitas.

Penjelasan Meta: Demi Pengalaman Terbaik

Menanggapi protes yang muncul, Meta menyampaikan bahwa perubahan ini dilakukan demi meningkatkan pengalaman siaran langsung bagi para kreator. Meskipun tidak memberikan rincian teknis, Meta menyebut bahwa langkah ini bertujuan agar Live benar-benar memberikan nilai bagi penonton maupun kreator.

Namun, di balik pernyataan resmi tersebut, banyak pihak berspekulasi bahwa ini merupakan upaya Meta untuk melakukan efisiensi biaya. Siaran langsung, meski tampak sederhana, sebenarnya membutuhkan sumber daya server yang cukup besar. Dengan membatasi fitur hanya pada akun yang memiliki audiens lebih luas, Meta bisa memangkas biaya operasional untuk konten yang kurang berdampak.

Advertisement

Ikuti Jejak TikTok

Menariknya, aturan baru Instagram ini membuatnya semakin menyerupai TikTok, kompetitor utamanya di ranah konten video pendek. TikTok sejak lama telah memberlakukan syarat minimal 1.000 follower bagi pengguna yang ingin memulai live streaming.

Sebaliknya, YouTube lebih longgar dalam hal ini. Platform milik Google itu hanya mensyaratkan minimal 50 subscriber agar pengguna bisa melakukan siaran langsung dari perangkat desktop, meskipun ada batasan tambahan jika menggunakan ponsel.

Apa Dampaknya Bagi Pengguna?

Bagi sebagian besar pengguna biasa, kebijakan ini mungkin tak berdampak langsung. Namun, untuk kreator pemula, komunitas kecil, atau mereka yang menggunakan Instagram untuk acara komunitas atau edukasi skala kecil, hal ini bisa menjadi hambatan besar.

Advertisement

Mereka kini harus berupaya mencapai 1.000 follower terlebih dahulu sebelum bisa kembali menggunakan fitur live. Ini bisa mendorong tren peningkatan “follow for follow” atau bahkan membeli follower, yang tentu saja bisa menurunkan kualitas interaksi di platform.

Mendorong Profesionalisme atau Justru Membatasi?

Secara tidak langsung, kebijakan ini menunjukkan arah baru Instagram yang lebih fokus pada konten profesional dan skala besar. Platform ini tampaknya ingin menempatkan fitur Live sebagai alat premium yang diperuntukkan bagi akun dengan audiens yang signifikan.

Namun demikian, tidak sedikit yang menilai bahwa langkah ini justru bertolak belakang dengan semangat inklusivitas media sosial—di mana semua pengguna, tanpa melihat jumlah follower, punya hak yang sama dalam berekspresi.

Advertisement

Dengan adanya aturan baru ini, Instagram secara resmi mengarahkan fitur Live hanya untuk kreator dengan jangkauan lebih besar. Bagi pengguna dengan pengikut kurang dari 1.000, inilah saatnya beradaptasi, mencari strategi baru, atau mempertimbangkan platform lain yang lebih terbuka.

Perubahan ini mungkin menandai era baru Instagram yang lebih kompetitif dan eksklusif, namun sekaligus menimbulkan pertanyaan besar: apakah media sosial kini hanya untuk yang punya banyak pengikut?

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.