Permudah Aktivitas Outdoor, Strava Rilis Fitur Baru untuk Hiking

Strava

Strava, platform digital pendukung gaya hidup sehat dengan basis pengguna mencapai 195 juta orang di seluruh dunia, resmi meluncurkan pembaruan besar-besaran untuk aktivitas luar ruangan (hiking). Langkah inovatif ini diambil guna menjawab kebutuhan para pencinta alam dalam merencanakan perjalanan, menelusuri rute baru, hingga mendokumentasikan momen keberhasilan mereka saat mencapai puncak gunung.

​Aktivitas jelajah alam kini telah bergeser menjadi tren olahraga sosial yang digemari banyak kelompok. Berdasarkan data internal perusahaan, jumlah komunitas pendakian mengalami lonjakan signifikan hingga hampir enam kali lipat pada tahun 2025. Melalui pemutakhiran sistem ini, pengguna kini dapat merancang jalur perjalanan secara instan serta membagikan petualangan mereka ke jejaring sosial dengan lebih praktis.

​Aplikasi ini membagi layanannya ke dalam dua kategori akses demi menjangkau seluruh lapisan pengguna. Sebagian besar fitur dasar navigasi dapat dinikmati secara gratis oleh publik. Sementara itu, perkakas yang lebih mutakhir seperti pembuat rute tingkat lanjut, sistem navigasi tanpa internet, hingga visualisasi sinematik sengaja disiapkan khusus untuk pengguna yang berlangganan.

Advertisement

​Pada fase perencanaan, pembaruan difokuskan pada peningkatan kualitas visual peta digital agar medan yang akan dilalui lebih mudah dipahami. Pengguna akan segera disuguhi tampilan peta yang lebih detail dalam beberapa bulan ke depan, lengkap dengan petunjuk kondisi permukaan jalur serta titik-titik krusial seperti area perkemahan dan lokasi piknik yang dapat dibaca sekilas.

​Bagi pelanggan berbayar, Strava menyediakan fitur pencari rute populer yang memanfaatkan basis data aktivitas global (heatmap). Konsumen juga dapat mendesain jalur pendakian sendiri secara presisi karena aplikasi akan menyajikan informasi jarak, kontur ketinggian, dan jenis permukaan tanah secara langsung, yang kemudian bisa disimpan ke dalam menu personal.

​Urusan keselamatan di lapangan juga menjadi poin krusial yang dibenahi oleh Strava lewat fitur deteksi dini. Pengguna berlangganan akan menerima notifikasi peringatan secara otomatis apabila langkah kaki mereka mulai melenceng dari jalur kompas yang sudah direncanakan. Sistem penunjuk arah ini juga dapat dioperasikan langsung lewat jam tangan pintar seperti Apple Watch, Garmin, dan Coros.

Advertisement

​Masalah kehilangan sinyal seluler di area pelosok kini bukan lagi menjadi kendala besar dalam bernavigasi. Pengguna premium dapat mengunduh peta rute terlebih dahulu agar fungsi penunjuk arah tetap bekerja optimal dalam mode luar jaringan (offline). Di sepanjang perjalanan, pengguna juga bisa memantau grafik ketinggian secara real-time untuk menjaga ritme stamina tubuh.

​Sebagai penutup, Strava memperkaya aspek visual sosial lewat tampilan rute dalam lanskap tiga dimensi (3D) dan stiker statistik performa yang estetis untuk media sosial. Pelanggan juga dapat menikmati fitur Flyover yang menghasilkan animasi video sinematik dari perjalanan yang telah tuntas. Mayoritas fitur ini sudah bisa dinikmati sekarang, sedangkan penyegaran visual peta secara menyeluruh dijadwalkan rampung pada Oktober tahun ini.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.