PT Credit Bureau Indonesia (CBI) secara resmi memperkenalkan sebuah platform digital inovatif bernama Andalan UMKM. Portal ini dikembangkan khusus untuk memandu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam memahami rekam jejak kredit bisnis mereka sekaligus memperbesar peluang mendapatkan suntikan modal dari sektor keuangan formal. Bertempat di GoWork Plaza Indonesia, Jakarta, peluncuran program ini turut mendapatkan dukungan dari Kementerian UMKM serta berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kehadiran platform ini dipicu oleh sebuah realitas yang memprihatinkan di mana sekitar 69,5 persen pelaku usaha lokal masih kesulitan menembus akses pembiayaan perbankan. Padahal, Indonesia saat ini ditopang oleh sekitar 57 juta pelaku UMKM yang menjadi motor penggerak utama roda perekonomian nasional. Hambatan klasik yang sering dijumpai di lapangan umumnya berkisar pada urusan kelengkapan administrasi, ketiadaan riwayat pinjaman, hingga minimnya literasi mengenai indikator penilaian bank.
Pihak manajemen CBI mengungkapkan bahwa kegagalan pengajuan modal selama ini sering kali disebabkan oleh ketidaktahuan pelaku usaha mengenai aspek-aspek yang dinilai oleh bank. Perusahaan menegaskan bahwa kendala mendasar dari para pelaku UMKM bukanlah terletak pada potensi bisnis mereka, melainkan pada aspek persiapan data. Melalui Andalan UMKM, CBI berupaya menjembatani kesenjangan tersebut dengan menyajikan informasi penilaian risiko kredit dalam bahasa yang jauh lebih sederhana.
Baca Juga
Advertisement
Untuk mempermudah para pemilik bisnis, platform digital ini menyediakan empat instrumen utama, dimulai dari fitur pemandu kelengkapan berkas. Fasilitas ini berfungsi membantu pengusaha memeriksa dan menyusun dokumen wajib seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), NPWP, akta legalitas, hingga catatan rekening koran dan laporan keuangan secara akurat. Dengan panduan yang sistematis, pelaku usaha diharapkan tidak lagi melakukan kesalahan mendasar saat mengumpulkan berkas ke lembaga keuangan.
Instrumen kedua yang tidak kalah penting adalah fasilitas evaluasi profil secara mandiri. Melalui terobosan ini, untuk pertama kalinya para pelaku UMKM dapat memetakan kualitas usaha, identitas entitas, serta melihat estimasi peringkat bisnis mereka secara independen tanpa perlu mendatangi bank terlebih dahulu. Langkah awal ini sangat krusial bagi pelaku usaha untuk mengukur sejauh mana posisi tawar bisnis mereka di mata para penyalur modal.
Selain melakukan evaluasi, pengguna portal juga dapat memanfaatkan fitur skema perbaikan terstruktur. Fitur ini bekerja secara otomatis mendeteksi celah informasi atau dokumen yang kurang memadai yang berpotensi menurunkan skor kredibilitas usaha di mata perbankan. Setelah kelemahan tersebut terdeteksi, sistem akan menyusun rekomendasi langkah perbaikan yang jelas agar pengusaha dapat membenahi profil bisnisnya sebelum resmi mengajukan pinjaman.
Baca Juga
Advertisement
Melalui persiapan matang tersebut, tingkat kepercayaan lembaga keuangan terhadap pelaku usaha dipastikan akan meningkat drastis. Ketika UMKM mengajukan pendanaan dengan profil yang telah tervalidasi oleh CBI, proses verifikasi identitas (KYC) dan bisnis (KYB) dianggap sudah selesai lebih awal. Efek domino positifnya, efisiensi waktu ini akan mempercepat proses peninjauan dan memperbesar probabilitas disetujuinya proposal pinjaman yang diajukan.
Kementerian UMKM menyambut positif inisiatif ini sebagai langkah strategis dalam mengikis kesenjangan pembiayaan dan memperkuat tata kelola keuangan pelaku usaha. Langkah ini juga menjadi kelanjutan dari komitmen jangka panjang antara CBI dan kementerian terkait yang telah disepakati sejak pertengahan tahun 2025. Dalam setahun ke depan, platform ini ditargetkan mampu memfasilitasi ratusan ribu pelaku usaha di tanah air agar lebih siap bersaing di ekosistem keuangan formal.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.