10 Tahun 60 Juta Pelanggan, Catchplay+ Ikut Tren Vertical Video

Catchplay
10 Tahun Catchplay+

Pesaing Netflix, Catchplay+ kini mencoba strategi baru untuk memperkuat eksistensinya di ranah industri streaming video. Setidaknya, dalam 10 tahun perjalanannya, ini pertama kali mereka mencoba beralih untuk fokus ke video vertikal, serta memperluas eksistensi untuk bisa diakses di dalam mobil.

Menurut CEO Catchplay Group, Daphne Yang, dalam beberapa tahun terakhir perusahaannya menyadari jika konsumen sudah mulai beralih ke dalam format video vertikal. Dalam beberapa tahun itu pula mereka mencoba untuk meramu strategi yang cocok bagi aplikasi ini agar bisa menambah jumlah subscriber yang kini telah mencapai 60 juta dalam 10 tahun terakhir. 

“Vertikal video telah menjadi tren kekinian. Riset internal kami menunjukkan 82 persen trafik yang kami dapat berasal dari internet mobile. Rata-rata pengguna ponsel mengakses vertikal video 100 menit dalam sehari. Dari sini diketahui engagement pelanggan ke vertikal video lebih banyak 2,5 kali lipat dibanding konten lainnya,” papar Daphne, saat perayaan 10 Tahun Catchplay+, di Jakarta, 2 Juli 2026.

Advertisement

Catchplay
10 Tahun Catchplay+ hadirkan Catchplay Lite dengan format vertical video.

Oleh karena itu, kata Daphne, platform streaming video ini membuat gebrakan baru dengan Catchplay Lite yang menargetkan generasi ‘pemuja internet mobile’. Artinya, Catchplay+ akan mulai menghadirkan video vertikal dalam aplikasinya, sebuah video dengan format tampilan memenuhi layar ponsel 9:16. Fitur ini menyajikan drama pendek yang immersif dan dioptimalkan untuk menemani perjalanan harian maupun waktu istirahat singkat. 

Daphne menambahkan jika perubahan format ini mungkin memengaruhi dinamika, namun kekuatan cerita tetap menjadi esensi utamanya. Dia pun membocorkan jika aplikasi ini sedang mengembangkan drama vertikal dengan proses produksi yang lebih dinamis dibandingkan dengan serial format panjang tradisional.

“Namun, jika dibandingkan dengan micro drama biasa, kami menyajikan cerita lebih baik dan nilai produksi lebih tinggi yang akan diapresiasi oleh audiens kami,” katanya.

Advertisement

Hiburan dalam Mobil dari Catchplay+

Dalam perjalanannya 10 tahun di dunia, Catchplay+ juga berupaya untuk bisa hadir di mana saja. Jadi, tidak hanya mengoptimalkan layar ponsel, tapi juga layar audio dalam mobil. Daphne menyebut jika Catchplay+ akan mulai merambah ke ranah mobil pintar, menjadi bagian dari layanan mobil yang terhubung. Mereka bekerja sama dengan Xperi untuk mengintegrasikan aplikasi langsung ke platform DTS AutoStage. 

“Bulan Juli ini, Catchplay+ dipastikan akan hadir di beberapa model kendaraan pintar di Indonesia, dan beberapa regional lainnya. Ekspansi ini membuka potensi ‘ruang ketiga’ di dalam mobil, yang memungkinkan penumpang untuk menonton film dan serial langsung dari layar dasbor serta layar kursi belakang dalam rutinitas perjalanan atau liburan,” ujar Daphne.

Konten Lokal Kunci Utama Catchplay+

Meskipun merambah berbagai format baru, CATCHPLAY+ tetap berpegang teguh pada konten premium yang telah membesarkan namanya selama satu dekade pertama. Jajaran konten platform ini untuk paruh kedua (H2) tahun 2026 menghadirkan judul-judul yang sangat dinantikan:

Advertisement

  • Film Blockbuster: Menghadirkan deretan film Hollywood yang sangat dinanti, termasuk Greenland: Migration 2, Shelter, Mortal Kombat II, dan film karya Lee Cronin, The Mummy serta masih banyak lagi film blockbuster lainnya yang hadir paling cepat 45 hari setelah rilis di bioskop.
  • Serial Berbahasa Inggris Premium: Menyajikan kisah thriller global berkualitas, deretan serial premium ini menghadirkan drama spionase M.I.A, kembalinya Nicole Kidman dalam Special Ops: Lioness Musim ke-3, serta dua musim drama The Agency: Central Intelligence yang dibintangi Michael Fassbender.
  • Drama Berbahasa Mandarin Unggulan: Siap memikat para penggemar drama Asia, lini ini menampilkan storytelling yang kuat melalui film thriller Bloody Smart—adaptasi live-action dari karya komikus horor legendaris Junji Ito—bersanding dengan In the Moonlight dan Love in Red Dust.
  • Memperluas jajaran hiburan lokal, platform ini resmi menayangkan perdana variety show eksklusif terbaru berjudul Vakation hari ini, yang merangkum keseruan liburan sepasang sahabat, Audi Marissa dan Fita Anggriani, di Korea Selatan.
  • Ada juga film horor-aksi Indonesia yang digarap dalam kolaborasi berkelanjutan dengan Infinite Studios. Menampilkan nilai produksi tinggi serta dibintangi Alexandra Gottardo, Dwi Sasono, Hannah Al Rashid, dan Samo Rafael, film tersebut dijadwalkan rilis segera di bioskop Indonesia.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.