Cara Asri Welas Mengelola Keuangan, Inspirasi Kampanye OCTO CIMB Niaga untuk Wujudkan Mimpi Keluarga

Img 7746
Asri Welas bicara soal pengelolaan investasi dan mimpinya di masa depan di acara OCTO by CIMB Niaga

Paradiva, mengatur keuangan ternyata bukan hanya soal menabung, tetapi juga soal disiplin dan konsisten membangun masa depan. Prinsip itulah yang dipegang aktris sekaligus pengusaha Asri Welas, yang selama bertahun-tahun memilih mengembangkan aset dan investasi dibanding mengejar gaya hidup konsumtif.

Kisah Asri menjadi salah satu inspirasi dalam kampanye “OCTO untuk Keluarga Indonesia”yang diluncurkan PT Bank CIMB Niaga Tbk. Melalui kampanye tersebut, CIMB Niaga ingin meningkatkan awareness masyarakat bahwa aplikasi OCTO bukan sekadar mobile banking, tetapi juga pendamping finansial yang membantu keluarga Indonesia mengelola keuangan sekaligus mewujudkan berbagai impian di setiap fase kehidupan.

Asri mengaku perjalanan finansialnya dibentuk dari pengalaman hidup yang tidak selalu mudah. Ia pernah merasakan kondisi ekonomi keluarga berubah drastis setelah sang ayah meninggal dunia. Pengalaman itu membuatnya sadar bahwa setiap orang harus memiliki perencanaan keuangan yang matang dan tidak bergantung pada satu sumber penghasilan.

Advertisement

Img 7762
Cara Asri Welas Mengelola Keuangan, Inspirasi Kampanye OCTO CIMB Niaga untuk Wujudkan Mimpi Keluarga 5

“Saya belajar jangan cuma punya satu penghasilan. Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok,” ujar Asri Welas dalam Media Gathering OCTO untuk Keluarga Indonesia di Jakarta, Kamis (2/7).

Kini, prinsip tersebut diterapkannya secara konsisten. Dari seluruh pendapatan sebagai artis, Asri menyisihkan 20 persen untuk berbagai instrumen investasi. Sementara 80 persen sisanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan membiayai pendidikan ketiga anaknya.

Tak hanya itu, Asri juga memisahkan seluruh keuangan usahanya dengan kebutuhan pribadi. Bisnis fesyen yang dirintisnya selama hampir dua dekade terus diputar kembali sebagai modal pengembangan usaha tanpa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Advertisement

Menurutnya, pemisahan keuangan menjadi salah satu kunci agar bisnis terus bertumbuh.

“Saya tidak pernah mengambil uang usaha untuk bayar listrik atau kebutuhan rumah tangga. Biarkan bisnis berkembang dengan uangnya sendiri,” jelasnya.

Disiplin tersebut mulai membuahkan hasil. Setelah membangun usahanya selama 18 tahun, Asri kini tengah mempersiapkan ekspansi merek fesyennya ke Manhattan, New York. Impian itu, kata dia, bukan sesuatu yang datang secara instan, melainkan hasil dari investasi dan perencanaan jangka panjang.

Advertisement

Ia juga mengaku lebih memilih mengalokasikan uang untuk masa depan dibanding membeli barang-barang mewah.

“Saya tidak mengejar punya banyak mobil atau tas bermerek. Yang saya pikirkan adalah lima sampai sepuluh tahun ke depan, anak-anak sekolah di mana, bisnis saya berkembang seperti apa,” katanya.

Bagi Asri, siapa pun bisa mulai membangun mimpi selama mau bergerak dan konsisten. Ia bahkan memiliki prinsip hidup sederhana yang selalu dipegang hingga sekarang.

Advertisement

“Hidup itu penuh cobaan, tapi kita harus cobain. Jangan berhenti bergerak. Apa pun pekerjaannya, selama halal, lakukan untuk keluarga,” ujarnya.

OCTO Jadi Pendamping Perjalanan Finansial Keluarga

Semangat yang ditunjukkan Asri selaras dengan kampanye terbaru CIMB Niaga melalui OCTO untuk Keluarga Indonesia.

Advertisement

Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga Amir Widjaya mengatakan setiap keluarga memiliki impian yang berbeda-beda. Karena itu, bank tidak cukup hanya menyediakan layanan transaksi, tetapi juga perlu mendampingi nasabah merencanakan masa depan.

“Melalui OCTO untuk Keluarga Indonesia, kami ingin menghadirkan OCTO bukan hanya sebagai aplikasi digital banking, tetapi menjadi pendamping keluarga Indonesia dalam merencanakan, bertumbuh, dan mewujudkan berbagai aspirasi. Ini sejalan dengan purpose kami, Advancing Customers and Society,” kata Amir.

Sebagai bagian dari kampanye tersebut, CIMB Niaga memperkenalkan empat langkah sederhana yang dirangkum dalam konsep O-C-T-O agar lebih mudah dipahami masyarakat.

Advertisement

Langkah pertama adalah Olah Dana, yaitu membangun kebiasaan mengatur arus kas, termasuk memanfaatkan fitur transaksi terjadwal agar tagihan rutin tidak terlewat.

Selanjutnya, Capai Mimpi, yakni mendorong masyarakat mulai menabung dan berinvestasi secara bertahap sesuai target finansial masing-masing.

Kemudian Tangkis Risiko, yang mengingatkan pentingnya memiliki perlindungan keuangan melalui dana darurat maupun produk proteksi agar keluarga tetap aman menghadapi situasi tak terduga.

Advertisement

Terakhir, Optimalkan Keseruan, yaitu memanfaatkan berbagai fitur transaksi digital, cashback, hingga rekening multivaluta agar pengeluaran menjadi lebih efisien tanpa mengurangi kualitas hidup.

Tingkatkan Literasi Keuangan Lewat Digital Banking

Sementara itu, Head of Digital Banking & Contact Center CIMB Niaga Lusiana Saleh menilai edukasi keuangan masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Banyak masyarakat yang memiliki penghasilan tetap, tetapi belum memiliki kebiasaan mengelola uang secara sehat.

Advertisement

Karena itu, menurut Lusi, OCTO dikembangkan sebagai platform yang tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membantu masyarakat membangun kebiasaan finansial yang lebih baik.

“Aplikasi OCTO dirancang agar nasabah dapat memenuhi berbagai kebutuhan finansial dalam satu platform, mulai dari transaksi harian, membuka tabungan, berinvestasi hingga mengajukan pinjaman sesuai kebutuhan. Tujuannya agar pengelolaan keuangan menjadi lebih praktis dan relevan dengan kebutuhan keluarga saat ini,” ujarnya.

Selain menghadirkan fitur transaksi, CIMB Niaga juga memperkuat layanan digital melalui Ask OCTO dan WhatsApp Call yang memungkinkan nasabah menghubungi layanan pelanggan selama 24 jam tanpa biaya pulsa, termasuk saat berada di luar negeri.

Advertisement

Menurut Amir, kampanye ini juga menjadi upaya meningkatkan awareness masyarakat terhadap pentingnya literasi keuangan sejak dini.

Ia menilai masih banyak keluarga yang belum memiliki kebiasaan menyisihkan uang untuk investasi atau perencanaan jangka panjang. Padahal, siapa pun berhak memiliki mimpi, apa pun latar belakang ekonominya.

“Hubungan kami dengan nasabah bukan sekadar transaksi. Kami ingin mendampingi keluarga Indonesia agar mampu mengelola keuangan dengan lebih baik sehingga mimpi-mimpi mereka bisa diwujudkan,” tutup Amir.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.