Gandeng Ericsson, Indosat Kembangkan Platform Monetisasi Terdepan

Indosat X Ericsson

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan Ericsson resmi memperkuat aliansi strategis mereka melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di ajang bergengsi Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan layanan digital yang lebih personal, fleksibel, dan responsif bagi basis pengguna Indosat yang masif. Langkah ini menandai babak baru dalam transformasi teknologi informasi bagi industri telekomunikasi di tanah air.

​Inti dari kolaborasi ini adalah pemanfaatan Digital Monetization Platform (DMP) milik Ericsson, yang diklaim sebagai sistem monetisasi digital full-stack pertama di dunia. Teknologi ini dirancang khusus untuk mengelola kebutuhan layanan sekitar 100 juta pelanggan Indosat di seluruh pelosok Indonesia. Dengan platform ini, operasional perusahaan diharapkan menjadi lebih efisien dalam menghadapi tuntutan pasar yang dinamis.

​DMP sendiri merupakan bagian dari portofolio Business Support System (BSS) milik Ericsson yang memungkinkan IOH untuk meluncurkan layanan 5G dengan lebih gesit. Sistem ini menyederhanakan katalog produk sehingga pelanggan bisa mendapatkan pilihan layanan yang lebih transparan. Selain menyasar segmen ritel, platform ini juga dirancang untuk memperkokoh ekosistem layanan Business-to-Business (B2B) milik Indosat.

Advertisement

​CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menekankan bahwa kemitraan ini adalah pilar utama dalam peta jalan transformasi digital perusahaan. Ia menyoroti keberhasilan integrasi jutaan pelanggan Hutch ke dalam sistem DMP sebagai salah satu proses migrasi telekomunikasi terbesar di dunia yang berjalan lancar. Platform ini dipandang sebagai fondasi yang siap menghadapi tantangan teknologi di masa depan.

​Dalam momentum yang sama, Indosat memperkenalkan “Flash”, sebuah antarmuka inovatif yang berbasis Cloud dan Kecerdasan Buatan (AI). Flash bukan sekadar peningkatan teknis biasa, melainkan sebuah perubahan fundamental dalam cara perusahaan berinovasi di ekonomi digital Indonesia. Kehadiran teknologi ini diharapkan mampu mengubah cara pelanggan berinteraksi dengan layanan telekomunikasi.

​Keunggulan utama Flash terletak pada kemampuannya untuk memberikan kemandirian bagi tim bisnis dalam merancang dan merilis produk tanpa harus selalu bergantung pada tim IT. Dengan dukungan AI, konfigurasi produk dapat divalidasi secara otomatis untuk meminimalkan risiko kesalahan teknis. Hal ini memungkinkan pelanggan mendapatkan penawaran paket internet yang jauh lebih relevan dengan perilaku digital mereka masing-masing.

Advertisement

​President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk komitmen jangka panjang untuk mendukung ketahanan bisnis Indosat. Fleksibilitas yang ditawarkan oleh sistem DMP memungkinkan Indosat untuk beradaptasi dengan model bisnis baru tanpa perlu melakukan perombakan infrastruktur besar-besaran. Ini merupakan investasi teknologi strategis yang bertujuan memberikan nilai tambah dalam durasi yang lama.

​Sebagai penutup rangkaian acara di Barcelona, kedua perusahaan mendemonstrasikan kecanggihan teknologi Flash secara langsung kepada para pengunjung MWC 2026. Sinergi ini mencerminkan tekad kuat Indosat dan Ericsson untuk terus memimpin pasar dengan menghadirkan solusi digital yang berkelanjutan dan mutakhir bagi masyarakat Indonesia.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.