Dukung Program SEMANTIK, Telkomsel Terapkan Standar Baru Registrasi Nomor Seluler

Telkomsel

Telkomsel secara resmi memperkenalkan sistem registrasi kartu seluler berbasis pengenalan wajah (face recognition) bagi para pelanggannya. Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program “Senyum Nyaman dengan Biometrik” (SEMANTIK) yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital. Inisiatif tersebut didasarkan pada regulasi terbaru tahun 2026 yang bertujuan untuk memperkuat validasi identitas serta menekan angka kejahatan siber di Indonesia.

​Implementasi teknologi biometrik ini difokuskan untuk memberikan perlindungan ekstra kepada masyarakat dari berbagai modus penipuan, seperti scam dan phishing. Menurut Filin Yulia, VP Customer Care Management Telkomsel, sistem ini memastikan bahwa setiap nomor seluler yang beredar terhubung dengan identitas asli yang sah. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem komunikasi digital yang lebih aman dan memberikan ketenangan bagi pengguna saat bertransaksi.

​Terdapat perubahan mekanisme pendaftaran di mana pelanggan berkewarganegaraan Indonesia kini wajib menggunakan NIK yang disertai dengan verifikasi wajah. Bagi calon pelanggan yang berusia di bawah 17 tahun dan belum menikah, prosedur dilakukan dengan menyertakan NIK pribadi beserta NIK dan verifikasi wajah kepala keluarga yang tercantum dalam Kartu Keluarga. Aturan ini memastikan pertanggungjawaban identitas tetap terjaga meskipun pengguna belum memiliki KTP.

Advertisement

​Sesuai dengan regulasi yang berlaku, seluruh kartu perdana kini wajib didistribusikan dalam keadaan tidak aktif dan hanya bisa diaktifkan setelah data terverifikasi. Selain itu, pemerintah menetapkan batasan maksimal kepemilikan sebanyak tiga nomor prabayar untuk satu identitas pada setiap operator. Namun, pelanggan yang sudah melakukan registrasi biometrik diberikan kendali penuh untuk memantau seluruh nomor yang terdaftar atas nama mereka serta berhak memblokir nomor asing yang tidak dikenali.

​Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, Telkomsel menyediakan fasilitas pendaftaran langsung melalui gerai GraPARI terdekat. Pelanggan cukup membawa KTP fisik dan akan dipandu oleh petugas layanan, termasuk bagi mereka yang belum memiliki ponsel pintar. Layanan tatap muka ini memastikan bahwa transisi ke sistem biometrik tetap inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

​Selain layanan di gerai, pelanggan juga dapat melakukan aktivasi secara mandiri melalui laman resmi yang telah disediakan. Prosesnya cukup sederhana, yaitu dengan memverifikasi nomor seluler, memasukkan NIK, dan melakukan swafoto untuk pemindaian wajah. Integrasi teknologi ini dirancang sedemikian rupa agar proses registrasi berlangsung singkat, transparan, dan mudah diikuti oleh pengguna dari mana saja.

Advertisement

​Mengenai kerahasiaan data, Telkomsel menjamin bahwa informasi biometrik pelanggan hanya digunakan untuk keperluan verifikasi identitas sesuai dengan standar perlindungan data pribadi. Teknologi yang diterapkan telah memenuhi kriteria keamanan siber yang ketat guna mencegah penyalahgunaan informasi. Hal ini merupakan hasil dari pengujian bertahap yang dilakukan perusahaan bersama regulator untuk memastikan ketahanan sistem terhadap ancaman siber.

​Pemerintah menetapkan masa transisi hingga Juni 2026, di mana selama periode tersebut pelanggan masih diizinkan melakukan registrasi menggunakan cara lama (NIK dan Nomor KK). Setelah tenggat waktu berakhir, seluruh pendaftaran baru wajib menggunakan verifikasi wajah. Meskipun nomor yang sudah aktif tetap dapat digunakan, Telkomsel sangat menyarankan pelanggan lama untuk melakukan registrasi ulang ke sistem biometrik guna meningkatkan keamanan identitas digital mereka.

Advertisement

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.

Jurnalis teknologi dan gadget sejak 2005. Mulai dari Majalah Digicom, pernah di Tabloid Ponselku, pendiri techno.okezone.com, 5 tahun di Viva.co.id, 2 tahun di Uzone.id. Pernah bikin majalah digital Klik Magazine, sempat di perusahaan VAS Celltick Technologies. Sekarang jadi founder Gadgetdiva.id, bantuin Indotelko.com dan Gizmologi.id. Supermom dengan 2 orang superkids.