SpaceX telah mengakuisisi perusahaan rintisan kecerdasan buatan, xAI pada Senin (2/2). Keduanya sama-sama dimiliki oleh Elon Musk.
Laporan ini disampaikan langsung oleh CEO SpaceX dan xAI melalui sebuah memo dalam situs web perusahaan roket tersebut. Ia menyatakan kalau penggabungan kedua perusahaannya ini bertujuan untuk menciptakan pusat data berbasis luar angkasa.
“Kemajuan terkini dalam AI bergantung pada pusat data terestrial besar, yang membutuhkan daya dan pendinginan dalam jumlah besar. Permintaan listrik global untuk AI tidak dapat dipenuhi dengan solusi terestrial, bahkan dalam jangka pendek, tanpa menimbulkan kesulitan bagi masyarakat dan lingungan,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari TechCrunch pada Selasa (3/2).
Baca Juga
Advertisement
Menurut laporan dari Bloomberg News, merger kedua perusahaan senilai USD 1,25 triliun atau sekitar Rp. 19.750 triliun. SpaceX dilaporan telah mempersiapkan IPO paling cepat pada bulan Juni tahun ini.
Kendati demikian, belum jelas apakah merger ini akan memengaruhi jadwal tersebut. Musk sendiri tidak membahas IPO dalam memo publiknya.
Penggabungan dua perusahaan ini, memiliki tantangan keuangannya masing-masing. xAI dilaporkan mengalami kerugian sekitar USD 1 miliar perbulan, sedangkan SpaceX menghasilkan hingga 80% pendapatannya dari peluncuran satelit Starlink. Tahun lalu, xAI mengakusisi platform media sosial X yang diklaim mencapai valuasi hingga USD 113 miliar.
Baca Juga
Advertisement
Dalam memo tersebut, Musk menulis baha dibutuhkan aliran satelit yang konstan untuk menciptakan pusat data berbasis ruang angkasa. Meskipun, ia tidak menyebut berapa banyak.
Ia memastikan bahwa SpaceX akan memiliki aliran pendapatan konstan yang lebih besar untuk masa mendatang. Meskipun pusat data luar angkasa mungkin menjadi tujuan yang dinyatakan, namun kedua perusahaan memiliki tujuan jangka pendek yang berbeda.
Saat ini, SpaceX tengah berupaya membuktikan bahwa roket Starship-nya mampu membawa astronot ke bulan dan Mars. Sedangkan, xAI bersaing dengan perusahaan kecerdasan buatan terkemuka seperti Google dan OpenAI.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.