Instagram kembali menyiapkan inovasi baru untuk aplikasi percakapan singkatnya, Threads. Kali ini, fitur yang sedang dikembangkan memungkinkan pengguna untuk mengatur sendiri algoritma konten yang muncul di linimasa. Dengan begitu, pengguna bisa lebih leluasa menentukan topik apa yang ingin lebih sering mereka lihat, sekaligus mengurangi konten yang tidak relevan.
Terungkap dari Penelusuran Kode
Dilansir dari Tech Crunch, Jumat lalu, fitur ini pertama kali ditemukan oleh pengembang perangkat lunak Alessandro Paluzzi. Ia menemukannya lewat penelusuran kode aplikasi dan menyebut bahwa fitur ini berkaitan erat dengan alat pengaturan algoritma yang juga tengah dipersiapkan untuk Instagram.
Menariknya, Instagram membenarkan bahwa fitur ini memang masih berupa purwarupa internal. Meski begitu, sebuah akun resmi bernama @threads.algo sudah aktif di Threads. Akun ini bahkan diikuti oleh sejumlah insinyur Meta, tanda bahwa pengembangan fitur benar-benar tengah berjalan.
Baca Juga
Advertisement
Cara Kerja Fitur Baru
Berdasarkan temuan Paluzzi, pengguna nantinya bisa menandai akun @threads.algo untuk memberi sinyal kepada Threads mengenai konten apa yang ingin lebih sering, atau sebaliknya, lebih jarang muncul di linimasa.
Konsep ini sekilas mirip dengan gagasan yang pernah diungkapkan oleh Elon Musk untuk platform X (sebelumnya Twitter). Musk sempat mengatakan bahwa versi terbaru X akan memungkinkan pengguna menandai chatbot AI bernama Grok agar linimasa dapat disesuaikan secara real-time. Bahkan, Musk menyebut algoritma X akan sepenuhnya dikendalikan AI mulai November mendatang.
Sejalan dengan Pembaruan Instagram
Langkah Threads ini sejalan dengan strategi Instagram yang terus berusaha memperbarui aplikasinya. Baru-baru ini, Instagram meluncurkan fitur yang memungkinkan pengguna memilih topik apa saja yang ingin mereka lihat lebih sering atau justru ingin diminimalkan.
Baca Juga
Advertisement
Sejak 2022, Instagram sebenarnya sudah memberikan opsi feed alternatif, yaitu “Following” dan “Favorites”. Sementara Threads sendiri, sejak tahun 2023, menyediakan dua opsi feed: “For You” dan “Following”. Namun, fitur baru ini menjanjikan kendali yang lebih personal, sehingga pengguna bisa benar-benar menentukan arah linimasa mereka.
Uji Coba Tampilan Baru
Kepala Instagram, Adam Mosseri, baru-baru ini juga membagikan tampilan antarmuka baru. Ia menunjukkan bagaimana pengguna bisa menekan tombol di bagian atas feed untuk membuka menu pilihan topik. Dari sana, pengguna dapat menambahkan minat baru atau menonaktifkan topik tertentu.
Pendekatan ini memberi fleksibilitas lebih besar. Misalnya, jika sebuah tim sepak bola favorit sedang mengalami performa buruk, pengguna dapat mengurangi jumlah konten terkait agar tidak memenuhi linimasa. Dengan begitu, pengalaman menggunakan aplikasi terasa lebih relevan dengan kondisi terkini dan minat pribadi.
Baca Juga
Advertisement
Kenapa Threads Membutuhkan Mekanisme Ini?
Sebagai aplikasi yang fokus pada percakapan singkat dan real-time, Threads memang menuntut antarmuka yang cepat dan efisien. Dibandingkan harus masuk ke menu pengaturan manual, opsi “menandai algoritma” dianggap lebih praktis. Pengguna bisa langsung memberi tahu sistem apa yang diinginkan tanpa perlu langkah tambahan.
Selain itu, Meta tampaknya ingin menguatkan posisi Threads sebagai platform yang lebih personal dan responsif. Dengan adanya kontrol algoritma ini, pengguna bisa merasa lebih terlibat, bukan sekadar penerima pasif dari rekomendasi sistem.
Perbandingan dengan Platform Lain
Jika dibandingkan, pendekatan Threads berbeda dari kebanyakan platform media sosial lain. Sebagian besar aplikasi masih bergantung pada algoritma rekomendasi yang bekerja di balik layar tanpa banyak intervensi pengguna. Threads mencoba membalik pola itu dengan memberikan ruang bagi pengguna untuk ikut mengatur “resep algoritma” mereka sendiri.
Baca Juga
Advertisement
Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa kompetisi antarplatform kini semakin bergeser. Bukan hanya soal fitur kreatif atau tampilan menarik, tetapi juga soal siapa yang bisa memberikan kendali lebih besar kepada pengguna.
Belum Ada Jadwal Rilis
Meski ramai dibicarakan, hingga kini Instagram belum memastikan kapan fitur ini akan dirilis secara resmi. Masih ada kemungkinan perubahan sebelum fitur tersebut benar-benar tersedia untuk publik.
Namun, jika benar-benar dirilis, fitur ini bisa menjadi pembaruan besar yang membedakan Threads dari pesaingnya. Dengan kontrol algoritma yang lebih terbuka, pengguna akan merasa memiliki peran penting dalam menentukan pengalaman mereka di aplikasi.
Baca Juga
Advertisement
Pengembangan fitur atur algoritma konten di Threads adalah langkah penting Meta dalam memberikan lebih banyak kendali kepada pengguna. Dari sekadar menelusuri linimasa, kini pengguna bisa benar-benar mengkurasi konten sesuai selera mereka.
Meski belum diketahui kapan fitur ini bisa dicoba secara luas, jelas terlihat bahwa Meta sedang serius menggarap personalisasi di lini produknya. Jika berhasil, Threads berpotensi menjadi platform yang lebih relevan, real-time, dan ramah pengguna, sekaligus menjadi pesaing kuat di dunia media sosial yang semakin kompetitif.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.