Snapchat kembali membuat gebrakan di dunia teknologi dengan merilis fitur terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama Imagine Lens. Fitur ini resmi diluncurkan dan langsung mencuri perhatian karena memungkinkan pengguna menciptakan dan mengedit gambar hanya dengan mengetikkan perintah teks sederhana. Dengan kata lain, siapa pun kini bisa berkreasi layaknya desainer digital hanya dengan imajinasi dan kata-kata.
Eksklusif untuk Pengguna Premium
Dilansir dari Tech Crunch, Imagine Lens saat ini hanya bisa dinikmati oleh pelanggan Snapchat+ Platinum dan Lens+. Artinya, fitur ini belum tersedia untuk semua pengguna Snapchat. Untuk mengaksesnya, pengguna perlu berlangganan dengan biaya sekitar 15,99 dolar AS (Rp263.000) per bulan untuk Snapchat+ Platinum atau 8,99 dolar AS (Rp147.000) per bulan untuk Lens+.
Meski berbayar, banyak yang menilai harga tersebut sebanding dengan pengalaman baru yang ditawarkan. Snapchat memang ingin memberikan nilai tambah bagi pengguna premium dengan menghadirkan fitur eksklusif yang benar-benar berbeda dari sebelumnya.
Baca Juga
Advertisement
Cara Kerja Imagine Lens
Secara sederhana, Imagine Lens bekerja dengan sistem AI generatif text-to-image. Pengguna hanya perlu mengetikkan perintah atau prompt, lalu AI akan memproses dan menghasilkan gambar sesuai instruksi. Misalnya, prompt seperti “buat gambar kucing pemarah” atau “ubah aku jadi alien” akan langsung menghasilkan visual yang sesuai.
Tak hanya itu, Snapchat juga menyediakan beberapa prompt bawaan yang lebih kompleks, seperti “jadikan aku komik empat panel dengan akhir heroik” atau “ubah aku jadi karikatur lucu.” Menariknya, pengguna masih bisa mengubah prompt setelah hasil muncul dengan mengetuk bilah teks di bagian bawah layar. Fleksibilitas inilah yang membuat Imagine Lens berbeda dari Lenses generatif AI sebelumnya.
Snapchat menekankan bahwa Imagine Lens adalah Lens pertama yang mendukung open prompt. Dengan konsep ini, pengguna benar-benar bebas menuangkan ide tanpa batas. Hasilnya bisa langsung dibagikan ke teman, diunggah ke Story, atau bahkan dibagikan di luar platform Snapchat.
Baca Juga
Advertisement
Perpaduan Teknologi AI
Snapchat memang tidak secara detail mengungkap model AI yang dipakai, namun perusahaan menyebut bahwa Imagine Lens dibangun menggunakan kombinasi model internal dan AI unggulan industri. Sebelumnya, Snap sudah memperkenalkan model AI text-to-image untuk perangkat mobile pada awal 2025. Walau belum dipastikan apakah Imagine Lens menggunakan model yang sama, yang jelas Snap terus memperkuat posisinya di ranah AI generatif.
Hal ini sejalan dengan strategi Snapchat yang dalam beberapa tahun terakhir semakin agresif berinvestasi pada teknologi AI. Snap bukan hanya perusahaan media sosial, tetapi juga pionir dalam augmented reality (AR). Dengan hadirnya Imagine Lens, perusahaan berupaya menggabungkan kekuatan AR dan AI untuk menciptakan pengalaman digital yang lebih imersif.
Investasi Berkelanjutan di AI
Langkah Snapchat menghadirkan Imagine Lens bukanlah yang pertama. Sebelumnya, perusahaan sudah merilis Lens Studio untuk iOS dan web, yang mempermudah kreator membuat AR Lens berbasis AI. Tak berhenti di sana, pada Maret 2025, Snapchat juga memperkenalkan AI video Lenses pertama mereka. Semua inovasi ini menunjukkan arah yang jelas: Snap ingin menjadi pemain utama dalam dunia kreatif berbasis AI.
Baca Juga
Advertisement
Perusahaan tampaknya menyadari bahwa tren AI generatif semakin diminati, khususnya di kalangan anak muda yang menjadi basis utama pengguna Snapchat. Dengan memadukan teknologi AI text-to-image dalam platform media sosial, Snap berhasil menciptakan daya tarik baru yang sulit ditandingi kompetitor.
Menjadi Ruang Kreasi Baru
Imagine Lens pada akhirnya bukan hanya sekadar fitur tambahan. Bagi banyak pengguna, fitur ini bisa menjadi ruang bermain sekaligus sarana untuk menyalurkan kreativitas. Dari membuat gambar lucu untuk hiburan, hingga mengedit foto dengan sentuhan unik untuk dibagikan ke Story, kemungkinan yang ditawarkan sangat luas.
Lebih jauh lagi, keberadaan Imagine Lens juga bisa membuka peluang baru bagi konten kreator. Dengan kemudahan membuat gambar dari teks, kreator bisa menghasilkan konten menarik dalam waktu singkat tanpa harus menguasai software desain. Hal ini tentu akan mempercepat tren produksi konten berbasis AI di media sosial.
Baca Juga
Advertisement
Dengan diluncurkannya Imagine Lens, Snapchat kembali membuktikan posisinya sebagai inovator di dunia media sosial. Fitur berbasis AI generatif ini menghadirkan cara baru dalam membuat dan mengedit gambar hanya lewat teks. Meski masih eksklusif untuk pengguna premium, banyak yang percaya bahwa Imagine Lens akan menjadi salah satu fitur andalan Snapchat di tahun-tahun mendatang.
Snapchat bukan sekadar platform untuk berbagi momen, melainkan juga wadah bagi kreativitas digital generasi muda. Dan dengan Imagine Lens, batas antara imajinasi dan kenyataan kini semakin tipis.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.