Instagram, platform media sosial populer milik Meta, kembali berinovasi dengan menghadirkan fitur baru yang disebut Picks. Fitur ini dikabarkan sedang dalam tahap pengembangan internal dan bertujuan untuk membantu pengguna menemukan serta terhubung dengan orang lain berdasarkan minat yang sama.
Kabar ini pertama kali muncul dari laporan TechCrunch pada Rabu (13/8), yang menyebutkan bahwa Instagram telah mengonfirmasi Picks sebagai prototipe internal. Artinya, fitur tersebut masih diuji secara terbatas dan belum tersedia untuk publik.
Menariknya, fitur ini pertama kali terungkap oleh Alessandro Paluzzi, seorang pengembang yang dikenal kerap membongkar kode aplikasi untuk menemukan fitur tersembunyi yang belum resmi dirilis. Dari temuannya, pengguna nantinya bisa memilih berbagai topik favorit, mulai dari film, buku, acara TV, gim, hingga musik. Setelah itu, Instagram akan mencocokkan pengguna dengan teman-temannya yang memiliki pilihan serupa.
Baca Juga
Advertisement
Cara Kerja Picks
Konsep fitur Picks cukup sederhana namun relevan dengan kebutuhan pengguna saat ini. Setelah memilih topik yang sesuai dengan hobi atau kesukaan, Instagram akan menampilkan daftar teman atau mungkin rekomendasi pengguna lain yang memiliki kesamaan minat. Dengan begitu, percakapan bisa dimulai lebih mudah, bukan sekadar dari “like” atau komentar di unggahan.
Jika benar-benar terealisasi, Picks berpotensi menjadi salah satu cara Instagram menjaga pengguna tetap betah di aplikasinya. Selama ini, banyak pengguna merasa interaksi di Instagram cenderung satu arah, misalnya hanya melihat konten tanpa ada percakapan yang mendalam. Picks bisa menjadi jembatan untuk membangun hubungan yang lebih personal.
Fokus Instagram 2025: Kreativitas dan Koneksi
Kepala Instagram, Adam Mosseri, sebelumnya pernah menyinggung arah pengembangan aplikasi ini pada 2025. Menurutnya, Instagram akan lebih menekankan kreativitas sekaligus memperkuat koneksi antar teman.
Baca Juga
Advertisement
“Untuk membantu orang terhubung dengan teman melalui hal-hal yang mereka temukan di Instagram, kami akan menggandakan pengiriman pesan, membuat konsumsi konten lebih interaktif dan sosial, serta mengeksplorasi cara baru untuk terhubung,” tulis Mosseri dalam sebuah unggahan pada Januari 2025.
Pernyataan ini selaras dengan kehadiran Picks yang memang diarahkan sebagai fitur pendukung komunikasi dan interaksi. Jadi, bukan hanya tempat berbagi foto atau video, Instagram ingin hadir sebagai ruang sosial yang lebih kaya pengalaman.
Tantangan dan Potensi Hambatan
Meski terdengar menarik, perjalanan Picks menuju peluncuran publik masih penuh tanda tanya. Instagram belum memberikan detail resmi mengenai waktu perilisan maupun bagaimana mekanisme lengkap fitur ini. Bahkan, belum bisa dipastikan apakah fitur ini akan benar-benar dirilis atau justru dibatalkan setelah tahap uji coba.
Baca Juga
Advertisement
Sejarah menunjukkan bahwa tidak semua inovasi Instagram mendapat sambutan positif. Misalnya, fitur Instagram Map yang sempat diluncurkan, justru kurang diminati oleh sebagian pengguna. Banyak yang menganggapnya tidak diperlukan karena fungsinya serupa dengan aplikasi peta lain yang sudah lebih populer.
Dengan kondisi tersebut, Picks bisa saja menghadapi tantangan serupa. Ada kemungkinan sebagian pengguna menilai fitur ini hanya menambah kompleksitas aplikasi yang sebenarnya sudah menawarkan berbagai layanan mulai dari Reels, Stories, hingga Direct Message.
Harapan untuk Pengguna
Meski begitu, jika dikemas dengan baik, Picks bisa menjadi solusi bagi mereka yang ingin lebih dari sekadar scrolling timeline. Fitur ini dapat membantu pengguna menemukan topik obrolan baru, mempererat hubungan dengan teman lama, atau bahkan membuka kesempatan bertemu teman baru yang memiliki hobi serupa.
Baca Juga
Advertisement
Bayangkan, seorang pengguna yang menyukai genre musik tertentu bisa dengan mudah menemukan teman dengan selera musik sama. Atau penggemar film dan serial TV bisa berbagi rekomendasi tontonan dengan lebih nyaman. Dengan begitu, Instagram benar-benar bisa menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus memperluas pertemanan.
Menjaga Relevansi di Tengah Persaingan
Tidak dapat dipungkiri, Instagram kini menghadapi persaingan ketat dari platform lain seperti TikTok, X (Twitter), dan bahkan YouTube. Setiap aplikasi berusaha merebut perhatian pengguna dengan fitur unik masing-masing. Dalam konteks ini, Picks bisa menjadi strategi Instagram untuk tetap relevan.
Alih-alih hanya fokus pada konsumsi konten pasif, Picks mendorong interaksi aktif berbasis minat. Hal ini sejalan dengan tren terbaru di dunia media sosial yang menekankan komunitas kecil dan personalisasi konten.
Baca Juga
Advertisement
Fitur Picks memang masih berupa prototipe, namun ide di baliknya menunjukkan arah baru yang sedang ditempuh Instagram. Alih-alih sekadar menjadi tempat berbagi foto dan video, Instagram ingin memperkuat peran sebagai platform sosial yang mendukung interaksi bermakna.
Apakah Picks akan menjadi fitur yang disukai atau justru bernasib sama seperti Instagram Map? Jawabannya masih menunggu waktu. Namun satu hal yang jelas, Instagram berusaha terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan pengguna yang semakin kompleks di 2025.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.