Satu dekade bukan waktu singkat untuk mengukir perubahan. Sejak 2014, GrabBike hadir bukan sekadar memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi pintu peluang bagi jutaan mitra pengemudi. Di usianya yang ke-10, GrabBike merayakan perjalanan ini berbarengan dengan HUT ke-80 Republik Indonesia, mengusung semangat “Semua Bisa Berdaya, Semua Bisa Sejahtera.”
Bagi paradiva yang sering menggunakan transportasi daring, setiap klik pesanan di aplikasi Grab mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya, ada kehidupan yang terbantu, usaha yang berkembang, dan ekonomi yang bergerak.
Awalnya, GrabBike hadir sebagai layanan roda dua pertama Grab di Indonesia. Kini, perannya meluas menjadi penggerak ekonomi digital, menghubungkan jutaan orang ke peluang penghasilan dan mendorong tumbuhnya UMKM di berbagai daerah.
Baca Juga
Advertisement

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan bahwa tahun 2025 menjadi momen refleksi. “GrabBike bukan hanya soal perjalanan dari titik A ke B. Ini adalah tentang perjalanan bersama membangun negeri yang inklusif, memberi peluang, dan meningkatkan daya saing masyarakat,” ujarnya.
Neneng juga menyampaikan #Tripmakasih untuk para mitra pengemudi. “Banyak kisah di balik setiap perjalanan. Ada ibu yang bisa menyekolahkan anaknya, tulang punggung keluarga yang menafkahi rumah, hingga rekan disabilitas yang membuktikan bahwa mereka juga bisa,” tambahnya.
Untuk merayakan 10 tahun GrabBike sekaligus HUT RI ke-80, Grab menggelar perayaan “1080 Grab Indonesia”. Acara ini memecahkan rekor dunia Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai “Lomba menghias tumpeng secara seri oleh pengemudi ojek daring terbanyak”.
Baca Juga
Advertisement
Lebih dari 5.000 mitra di 80 kota ikut serta dalam lomba menghias tumpeng bertema kemerdekaan dan perayaan GrabBike. Kegiatan ini berlangsung 6–13 Agustus 2025, menjadi wujud nyata gotong royong dan kolaborasi lintas daerah.
Triyono Aditri, Senior Manager MURI, menegaskan bahwa rekor ini lebih dari sekadar pencapaian angka.

“Ini adalah pengakuan atas semangat kolektif para mitra GrabBike. Mereka bukan hanya peserta, tapi bagian dari gerakan pemberdayaan yang nyata,” ujarnya.
Baca Juga
Advertisement
Bagi Juarsih, mitra asal Bekasi yang bergabung sejak 2015, Grab adalah bagian penting hidupnya.
“Bangga sekali bisa ikut perayaan ini. Grab sudah membantu saya menyekolahkan anak-anak sampai kuliah S1. Rasanya seperti punya rumah kedua,” ungkapnya.
Hidayat Wahyu, atau Bang Dado dari Depok, mengaku acara ini memberinya kesempatan untuk rehat sejenak.
Baca Juga
Advertisement
“Seru bisa ketemu mitra dari berbagai kota. Jadi tambah semangat narik lagi. Harapannya, makin banyak orang pakai Grab, supaya kami terus bisa menafkahi keluarga,” tambah Hidayat.
Dalam rangkaian perayaan, Grab juga menggelar lomba khas 17-an dan memberikan apresiasi berupa motor, ponsel, hingga saldo OVO. Semua hadiah ini menjadi bentuk nyata penghargaan untuk dedikasi para mitra yang setiap hari menjadi ujung tombak layanan Grab.
Neneng menegaskan, rekor MURI hanyalah salah satu simbol dari perjalanan panjang ini. “Mitra pengemudi adalah mitra strategis kami dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.