Menkomdigi Meutya Hafid Beber Perilisan Roadmap AI Terlambat dari Jadwal

Roadmap Ai
Foto: Nadhira/GadgetDiva.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan bahwa peluncuran roadmap AI akan terlambat dari jadwal. Sebelumnya, peta jalan AI tersebut ditargetkan rampung pada bulan Juni. 

“Ini bukan perbenaran buat teman-teman wartawan bahwa akhirnya kami terlambat sedikit untuk mengeluarkan roadmap AI,” jelas Meutya di sela-sela acara forum Bravo 500 Summit yang digelar oleh XLSmart di Jakarta, Kamis (24/7). 

Adapun keterlambatan penerbitan roadmap AI ini dikarenakan pihaknya mengutamakan waktu diskusi yang panjang bersama 39 kementerian dan lembaga. Peta AI ini nantinya diarahkan untuk mendukung program residen yang berfokus pada pertanian cerdas, pangan dan perikanan di basis data. 

Advertisement

Dalam kesempatan yang berbeda, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyatakan bahwa peta jalan AI ditargetkan untuk diuji publik pada Agustus 2025 mendatang. Ia menyatakan bahwa penyusunan regulasi ini masih berjalan sesuai jalur. 

Menurut Nezar, proses ini tidak mengalami perlambatan. Melainkan, berjalan stimultan dengan pendekatan yang ketat mencakup benchmarking global dan diskusi multipihak di tingkat lokal. 

“Sebetulnya bukan mundur, itu masih di dalam jadwal. Schedule-nya memang sampai dengan akhir Juli, kita itu melakukan diskusi,” ungkap Nezar dikutip dari Detik, Senin (22/7). 

Advertisement

Tahap diskusi dan perumusan roadmap akan dirampungkan pada akhir Juli. Setelah itu, peta jalan ini akan diuji publik pada Agustus dan ditargetkan selesai di akhir bulan yang sama.

Lebih lanjut, penyusunan roadmap AI ini dilakukan bersamaan dengan Peraturan Presiden (Perpres). Nantinya, Perpres ini mengatur soal penggunaan dan pengembangan AI di tanah air. 

Perpres ini akan mengatur penggunaan AI. Termasuk di antaranya ialah aspek etika, adopsi teknologi, perlindungan data dan hak cipta. Sementara itu, proses harmonisasi Perpres ditargetkan selesai pada September 2025. 

Advertisement

“Idealnya memang ada undang-undang, tapi prosesnya panjang, sementara teknologi berkembang cepat. Maka, kita antisipasi lewat Perpres dan roadmap dulu,” pungkas Nezar. 

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.