Ratu Máxima Apresiasi UMKM Perempuan Binaan Amartha di Solo

Amartha 1

Ratu Máxima yang sekaligus Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Kesehatan Finansial (UNSGSA), Máxima Zorreguieta, kembali menyoroti pentingnya akses keuangan bagi perempuan Indonesia. Pada 25 November 2025, Ratu Belanda ini mengunjungi para pelaku UMKM perempuan binaan Amartha di Kampung Batik Laweyan, Solo, untuk melihat langsung bagaimana pembiayaan mikro mampu menggerakkan ekonomi keluarga sekaligus melestarikan budaya lokal.

Kedatangan Ratu Máxima disambut hangat oleh para perajin batik dan produsen minuman herbal. Kunjungan ini menjadi momen penting, khususnya bagi UMKM perempuan yang selama ini mengandalkan pendampingan dan pembiayaan dari Amartha. Hingga kini, perusahaan teknologi finansial tersebut telah menyalurkan lebih dari Rp35 triliun modal usaha kepada 3,3 juta perempuan pelaku UMKM di Indonesia.

Amartha 5
Ratu Máxima Apresiasi UMKM Perempuan Binaan Amartha di Solo 6

Sebagai paradiva, Anda tentu melihat bahwa perhatian global terhadap UMKM lokal semakin besar, terutama ketika kunjungan seperti ini membawa sorotan internasional ke sektor ekonomi akar rumput.

Advertisement

Dalam dialog bersama pelaku usaha, Ratu Máxima menilai bahwa model pembiayaan produktif Amartha memberikan terobosan dalam meningkatkan inklusi keuangan. Menurutnya, Indonesia memang telah mencatat kemajuan signifikan dalam kepemilikan rekening bank, namun capaian tersebut baru menjadi awal dari perjalanan panjang inklusi keuangan.

“Indonesia telah menunjukkan kemajuan luar biasa dalam akses kepemilikan rekening. Namun, inklusi keuangan tidak berhenti di situ. Masyarakat membutuhkan pendampingan agar layanan finansial dapat membantu mereka mewujudkan impian dan meningkatkan perlindungan finansial,” ujar Ratu Máxima. Ia menambahkan, hasil pertemuan dengan masyarakat dan UMKM akan menjadi bahan diskusi bersama otoritas terkait untuk merancang solusi keuangan yang lebih relevan bagi perempuan Indonesia.

Amartha Dorong Perempuan Lebih Berdaya

Advertisement

Founder & CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, menyambut baik perhatian Ratu Máxima terhadap UMKM perempuan. Menurutnya, kunjungan ini menguatkan komitmen Amartha dalam membuka akses pembiayaan di pedesaan.

“Kunjungan Ratu Máxima ke Kampung Batik Laweyan menjadi momentum penting bagi pemberdayaan UMKM perempuan di Indonesia. Ketika perempuan mendapatkan akses modal dan pendampingan, mereka tidak hanya mampu mengembangkan usaha tetapi juga melestarikan budaya bangsa,” jelas Taufan.

Amartha 2
Ratu Máxima Apresiasi UMKM Perempuan Binaan Amartha di Solo 7

Salah satu momen menarik dalam kunjungan ini terjadi ketika Ratu Máxima belajar membatik menggunakan canting bersama Eny Zaqiyah, pemilik usaha Enza Batik sekaligus mitra Amartha. Ia mencoba membuat motif ‘Wahyu Tumurun’, motif klasik yang melambangkan doa untuk kehidupan yang penuh berkah dan anugerah.

Advertisement

Sambil membatik, Ratu Máxima berbincang dengan Eny mengenai perjalanan usahanya. Sejak bergabung dengan Amartha pada 2017, Eny menggunakan pembiayaan awal Rp5 juta untuk menambah kapasitas produksi. Kini, ia aktif mengikuti pameran di berbagai kota.

“Saya sangat bangga dikunjungi Ratu Máxima. Beliau sangat menghargai budaya lokal, terutama batik. Beliau berpesan agar kami terus memajukan usaha dan memanfaatkan fasilitas keuangan yang ada,” ujar Eny penuh antusias.

Selain perajin batik, Ratu Máxima juga bertemu dengan Ibu Yuanita Komalasari—yang akrab disapa Puci—pemilik usaha minuman herbal. Melalui pembiayaan Amartha, ia mampu menambah peralatan produksi dan memperluas usaha hingga mempekerjakan warga sekitar.

Advertisement

“Alhamdulillah, tidak pernah terbayangkan saya bertemu langsung dengan Ratu Máxima. Dukungan Amartha dan Pemkot Solo membuat saya lebih percaya diri menjual produk yang diapresiasi baik lokal maupun internasional,” tutur Puci.

Di akhir kunjungan, Taufan berharap kehadiran Ratu Máxima dapat memperkuat dukungan global terhadap UMKM Indonesia. Menurutnya, semakin banyak perempuan yang mendapatkan akses pembiayaan, semakin kuat pula fondasi ekonomi masyarakat.

“Melalui kunjungan ini, kami berharap semakin banyak perempuan yang berdaya, mandiri, dan berkontribusi dalam memajukan ekonomi bangsa,” ujarnya.

Advertisement

Kunjungan Ratu Máxima bukan sekadar agenda diplomatik, melainkan dorongan nyata untuk memperluas inklusi keuangan yang menjangkau perempuan di seluruh Indonesia. Dari batik hingga jamu, UMKM perempuan membuktikan bahwa dukungan finansial yang tepat mampu menjaga tradisi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.