Strava Buka Akses Data Transportasi Lewat Metro for Academic Researchers Program 2025

Strava

Strava, aplikasi olahraga dan gaya hidup aktif dengan lebih dari 150 juta anggota global, kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia akademis. Melalui inisiatif baru bernama Metro for Academic Researchers Program 2025, perusahaan ini resmi membuka kesempatan bagi mahasiswa dan peneliti untuk mengakses data transportasi yang berharga.

Langkah ini menjadi bagian dari visi Strava untuk mendukung terciptanya infrastruktur bersepeda dan pejalan kaki yang lebih aman, ramah lingkungan, serta berpusat pada manusia.

Akses Data untuk Peneliti Akademis

Program ini berada di bawah payung Strava Metro, sebuah platform yang menyajikan rangkuman data anonim dari aktivitas bersepeda dan berjalan kaki yang direkam jutaan pengguna Strava. Data tersebut dapat memberikan wawasan penting terkait pola perjalanan masyarakat, titik rawan lalu lintas, hingga efektivitas jalur dan fasilitas transportasi.

Advertisement

Sejak diluncurkan, Strava Metro telah menjadi mitra lebih dari 4.000 lembaga pemerintah, perencana kota, dan organisasi advokasi transportasi di seluruh dunia. Kolaborasi ini secara kolektif memengaruhi kualitas hidup hampir 1 miliar orang. Dengan menghadirkan akses yang lebih luas bagi peneliti akademis, Strava ingin memperkuat kontribusinya dalam mendorong inovasi transportasi berbasis riset.

Manfaat Program bagi Peserta

Para peneliti yang lolos ke program ini akan mendapatkan serangkaian manfaat eksklusif. Di antaranya:

  • Akses gratis selama satu tahun ke Strava Metro: Peneliti bisa memanfaatkan data transportasi yang komprehensif untuk mendukung riset mereka.
  • Kesempatan berkolaborasi lintas disiplin: Program ini mempertemukan peneliti dengan pakar transportasi, perencana kota, ilmuwan lingkungan, hingga ahli kesehatan masyarakat.
  • Dukungan dari tim Strava Metro: Peserta akan dibekali pelatihan daring, sesi pendampingan, dan pertemuan rutin untuk memastikan proyek berjalan maksimal.

Pendaftaran untuk program ini sudah dibuka dan akan ditutup pada 17 Oktober 2025 pukul 17:00 PT (18 Oktober 2025 pukul 07:00 WIB). Proposal yang masuk akan ditinjau secara menyeluruh oleh komite Strava, dan nama peserta terpilih dijadwalkan diumumkan pada awal 2026.

Advertisement

Dukungan Strava yang Konsisten

Upaya Strava untuk memperluas dampak sosial bukanlah hal baru. Sejak lima tahun lalu, Strava Metro sudah membuka akses gratis bagi organisasi yang berfokus pada peningkatan pengalaman bersepeda dan berjalan kaki. Hingga kini, lebih dari 4.000 organisasi di seluruh dunia telah bergabung dalam jaringan Strava Metro.

Dengan memanfaatkan wawasan dari komunitas Strava, mitra-mitra tersebut berhasil meningkatkan keamanan jalan, memperluas aksesibilitas, hingga memperbaiki kualitas infrastruktur publik. Metro for Academic Researchers Program menjadi langkah lanjutan yang membuka ruang lebih besar bagi dunia akademis untuk terlibat langsung dalam transformasi mobilitas berkelanjutan.

Dampak Bagi Mobilitas dan Smart City

Data transportasi merupakan fondasi penting dalam pembangunan kota cerdas (smart city). Melalui informasi perjalanan yang akurat, pemerintah dan peneliti dapat merancang kebijakan transportasi yang lebih efektif, ramah lingkungan, serta berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Advertisement

Program ini diyakini akan memberi peluang besar bagi mahasiswa dan akademisi untuk menghasilkan penelitian yang berdampak nyata. Mulai dari evaluasi jalur sepeda di perkotaan, studi keselamatan pejalan kaki, hingga kajian kesehatan masyarakat terkait mobilitas aktif—semuanya dapat diperkaya dengan data dari Strava Metro.

Cara Mendaftar

Bagi peneliti yang tertarik, informasi lengkap dan formulir pendaftaran tersedia di metro.strava.com/academics. Detail tambahan tentang Strava Metro dapat diakses melalui metro.strava.com, sementara informasi umum tentang aplikasi Strava tersedia di strava.com.

Sebagai platform olahraga digital, Strava mendukung gaya hidup aktif dengan menyediakan ruang bagi lebih dari 150 juta atlet dari 185 negara. Tidak hanya untuk melacak aktivitas olahraga, Strava juga menjadi komunitas global tempat orang saling mendukung, berbagi pencapaian, dan mengejar tujuan bersama.

Advertisement

Dengan tagline sederhana “If it’s not on Strava, it didn’t happen”, aplikasi ini telah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang, mulai dari pemula hingga atlet profesional. Kini, melalui Metro for Academic Researchers Program, Strava memperluas perannya dari sekadar aplikasi olahraga menjadi motor penggerak perubahan dalam pembangunan transportasi berkelanjutan.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.