AMD kembali menegaskan posisinya di industri semikonduktor global dengan memperkenalkan jajaran prosesor PC berbasis kecerdasan artifisial (AI) terbaru dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 yang digelar di Las Vegas. Peluncuran ini sekaligus menjadi langkah besar AMD dalam mendorong adopsi AI ke ranah komputasi personal, baik untuk kebutuhan umum maupun gaming.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Chair dan CEO AMD, Lisa Su, saat membuka pidato utama di CES 2026. Dalam kesempatan itu, Su menekankan bahwa masa depan komputasi akan menghadirkan “AI untuk semua orang”. Visi tersebut, menurutnya, bukan sekadar konsep, melainkan arah nyata yang sedang dibangun AMD melalui produk-produk terbarunya.
Seiring berkembangnya teknologi, AMD menilai bahwa PC dengan dukungan AI akan menjadi standar baru. Oleh karena itu, dalam konferensi tahunan CES yang berlangsung pada Senin, perusahaan memperkenalkan AMD Ryzen AI 400 Series, generasi terbaru dari prosesor PC bertenaga AI yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman komputasi yang lebih cepat, efisien, dan cerdas.
Baca Juga
Advertisement
Ryzen AI 400 Series diklaim mampu menghadirkan peningkatan performa yang signifikan. AMD menyebut prosesor ini memiliki kinerja multitasking hingga 1,3 kali lebih cepat dibandingkan kompetitor di kelasnya. Sementara itu, untuk kebutuhan pembuatan konten, performanya meningkat hingga 1,7 kali lebih cepat, menjadikannya pilihan menarik bagi kreator digital.
Dari sisi spesifikasi, prosesor ini dibekali 12 inti CPU dan 24 thread. Konfigurasi tersebut memungkinkan pemrosesan instruksi berjalan lebih efisien, terutama saat menjalankan aplikasi berat secara bersamaan. Dengan dukungan AI terintegrasi, Ryzen AI 400 Series juga dirancang untuk memahami pola penggunaan pengguna, sehingga dapat menyesuaikan performa secara dinamis.
Ryzen AI 400 Series merupakan peningkatan dari Ryzen AI 300 Series yang pertama kali diperkenalkan pada 2024. Sejak mulai memproduksi lini prosesor Ryzen pada 2017, AMD terus melakukan inovasi untuk menjawab kebutuhan pasar yang semakin kompleks. Kini, dengan fokus pada AI PC, AMD berupaya membawa kecerdasan buatan lebih dekat ke pengguna sehari-hari.
Baca Juga
Advertisement
Senior Vice President sekaligus General Manager Client Business AMD, Rahul Tikoo, mengungkapkan bahwa saat ini AMD telah memperluas dukungan ke lebih dari 250 platform AI PC. Jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan adopsi yang semakin luas dari ekosistem PC berbasis AI.
Menurut Tikoo, dalam beberapa tahun ke depan, AI akan menjadi bagian yang terjalin di setiap lapisan komputasi personal. PC dan perangkat AI tidak hanya akan meningkatkan produktivitas, tetapi juga mengubah cara pengguna bekerja, bermain, berkreasi, dan berinteraksi satu sama lain.
“AI akan menjadi jalinan berlapis-lapis yang terintegrasi di seluruh pengalaman komputasi personal. PC berbasis AI akan membawa perubahan besar dalam cara kita menggunakan teknologi sehari-hari,” ujar Tikoo.
Baca Juga
Advertisement
Selain prosesor untuk kebutuhan umum, AMD juga menghadirkan inovasi khusus bagi para gamer. Dalam ajang yang sama, perusahaan memperkenalkan AMD Ryzen 7 9850X3D, prosesor terbaru yang dirancang secara khusus untuk menghadirkan performa gaming maksimal. Chip ini memanfaatkan teknologi cache 3D AMD untuk meningkatkan frame rate dan stabilitas permainan.
Tikoo menambahkan bahwa AI kini membentuk ulang cara komputasi sehari-hari melalui pemahaman konteks, otomatisasi, penalaran mendalam, serta personalisasi. Dengan kata lain, AI tidak lagi sekadar fitur tambahan, melainkan inti dari pengalaman pengguna modern.
“Tidak peduli siapa Anda atau bagaimana Anda menggunakan teknologi setiap hari, AI sedang mengubah komputasi secara fundamental. Anda berinteraksi dengan PC ribuan kali setiap hari, dan AI memungkinkan perangkat memahami kebutuhan Anda secara lebih personal,” jelasnya.
Baca Juga
Advertisement
Untuk ketersediaan, PC yang menggunakan Ryzen AI 300 Series maupun Ryzen 7 9850X3D dijadwalkan hadir di pasaran pada kuartal pertama 2026. Kehadiran perangkat ini diharapkan dapat mempercepat adopsi AI PC di berbagai segmen pengguna, mulai dari pekerja profesional hingga gamer.
Tak hanya itu, AMD juga mengumumkan pembaruan teknologi ray tracing Redstone. Teknologi ini mampu mensimulasikan perilaku fisik cahaya secara lebih akurat, sehingga menghasilkan grafis video game yang lebih realistis tanpa mengorbankan performa maupun kecepatan.
Dengan rangkaian pengumuman ini, AMD menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong inovasi di era komputasi berbasis AI. Melalui prosesor terbaru yang lebih cerdas dan bertenaga, AMD berambisi menjadikan AI sebagai fondasi utama PC masa depan.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.