Astronot dari pesawat Shenzhou-21 di stasiun luar angkasa Tiangong milik China dikabarkan siap memanen buah-buahan. Salah satu tumbuhan yang dipanen ialah buah tomat ceri.
Dikutip dari China Central Television (CCTV) pada Minggu (15/3), para astronot memetik panen melimpah berupa tomat luar angkasa dari tanaman merambat. Tanaman tersebut ditanam menggunakan alat budidaya aeroponik yang tumbuh subur.
Di dalam stasiun ruang angkasa, tomat ceri yang ditanam menggunakan alat budidaya aeroponik tumbuh subur. Berdasarkan video yang diterbitkan oleh CCTV, para astronot terlihat memotret dan memanen buah-buahan yang matang.
Baca Juga
Advertisement
Setelahnya, mereka terlihat menyegel serta menyimpan tanaman dan tomat tersebut. Pada tahap selanjutnya, para astronot juga akan melakukan eksperimen budidaya aeroponik pada gandum, wortel dan tanaman obat.
Fungsinya memverifikasi teknologi utama dan memperluas jangkauan tanaman serta kemampuan teknis untuk budidaya di luar angkasa. Dalam sebuah video yang dilaporkan oleh China Media Group (CMG) pada bulan Februari, astronot Zhang Hongzhang mengajak orang-orang di Bumi berkeliling ke tempat yang menunjukkan pertumbuhan yang pesat.
Alat yang memelihara tanaman ini disebut budidaya aeroponik yang dikembangkan oleh tim peneliti dari Pusat Penelitian dan Pelatihan Astonot China. Alat tersebut bekerja dengan menguapkan air menjadi kabut halus.
Baca Juga
Advertisement
Zhang menjelaskan bahwa metode ini dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi penggunaan air. Data yang dikumpulkan akan menjadi informasi untuk misi luar angkasa jangka panjang di masa depan, di mana sistem pendukung kehidupan bioregeneratif mungkin terbukti penting.
Dalam video yang dirilis oleh CCTV, kru juga melakukan eksperimen lain seperti eksperimen ilmu fisika mikrogravitasi. Berfokus pada proyek eksperimental di bidang ilmu material luar angkasa, kru menyelesaikan serangkaian tugas.
Termasuk membersihkan sisa sampel dari ruang eksperimen rak eksperimen tanpa wadah, mengganti sampel eksperimen, memelihara elektroda mekanisme aksial dan membersihkan lensa penutup jendela pandang mekanisme aksial.
Baca Juga
Advertisement
Di dalam stasiun luar angkasa, kru melakukan inspeksi dan pemeliharaan peralatan yang terkait dengan sistem pendukung kehidupan regeneratif.
Mereka juga secara teratur memantau mikroorganisme di lingkungan stasiun dan menilai pertumbuhannya. Guna mendukung pengendalian mikroba di orbit.
Para astronot juga telah melakukan pelatihan darurat medis untuk membiasakan diri dengan prosedur penyelamatan dan penerapan gaya dalam mikrogravitasi. Selain itu, mereka melakukan tes darah menggunakan pengambilan sampel darah ujung jari. Data tersebut kemudian digunakan untuk memantau kesehatan kru di darat.
Baca Juga
Advertisement
Pesawat ruang angkasa Shenzhou-21 diluncurkan dari Jiuquan Satellite Launch Center di China bagian barat laut pada 31 Oktober 2025. Awak Shenzhou-21 menyelesaikan serangkaian aktiviatas ekstravehikular pertama misi mereka pada 9 Desember.
Stasiun luar angkasa Tiangong memiliki tiga modul yang menyediakan lahan bagi para ilmuwan untuk melakukan penelitian selama lima tahun terakhir. Stasiun ini dapat menampung hingga enam taikonaut, memiliki dua laboratorium dan bahkan segera dilengkapi dengan teleskop luar angkasa raksasa mirip Hubble.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.