Samsung Display dilaporkan sedang membangun lini produksi khusus untuk panel layar OLED lipat yang kabarnya akan digunakan secara eksklusif oleh Apple dalam proyek ambisiusnya, yakni iPhone Fold.
Menurut laporan dari GSM Arena, Kamis (10/7), pembangunan ini dilakukan di pabrik A3 Samsung Display yang terletak di Asan, Provinsi Chungcheong Selatan, Korea Selatan. Informasi ini pertama kali dibocorkan oleh media teknologi Korea, ET News, yang menyebut bahwa layar OLED lipat yang dikembangkan Samsung memiliki keunggulan utama—nyaris tanpa lipatan.
Apple Terpikat Layar Fleksibel Samsung
Apple disebut-sebut sangat terkesan dengan kualitas layar lipat milik Samsung, terutama karena teknologi yang digunakan mampu mengurangi jejak lipatan hampir sepenuhnya. Ini menjadi pertimbangan utama Apple dalam memilih Samsung sebagai pemasok utama untuk lini produk terbarunya.
Baca Juga
Advertisement
Berdasarkan laporan tersebut, Apple saat ini sudah mulai melakukan pengujian terhadap prototipe iPhone lipat dengan ukuran layar sekitar 19,8 cm (sekitar 7,8 inci) dalam keadaan terbuka. Langkah ini menandai keseriusan Apple dalam memasuki pasar ponsel lipat, yang selama ini didominasi oleh Samsung lewat seri Galaxy Z Fold dan Flip.
Target Produksi Samsung: 15 Juta Layar per Tahun
Samsung tidak main-main dalam menanggapi permintaan Apple. Laporan menyebutkan bahwa pabrikan asal Korea Selatan ini siap memproduksi hingga 35.000 unit panel lipat per bulan, yang berarti bisa mencapai 15 juta unit layar per tahun. Jumlah ini dianggap lebih dari cukup untuk memenuhi proyeksi penjualan iPhone Fold, yang diperkirakan akan terjual antara 6 hingga 8 juta unit.
Jika angka tersebut benar, maka ini menjadi langkah besar bagi Apple, yang selama ini dikenal sangat hati-hati dalam mengadopsi tren baru, apalagi dalam hal desain ponsel yang radikal seperti layar lipat.
Baca Juga
Advertisement
Spesifikasi Bocoran iPhone Fold
Seiring dengan munculnya kabar soal produksi layar ini, sejumlah rumor tentang spesifikasi iPhone Fold juga ikut menyeruak. Disebutkan bahwa perangkat ini akan memiliki layar sekunder (cover screen) berukuran hampir 14 cm atau sekitar 5,5 inci, lengkap dengan kamera di bawah layar dan sensor Touch ID yang dipasang di sisi perangkat.
Lebih menarik lagi, iPhone Fold diprediksi akan memiliki desain sangat tipis dengan ketebalan hanya 9 mm saat dilipat, menggunakan engsel logam cair untuk menjaga kekuatan dan kelenturannya.
Meskipun masih sebatas rumor, spesifikasi ini terdengar cukup menjanjikan, terutama jika benar-benar direalisasikan oleh Apple yang dikenal mengedepankan kualitas dan presisi dalam setiap produknya.
Baca Juga
Advertisement
Harga Fantastis, Tapi Sesuai Nama Besar Apple
Bicara soal harga, sejumlah analis memperkirakan bahwa iPhone Fold akan dipasarkan dengan harga di kisaran USD 2.100 – 2.300 atau sekitar Rp34 juta hingga Rp37 juta. Harga ini jelas lebih tinggi dibandingkan para pesaingnya, termasuk Samsung Galaxy Z Fold7 yang baru saja diluncurkan.
Namun, seperti biasa, produk Apple punya daya tarik tersendiri di pasar global. Brand value dan ekosistemnya yang kuat membuat produk premium seperti ini tetap memiliki daya jual yang tinggi, meskipun dibanderol mahal.
Persaingan Dua Raksasa Teknologi Semakin Panas
Kehadiran iPhone Fold tentu akan mengubah lanskap pasar ponsel lipat global. Meski Samsung sudah terlebih dahulu melangkah di segmen ini, kolaborasi diam-diam antara Samsung Display dan Apple justru menunjukkan bahwa rivalitas bisnis tidak menghalangi kerja sama teknologi.
Baca Juga
Advertisement
Samsung sebagai pemimpin teknologi layar fleksibel, dan Apple sebagai pionir pengalaman pengguna yang intuitif, bisa menciptakan standar baru di industri smartphone. Tak heran jika banyak yang menyebut kemitraan ini sebagai simbiosis strategis yang menguntungkan kedua belah pihak.
Langkah Samsung membangun lini produksi khusus untuk layar OLED iPhone Fold bukan hanya bukti keseriusan dalam mendukung Apple, tetapi juga tanda bahwa ponsel lipat akan menjadi tren besar berikutnya dalam industri smartphone. Apple yang biasanya konservatif, kini mulai mengambil langkah agresif. Apakah iPhone Fold akan menjadi game-changer seperti iPhone pertama dulu? Kita tunggu gebrakannya.
Baca Juga
Advertisement
Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.